Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Salurkan 142.743 Unit Rumah KPR, BTN Kuasai 81,8% FLPP Nasional

Salurkan 142.743 Unit Rumah KPR, BTN Kuasai 81,8% FLPP Nasional

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk telah menyalurkan 142.743 unit KPR Sejahtera FLPP atau setara 81,8% dari total nasional sebanyak 188.434 unit. Capaian tersebut membuktikan peran strategis BTN dalam menopang program pemerintah di sektor perumahan rakyat.

Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar mengatakan keberhasilan program KPR subsidi tidak hanya membantu masyarakat memiliki rumah. Tetapi juga memberikan efek ekonomi berantai di tingkat lokal. Karena setiap proyek perumahan yang dibiayai BTN mendorong penyerapan tenaga kerja di sektor konstruksi, peningkatan permintaan material bangunan, serta pertumbuhan sektor pendukung seperti transportasi, makanan, dan jasa.

“Program KPR subsidi bukan hanya tentang rumah, tapi juga tentang pembentukan karakter dan kecerdasan insan Indonesia serta tentang aktivitas ekonomi yang tumbuh di sekelilingnya. Inilah bentuk kontribusi BTN terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” papar Hirwandi dalam siaran pers, Rabu (15/10/2025).

Sebagai bank dengan mandat utama di sektor pembiayaan perumahan, BTN memainkan peran ganda dalam mendukung Program Pemerintah 3 Juta Rumah — tidak hanya pada sisi permintaan untuk pembiayaan konsumen. Tetapi juga suplai dalam pembiayaan sektor hulu perumahan.

Melalui Kredit Program Perumahan (KPP), BTN menyalurkan pembiayaan bagi pengembang, kontraktor, pemasok bahan bangunan, hingga industri material perumahan untuk mempercepat pembangunan hunian rakyat.

Selain itu, BTN juga bertindak sebagai integrator ekosistem perumahan nasional melalui pendirian Housing Finance Center, yang berfungsi sebagai pusat pembelajaran (Learning), konsultasi (Advisory), dan riset (Research) di bidang pembiayaan perumahan. Pusat ini menjadi wadah pengembangan kapasitas, inovasi kebijakan, serta penyedia data dan kajian untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat dalam mewujudkan perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Mengutip Bisnis, Komisaris Independen Danantara Asset Management (DAM) Agus Sugiarto menegaskan pentingnya agar pertumbuhan penyaluran BTN tetap berlandaskan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), serta memastikan tepat sasaran.

Agus menyampaikan hal tersebut saat meninjau proyek perumahan bersubsidi di Pasuruan, Jawa Timur, bersama jajaran BTN. Ia menilai keberhasilan BTN menyalurkan KPR subsidi secara masif harus berjalan seiring dengan penguatan aspek transparansi, akuntabilitas, dan validasi penerima manfaat.

“Keberhasilan ini perlu diimbangi dengan penerapan GCG yang kuat, agar setiap rumah yang dibiayai benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak dan memberi dampak sosial yang nyata,” ujar Agus Sugiarto.

Agus juga menyoroti langkah BTN yang membuka akses pembiayaan bagi pekerja informal dan wirausaha kecil sebagai inovasi penting dalam memperluas inklusi keuangan nasional. Dia menilai, inovasi tersebut perlu terus diikuti dengan mekanisme monitoring dan evaluasi yang kuat.

“Inovasi BTN dalam menjangkau sektor informal sangat positif, tetapi tata kelola dan pengawasan tetap perlu diperkuat agar program ini tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambahnya.

Komisaris Independen DAM, Haryo Baskoro Wicaksono menilai pentingnya penyempurnaan berkelanjutan terhadap skema KPR Sejahtera FLPP agar penyaluran pembiayaan dapat semakin cepat, efisien, dan tepat sasaran. Dia menekankan bahwa optimalisasi desain skema subsidi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas industri perumahan nasional serta mempercepat pencapaian target Program 3 Juta Rumah.

Sementara itu, Komisaris DAM Bambang Sugeng Rakmono menyoroti pentingnya arah kebijakan pembiayaan perumahan ke depan yang lebih berwawasan lingkungan dan berprinsip pembangunan berkelanjutan (green housing). Menurutnya, integrasi aspek keberlanjutan dalam pembiayaan hunian akan memperkuat peran sektor perumahan dalam mendukung target pengurangan emisi karbon dan pembangunan nasional yang ramah lingkungan.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • 20 Tempat Pempek Terbaik di Jambi yang Wajib Kamu Coba, Dijamin Ketagihan Setiap Suapan!

    20 Tempat Pempek Terbaik di Jambi yang Wajib Kamu Coba, Dijamin Ketagihan Setiap Suapan!

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa bilang pempek enak cuma bisa kamu temukan di Palembang? Kota Jambi ternyata juga menyimpan banyak kedai pempek dengan rasa yang nggak kalah otentik! Dari yang kenyal gurih sampai cuko pedas manis yang bikin merem melek, semuanya siap manjain lidah kamu. Jadi, buat kamu yang lagi jalan-jalan ke Jambi atau sekadar ingin wisata […]

  • Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik Tipis, Cek Rinciannya di Sini!

    Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik Tipis, Cek Rinciannya di Sini!

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk Galeri24 dan UBS yang dijual di Pegadaian kompak naik pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Namun kenaikannya bervariasi. Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian, emas UBS naik Rp1000 sehingga menjadi Rp3.083.000 per gram hari ini. Sebelumnya, emas UBS dipatok sebesar Rp3,082 juta per gram. Sementara itu, emas Galeri24 lebih tinggi kenaikannya, yakni Rp8.000. […]

  • Tekanan Belum Reda, Dolar AS Tembus Rp17.645

    Tekanan Belum Reda, Dolar AS Tembus Rp17.645

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tak berkutik di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia kembali melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (8/9/2026), menandakan tekanan terhadap rupiah belum sepenuhnya mereda. Mengutip Antara, rupiah hari ini dibuka di level Rp17.645 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 5 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di […]

  • IHSG Anjlok 0,91% ke 7.118 pada 2 April 2026, Sektor Industri Paling Tertekan

    IHSG Anjlok 0,91% ke 7.118 pada 2 April 2026, Sektor Industri Paling Tertekan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (2/4/2026). Hingga pukul 09.09 WIB, IHSG tercatat turun 65,495 poin atau 0,91% ke level 7.118,943. Pelemahan IHSG terjadi seiring tekanan yang melanda hampir seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia. Sektor perindustrian menjadi yang paling tertekan dengan penurunan hingga 2,29%, menjadikannya sektor dengan koreksi […]

  • Harga Pertamax di Jambi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, BBM Subsidi Tetap

    Harga Pertamax di Jambi Naik Jadi Rp16.250 per Liter, BBM Subsidi Tetap

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Provinsi Jambi kembali mengalami penyesuaian. PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026). Kenaikan ini cukup signifikan, yakni sebesar Rp3.650 dari harga sebelumnya Rp12.600 per liter. Selain Pertamax, harga Pertamax Green 95 juga ikut naik dan […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Beras hingga Cabai Tak Alami Kenaikan

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Stabil, Beras hingga Cabai Tak Alami Kenaikan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau stabil berdasarkan pembaruan data per 25 November 2025. Tidak ada komoditas yang mengalami kenaikan maupun penurunan harga, termasuk bahan pangan utama seperti beras, daging, minyak goreng, dan cabai. Data ini dirilis oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi sebagai bagian dari pemantauan rutin […]

expand_less