Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan bisnis yang tetap sehat dengan laba bersih yang tumbuh sebesar 16,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp8,9 triliun hingga Februari 2026.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini, mengatakan pertumbuhan laba ini seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat melalui Livin’ by Mandiri yang turut mendorong pertumbuhan pendapatan berbasis komisi.

Hingga Februari 2026, catat perseroan, volume transaksi melalui Livin’ by Mandiri terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dengan total transaksi mencapai lebih dari 738,7 juta transaksi sejak awal tahun, atau tumbuh sekitar 28 persen (yoy).

Sejalan dengan hal tersebut, pendapatan berbasis komisi (fee-based income) dari berbagai platform digital tercatat tumbuh, termasuk Livin’ by Mandiri sebesar Rp625 miliar yang meningkat 45,3 persen (yoy) serta platform wholesale Kopra by Mandiri sebesar Rp421 miliar yang tumbuh 29,3 persen (yoy).

Di sisi lain, pendapatan bunga bersih (net interest Iincome/NII) tercatat sebesar Rp13,7 triliun, tumbuh 9,16 persen (yoy).

Kinerja tersebut, catat perseroan, didukung oleh penyaluran kredit yang tetap terjaga serta semakin aktifnya transaksi nasabah melalui berbagai kanal layanan digital Bank Mandiri, khususnya Livin’ by Mandiri.

Adapun penyaluran kredit tumbuh 15,7 persen (yoy) mencapai Rp1.513,1 triliun.

Sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 16,3 persen (yoy) mencapai Rp1.644,8 triliun.

Perseroan mencatat, peningkatan aktivitas transaksi turut memperkuat penghimpunan dana murah berbasis rekening transaksi sehingga mendukung efisiensi beban bunga perseroan.

Pada saat yang sama, efisiensi operasional terus membaik dengan rasio cost-to-income ratio (CIR) yang turun ke level 37,21 persen, mencerminkan pengelolaan biaya yang semakin disiplin sekaligus peningkatan produktivitas bisnis.

Dari sisi kualitas aset, kinerja Bank Mandiri tetap terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL) yang berada di level 0,98 persen, disertai coverage ratio yang kuat sebesar 246,5 persen.

Menurut perseroan, kinerja tersebut mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta penguatan manajemen risiko yang konsisten.

Dengan fundamental bisnis yang tetap kuat tersebut, Bank Mandiri optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan ke depan.

Novita menyampaikan bahwa ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat sinergi yang terintegrasi di seluruh lini bisnis guna mendorong akselerasi pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat keunggulan kompetitif perseroan.

Langkah ini sejalan dengan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi nasional.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar 15 Sungai Terpanjang di Dunia, Membelah Benua Ribuan Kilometer

    Daftar 15 Sungai Terpanjang di Dunia, Membelah Benua Ribuan Kilometer

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sungai merupakan aliran air besar yang mengalir dari hulu ke hilir secara terus-menerus. Keberadaannya berperan penting sebagai sumber air bersih, irigasi, transportasi, hingga pembangkit listrik, sekaligus menjadi pusat peradaban sejak ribuan tahun lalu. Sejumlah sungai dikenal bukan hanya karena nilai historis dan ekologisnya, tetapi juga karena panjang alirannya yang membentang ribuan kilometer dan […]

  • Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Makin Mahal

    Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Makin Mahal

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua produk emas buatan UBS dan Galeri24 yang ditawarkan Pegadaian makin mahal. Kini keduanya kembali mengalami kenaikan harga secara bersamaan pada perdagangan Selasa (23/12/2025). Dikutip dari laman Sahabat Pegadaian, harga jual emas Galeri24 melonjak ke angka Rp2.536.000 dari awalnya Rp2.519.000 per gram atau naik Rp17.000. Begitu pula emas UBS naik menjadi Rp2.593.000 dari […]

  • Rupiah Kembali Loyo, Dibuka Rp17.512 per Dolar AS

    Rupiah Kembali Loyo, Dibuka Rp17.512 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali kehilangan tenaga. Setelah sempat menguat, mata uang Indonesia kembali melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (10/9/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini dibuka di level Rp17.512 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 1 poin atau 0,01 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.511 per dolar AS. […]

  • Gantikan Hanif Faisol, Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup

    Gantikan Hanif Faisol, Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH), Senin (27/4/2026). Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 51/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Dengan pelantikan tersebut, Jumhur menggantikan Hanif Faisol yang sebelumnya menjabat […]

  • Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.749 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS melemah 0,06% ke 99,53. Sementara itu, sejumlah mata uang di kawasan Asia dibuka bervariasi. Mata uang yen […]

  • Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

    Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuci darah atau hemodialisis bukan sekadar prosedur medis rutin. Bagi pasien gagal ginjal, tindakan ini menjadi penopang hidup yang tak tergantikan ketika organ ginjal berhenti bekerja. Dalam kondisi normal, ginjal berfungsi menyaring limbah metabolik, mengatur cairan, serta menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Namun ketika fungsi tersebut menurun drastis, racun seperti urea dan kreatinin mulai […]

expand_less