Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Kemlu RI Akan Evakuasi 32 WNI dari Iran di Tengah Memanasnya Perang Timur Tengah

Kemlu RI Akan Evakuasi 32 WNI dari Iran di Tengah Memanasnya Perang Timur Tengah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia berencana mengevakuasi 32 warga negara Indonesia (WNI) dari Iran menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah mengatakan evakuasi tersebut merupakan tahap awal dari upaya perlindungan terhadap warga Indonesia yang berada di Iran.

“Ada 32. Ini baru mulai, jadi mungkin masih akan kita lihat lagi perkembangan berikutnya,” kata Heni dalam konferensi pers di Gedung Palapa Kemlu, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

Menurut Heni, proses evakuasi WNI akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi keamanan di lapangan. Pada tahap pertama, jalur evakuasi direncanakan melalui Azerbaijan. Rute perjalanan akan ditentukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Azerbaijan sesuai situasi keamanan terbaru.

Kemlu juga terus berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di Iran untuk memantau kondisi para WNI yang masih berada di negara tersebut.

“KBRI Teheran akan terus melakukan komunikasi dan penjangkauan kepada WNI yang tinggal maupun yang sedang berada di Iran,” ujar Heni.

Berdasarkan data Kemlu, saat ini terdapat sekitar 329 WNI di Iran. Mayoritas di antaranya tinggal di Qom. Sebagian besar warga Indonesia tersebut merupakan pelajar atau mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di negara tersebut.

Meski proses evakuasi mulai disiapkan, KBRI Teheran tetap beroperasi untuk memberikan bantuan dan pelayanan kepada seluruh WNI yang masih berada di Iran.

Situasi keamanan di Iran memburuk setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer ke wilayah Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Sebagai balasan, Iran kemudian meluncurkan serangan terhadap berbagai target yang terkait dengan Israel dan aset militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Eskalasi konflik itu menimbulkan kekhawatiran akan meluasnya perang di kawasan serta meningkatkan risiko keamanan bagi warga sipil, termasuk warga negara asing yang berada di Iran.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mentan lapor ke Presiden produksi beras 2025 naik 4,1 juta ton

    Mentan lapor ke Presiden produksi beras 2025 naik 4,1 juta ton

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto bahwa produksi beras nasional tahun 2025 mencapai capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir yakni naik sebesar 4,1 juta ton dibandingkan 2024. “Kami laporkan kepada Bapak Presiden, sesuai data BPS, produksi beras nasional meningkat signifikan sebesar 4,1 juta ton. Ini capaian […]

  • Naik Rp3000, Harga Perak Antam Jadi Rp47.550 per Gram

    Naik Rp3000, Harga Perak Antam Jadi Rp47.550 per Gram

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali menguat pada Rabu (1/4/2026). Kenaikannya signifikan dan harganya kini menjadi Rp47.550 per gram. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga perak Antam naik sebesar Rp3.000 sehingga ke level Rp47.550 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada hari Selasa (31/3/2026) naik Rp1.550 ke level Rp45.100 per gram. Harga perak […]

  • Harga Sembako Pasar Angso Duo: Cabai Merah dan Bawang Putih Naik Tajam

    Harga Sembako Pasar Angso Duo: Cabai Merah dan Bawang Putih Naik Tajam

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga bahan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada awal pekan ini. Namun, sejumlah komoditas strategis seperti cabai dan bawang menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Berdasarkan data terbaru per 8 Juni 2026, harga cabai merah besar mengalami lonjakan tajam hingga 23,91 persen dan kini berada di angka Rp46.000 per kilogram. […]

  • Mahal Lagi! Naik Rp16.000, Kini Emas Antam Jadi Rp3,028 Juta per Gram

    Mahal Lagi! Naik Rp16.000, Kini Emas Antam Jadi Rp3,028 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan Senin (23/2/2026). Lonjakan harga ini dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia yang kembali menguat di tengah ketidakpastian kebijakan ekonomi global. Dikutip dari laman Logam Mulia, harga emas Antam melonjak sebesar Rp16.000, membawa harga dasar ke level Rp3.028.000 per gram dari sebelumnya Rp3.012.000 per gram. Kenaikan […]

  • IHSG Berpeluang Menguat, INET hingga BBRI Layak Dicermati

    IHSG Berpeluang Menguat, INET hingga BBRI Layak Dicermati

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan masih berpeluang menguat, meski dengan ruang yang terbatas. Sejumlah analis pasar modal pun merekomendasikan saham dari sektor energi hingga perbankan yang dinilai memiliki potensi cuan. Pada penutupan perdagangan Jumat (17/4/2026), IHSG tercatat menguat 12,62 poin atau naik 0,17 persen ke level 7.634. Secara mingguan, indeks menguat 2,35 […]

  • PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

    PTPN IV PalmCo Dorong Ketahanan Pangan dengan Pola Tumpangsari di Aceh dan Jambi

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo, anak usaha PTPN III (Persero), mendorong ketahanan pangan nasional melalui program tumpangsari padi gogo di kebun sawit. Program Tanam Padi PTPN (TAMPAN) ini memanfaatkan lahan peremajaan sawit rakyat yang belum menghasilkan untuk menanam padi, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Panen perdana telah dilakukan di […]

expand_less