Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » BI dan Kemenkeu Lanjutkan Debt Switching Rp173,4 Triliun untuk Jaga Nafas APBN 2026

BI dan Kemenkeu Lanjutkan Debt Switching Rp173,4 Triliun untuk Jaga Nafas APBN 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) sepakat melanjutkan skema debt switching guna membantu pembiayaan APBN 2026. Nilai pertukaran surat utang yang direncanakan mencapai Rp173,4 triliun.

Kebijakan ini diambil di tengah ruang fiskal yang semakin sempit serta tantangan pembiayaan anggaran tahun depan. Skema debt switching dilakukan dengan menukar surat utang negara (SBN) yang jatuh tempo dalam waktu dekat menjadi SBN baru dengan tenor lebih panjang.

Skema Debt Switching 2026

Berdasarkan kesepakatan antara BI dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pembelian SBN akan dilakukan di pasar sekunder, termasuk melalui mekanisme pertukaran bilateral (bilateral debt switch).

Nilai Rp173,4 triliun tersebut disesuaikan dengan total SBN yang jatuh tempo pada 2026. Pelaksanaannya dilakukan bertahap dan menggunakan harga pasar agar tetap menjaga disiplin dan integritas pasar.

Sebelumnya, pada 2025, BI tercatat melakukan debt switching hingga Rp246,6 triliun atau sekitar 74,25% dari total pembelian SBN sebesar Rp332,1 triliun.

Ruang Fiskal Kian Terbatas

Langkah ini ditempuh di tengah tekanan fiskal. Defisit APBN 2025 tercatat Rp695,1 triliun dengan keseimbangan primer masih negatif Rp180,7 triliun. Selain itu, minat investor terhadap lelang Surat Utang Negara (SUN) juga terpantau menurun pada awal 2026.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan pentingnya koordinasi fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga 18 Februari 2026, BI telah membeli SBN sebesar Rp39,92 triliun, termasuk Rp20,23 triliun dari pasar sekunder.

BI juga melanjutkan stimulus likuiditas melalui penurunan posisi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) serta pemberian insentif likuiditas makroprudensial (KLM) ke perbankan.

Risiko Fiscal Dominance

Meski dinilai rasional, kebijakan ini tetap mengandung risiko. Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk., Josua Pardede, menilai debt switching memang membantu meratakan profil jatuh tempo utang dan mengurangi tekanan kas jangka pendek.

Namun, ia mengingatkan bahwa skema tersebut tidak menghapus utang, melainkan hanya menggeser jadwal pembayaran. Jika terlalu agresif, pasar bisa membaca langkah ini sebagai tanda ketergantungan pembiayaan pada bank sentral (fiscal dominance), yang berpotensi mendorong kenaikan premi risiko dan imbal hasil SBN. Saat ini, yield acuan 10 tahun berada di kisaran 6,37%, menunjukkan sensitivitas pasar masih cukup tinggi terhadap kebijakan fiskal dan moneter.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menperin Tetap Perjuangkan Insentif Industri Otomotif di Tengah Penurunan Penjualan

    Menperin Tetap Perjuangkan Insentif Industri Otomotif di Tengah Penurunan Penjualan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pemerintah tetap mengupayakan insentif bagi industri otomotif nasional pada tahun depan. Kebijakan ini dinilai penting mengingat sektor tersebut memiliki dampak berkelanjutan (multiplier effect) yang besar dan saat ini tengah mengalami kontraksi. “Sektor ini merupakan sektor yang sangat penting, terlalu penting untuk kita abaikan, tidak mungkin […]

  • Rupiah Bangkit ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    Rupiah Bangkit ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Selasa (30/12/2025) pagi ini. Rupiah bangkit menuju level Rp 16.781 per dolar AS. Rupiah menguat 0,04 persen atau 7 poin dibandingkan Harga penutupan kemarin, Senin (29/12) yang berada di level Rp 16,788 per dolar AS. Penguatan ini seiring tekanan dolar jelang rilis risalah […]

  • Harga Emas Antam Naik Rp 30 Ribu Hari Ini

    Harga Emas Antam Naik Rp 30 Ribu Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Sabtu, 7 Februari 2026, tercatat naik Rp 30.000 per gram. Hari ini, harga emas Antam dipatok Rp 2.890.000 per gram, meningkat dibandingkan perdagangan Jumat yang berada di level Rp 2.860.000 per gram. Sementara itu, harga buyback emas Antam juga melonjak Rp 66.000 menjadi Rp 2.706.000 […]

  • MRT Jakarta Sulap Blok M Jadi Pusat ASEAN, Tuhiyat: Kami Siap Gaet Investor

    MRT Jakarta Sulap Blok M Jadi Pusat ASEAN, Tuhiyat: Kami Siap Gaet Investor

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT MRT Jakarta berencana menyulap kawasan Blok M Hub menjadi kawasan modern berkelas internasional. Proyek ambisius ini disebut akan menjadi Markas Besar ASEAN yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal ibu kota. Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan bagian dari pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Blok M. […]

  • Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

    Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank of Japan memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada level 0,75 persen dalam rapat kebijakan yang berakhir Selasa, 28 April 2026. Namun, keputusan tersebut tidak bulat. Tiga dari sembilan anggota dewan justru mengusulkan kenaikan suku bunga menjadi 1 persen. Perbedaan pandangan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap tekanan inflasi, terutama akibat konflik geopolitik di […]

  • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri24 Sama-Sama Melonjak

    Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri24 Sama-Sama Melonjak

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24, Antam, dan UBS yang dijual di Pegadaian mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu (20/5/2026). Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, ketiga produk emas tersebut mengalami kenaikan harga yang cukup seragam. Emas Antam menjadi produk dengan harga tertinggi, yakni mencapai Rp2.887.000 per gram. Sementara emas UBS dipatok Rp2.845.000 per […]

expand_less