Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » IHSG Rebound ke Atas 8.100, Investor Diminta Cermat Hadapi Potensi Konsolidasi

IHSG Rebound ke Atas 8.100, Investor Diminta Cermat Hadapi Potensi Konsolidasi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah sempat tertekan tajam pada akhir Januari 2026. Pada penutupan perdagangan Selasa (10/2/2026), IHSG menguat 1,24 persen ke level 8.131,74, melanjutkan penguatan sehari sebelumnya.

Penguatan dua hari beruntun tersebut menandai fase technical rebound, meski pasar dinilai belum sepenuhnya keluar dari tekanan. Secara keseluruhan, pergerakan indeks didukung oleh mayoritas saham yang ditutup menguat, dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp20 triliun dan kapitalisasi pasar kembali meningkat.

Aktivitas perdagangan didominasi oleh saham-saham berkapitalisasi besar dan emiten konglomerasi. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat sebagai saham dengan nilai transaksi terbesar, disusul oleh saham perbankan besar seperti BBCA, BMRI, dan BBRI.

Dari sisi sektoral, seluruh sektor perdagangan berada di zona hijau. Sektor properti, konsumer non-primer, dan industri mencatatkan penguatan tertinggi, sementara sektor kesehatan dan infrastruktur mengalami kenaikan yang relatif terbatas.

Kontribusi terbesar terhadap penguatan indeks datang dari saham PT Astra International Tbk (ASII) yang melonjak lebih dari 3 persen. Selain itu, saham perbankan dan emiten tambang juga menjadi penopang utama pergerakan IHSG.

Meski demikian, secara teknikal, IHSG masih berpotensi menghadapi tantangan di area resistensi sekitar level 8.200. Apabila level ini berhasil ditembus, peluang penguatan lanjutan menuju area 8.700 terbuka untuk menutup celah penurunan sebelumnya. Sebaliknya, jika gagal menembus resistensi, IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif dengan level support di kisaran 7.846.

Analis menilai minat beli investor masih cenderung terbatas, tercermin dari nilai transaksi harian yang belum kembali ke level normal pasca koreksi akibat penyesuaian indeks global. Arus dana asing pun masih relatif tertahan karena belum adanya rebalancing dari indeks-indeks utama.

Dalam jangka pendek hingga pertengahan 2026, pasar saham Indonesia diperkirakan bergerak dalam fase konsolidasi. Namun, kondisi ini dinilai dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan penyesuaian portofolio, baik melalui rebalancing, average down pada saham fundamental kuat, maupun pengamanan modal pada saham yang berisiko tinggi.

Investor yang memiliki likuiditas dinilai mulai dapat mencermati saham-saham dengan kinerja fundamental solid, valuasi menarik, serta prospek bisnis yang jelas dan berkelanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    5 Sate Favorit Pejabat Indonesia, dari Jokowi Sampai SBY Doyan Sate Empuk nan Gurih

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa sangka, di balik kesibukan para pejabat tinggi negara, mereka juga punya menu kuliner sederhana yang selalu menggoda: sate. Olahan daging bakar yang disiram bumbu kacang atau kecap ini ternyata jadi favorit banyak tokoh penting Tanah Air. Dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), masing-masing punya tempat langganan sate andalan. […]

  • Amazon Rencana PHK Besar di Awal 2026, 14.000 Posisi Kantoran Terancam

    Amazon Rencana PHK Besar di Awal 2026, 14.000 Posisi Kantoran Terancam

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali membayangi industri teknologi global di awal 2026. Salah satu raksasa teknologi dunia, Amazon, dilaporkan tengah mempersiapkan gelombang kedua PHK skala global yang berpotensi berdampak pada hingga 14.000 karyawan. Langkah efisiensi ini disebut akan dimulai paling cepat dalam waktu dekat, meskipun kinerja keuangan Amazon masih tergolong solid. Perusahaan […]

  • BPK Temukan Potensi Kerugian Rp1,33 Triliun di BTN

    BPK Temukan Potensi Kerugian Rp1,33 Triliun di BTN

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan indikasi kelemahan tata kelola kredit pemilikan rumah (KPR) di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang berpotensi menimbulkan kerugian hingga Rp1,33 triliun. Temuan tersebut tercantum dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II-2025 yang mengulas aspek pendapatan, biaya, dan investasi BTN. BPK menyoroti lemahnya pengawasan dokumen kredit serta […]

  • Emas Pegadaian Serentak Rontok! Ini Harga Terbarunya

    Emas Pegadaian Serentak Rontok! Ini Harga Terbarunya

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar gembira bagi warga Jambi yang ingin menambah koleksi logam mulia di Pegadaian. Hari ini harga emas di Pegadaian mulai dari Antam, UBS hingga Galeri24 mengalami penurunan tajam. Berdasarkan data dari laman Sahabat Pegadaian, Kamis (18/6/2026) harga emas Antam ukuran 1 gram kini menjadi Rp2.812.000. Turun sebesar Rp27.000 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan juga […]

  • Purbaya Dapat Pujian Pengembang Properti, Ini Penyebabnya

    Purbaya Dapat Pujian Pengembang Properti, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengembang perumahan mengapresiasi keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait kepastian Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah. “Ini dengan pendekatan Menkeu Purbaya, kita sangat apresiasi,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto dikutip dari Kompas, Jumat (31/10/2025). Menurutnya, keputusan perpanjangan PPN DTP […]

  • Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memberitahu bahwa tahun depan tidak ada insentif untuk mobil listrik. Meski demikian, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yakin pemerintah memiliki solusi terbaik. Alasan pemerintah tidak lagi memberikan insentif untuk mobil listrik adalah karena saat ini sudah banyak mobil listrik yang dirakit secara lokal. Selain itu, banyak juga mobil listrik yang harganya […]

expand_less