Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » RI Butuh Rp3.500 Triliun untuk Atasi Krisis Iklim, APBN Cuma Sanggup 15%

RI Butuh Rp3.500 Triliun untuk Atasi Krisis Iklim, APBN Cuma Sanggup 15%

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Upaya Indonesia menekan dampak perubahan iklim menghadapi tantangan besar dari sisi pendanaan. Pemerintah memperkirakan kebutuhan dana untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim mencapai Rp3.500 triliun, namun kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) baru mampu menutupi sekitar 15% dari total kebutuhan tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menyebut pembiayaan menjadi elemen paling krusial dalam strategi nasional perubahan iklim. “Bicara tentang climate change, tidak bisa lepas dari pembiayaan. APBN hanya sanggup menanggung 15%, sisanya perlu diperoleh dari sektor swasta, lembaga multilateral, dan donor internasional,” ujarnya dalam acara UN Global Compact Network Indonesia (IGCN) Annual Members Gathering 2025 di Jakarta.

Menurutnya, Indonesia tidak hanya menunggu dukungan global, tetapi juga aktif mencari kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pendanaan transisi hijau. Diplomasi ekonomi kini diarahkan untuk membuka peluang investasi hijau dan memperkuat eco-financing yang berkelanjutan.

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo A. A. Teguh Sambodo, menegaskan arah pembangunan nasional kini sepenuhnya berorientasi pada keberlanjutan dan ekonomi hijau. “SDGs menjadi kompas arah pembangunan, dan green economy serta circular economy menjadi mesinnya. Namun keduanya harus dijalankan bersama pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). UN Resident Coordinator in Indonesia, Gita Sabharwal, menyatakan PBB siap membantu Indonesia melalui instrumen pembiayaan inovatif seperti corporate SDG bonds, blue bonds, dan green sukuk.

“Waktu untuk perubahan bertahap telah berlalu. Kini saatnya bertindak berani dan menjadikan keberlanjutan sebagai keunggulan strategis sektor swasta Indonesia,” kata Gita.

Presiden IGCN Y.W. Junardy menambahkan, dunia usaha memiliki posisi strategis untuk menutup kesenjangan pendanaan tersebut. “Tahun 2025 adalah momentum aksi. Dunia usaha harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” tegasnya.

Kolaborasi publik-swasta dinilai menjadi kunci dalam memastikan pembiayaan transisi hijau berjalan efektif dan inklusif. Dengan dukungan global, inovasi pembiayaan, serta komitmen kuat pemerintah, Indonesia diharapkan dapat menjaga laju pembangunan sekaligus melindungi bumi dari krisis iklim.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Pastikan Tak Ada Pajak Baru di 2026

    Purbaya Pastikan Tak Ada Pajak Baru di 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wajib pajak bisa bernapas lega tahun depan. Pemerintah memastikan tidak ada pajak baru maupun kenaikan tarif pajak pada 2026. Namun, otoritas fiskal menyiapkan sejumlah kebijakan baru yang menuntut kesiapan wajib pajak dalam menjalankan kewajiban perpajakan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan arah kebijakan pajak tahun 2026 akan fokus pada reformasi sistem, peningkatan kepatuhan, […]

  • Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Turun, Rawit Merah Kini Rp45.000 per Kg

    Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Turun, Rawit Merah Kini Rp45.000 per Kg

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, menunjukkan tren stabil pada Kamis (16/7/2026). Meski demikian, beberapa jenis cabai mengalami penurunan harga, sementara mayoritas kebutuhan pokok lainnya masih bertahan di level sebelumnya. Berdasarkan data terbaru Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah turun 10 persen menjadi Rp45.000 […]

  • Garuda Indonesia Terbangkan 20 Ton Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut dan Sumbar

    Garuda Indonesia Terbangkan 20 Ton Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut dan Sumbar

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia Group mempercepat pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Total lebih dari 20 ton bantuan logistik diterbangkan langsung ke tiga provinsi tersebut. Pengiriman dilakukan lewat koordinasi bersama BUMN, Danantara, dan seluruh unit operasional Garuda Indonesia Group. Setibanya di Bandara Banda Aceh, Medan, dan […]

  • Final Kepagian! Portugal dan Spanyol Saling Jegal

    Final Kepagian! Portugal dan Spanyol Saling Jegal

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aroma final sudah terasa meski Piala Dunia 2026 baru memasuki babak 16 besar. Portugal dan Spanyol akan saling jegal dalam duel bertajuk Derby Iberia di Stadion Dallas, Arlington, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga paling bergengsi di fase gugur. Bukan tanpa alasan, kedua tim sama-sama […]

  • Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menilai rencana Uni Eropa (UE) untuk memangkas kuota impor baja secara drastis terlalu berlebihan dan dapat membebani produsen mobil dengan biaya input dan administrasi yang lebih tinggi. Pernyataan ini disampaikan ACEA pada Rabu (8/10/2025). Rencana tersebut diajukan oleh Komisi Eropa pada Selasa, yang mengusulkan pemangkasan kuota impor baja […]

  • Dirut Pertamina Tinjau Pemulihan Suplai Energi di Aceh usai Banjir dan Longsor

    Dirut Pertamina Tinjau Pemulihan Suplai Energi di Aceh usai Banjir dan Longsor

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri meninjau langsung sejumlah titik layanan energi di Aceh pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Peninjauan dilakukan bersama jajaran Pertamina Patra Niaga untuk memastikan kelancaran suplai BBM dan LPG bagi masyarakat. Simon menyebut distribusi energi saat ini mulai pulih secara bertahap di Aceh, Sumatera Utara, dan […]

expand_less