Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Hari Ini Merosot, Sentimen Pasar Ekuitas Domestik Belum Pulih

Rupiah Hari Ini Merosot, Sentimen Pasar Ekuitas Domestik Belum Pulih

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (30/1/2026). Rupiah dibuka melemah 52 poin atau 0,31 persen menjadi Rp16.807 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.755 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,18% ke posisi 96,46.

Pergerakan rupiah sejalan dengan hampir seluruh mata uang di Asia. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,56%. Disusul, yen Jepang yang anjlok 0,46%.
Selanjutnya ada won Korea Selatan yang tertekan 0,36% dan dolar Taiwan yang turun 0,28%. Lalu dolar Singapura yang terdepresiasi 0,24%.

Berikutnya, ringgit Malaysia yang merosot 0,21%. Diikuti, peso Filipina yang tergelincir 0,08% dan dolar Hongkong yang melemah 0,03%.

Sedangkan yuan China menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik 0,04% terhadap the greenback.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dolar AS pada hari ini oleh sentimen yang masih belum pulih di pasar ekuitas domestik menyangkut pengumuman MSCI.

“Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS hari ini diperkirakan bergerak pada kisaran Rp16700 -Rp16.800,” ujarnya, Jumat (30/1/2026)

Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan sentimen terhadap nilai tukar rupiah berasal dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang tengah mempertimbangkan opsi serangan militer besar baru terhadap Iran. Langkah ini muncul setelah perundingan terkait program nuklir dan produksi rudal Iran kembali menemui jalan buntu.

Saat ini, lanjut dia, Trump disebut tengah menimbang serangan udara yang menargetkan para pemimpin dan pejabat keamanan Iran yang dianggap bertanggung jawab atas tewasnya para demonstran, serta kemungkinan serangan lanjutan ke fasilitas nuklir. Jika hal ini benar-benar dilakukan, ketegangan di Timur Tengah diperkirakan akan meningkat tajam.

Dari sisi kebijakan moneter, Federal Reserve AS memutuskan menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75% melalui pemungutan suara 10 banding 2. Dua gubernur The Fed, Stephen Miran dan Christopher Waller, yang disebut-sebut sebagai kandidat pilihan Trump untuk menggantikan Jerome Powell memilih untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin.

Dalam konferensi pers, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa kebijakan moneter akan tetap bergantung pada data dan dievaluasi dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya. Ia menilai pasar tenaga kerja saat ini relatif stabil, meski inflasi masih berada di level yang cukup tinggi.

Powell juga memperkirakan inflasi inti (PCE inti) akan mendekati 3% dan mencapai puncaknya sekitar pertengahan tahun.

Sementara itu dari dalam negeri, analis Goldman Sachs Group Inc menurunkan rekomendasi saham Indonesia menjadi underweight. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran MSCI Inc terkait kelayakan investasi pasar saham Indonesia.

Goldman memperingatkan, jika Indonesia diturunkan statusnya menjadi pasar frontier, potensi arus keluar dana bisa melampaui US$13 miliar. Dalam skenario terburuk, dana pasif yang mengikuti indeks MSCI diperkirakan dapat melepas saham hingga US$7,8 miliar.

Selain itu, arus keluar tambahan sekitar US$5,6 miliar bisa terjadi jika FTSE Russell meninjau ulang metodologi dan status free float Indonesia. Ibrahim memperkirakan pada perdagangan hari ini, Jumat (30/1/2026), rupiah bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp16.750–Rp16.780 per dolar AS.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lebih dari 100 pelaku UMKM memadati Gedung PLUT Kabupaten Pacitan untuk mengikuti pelatihan wirausaha dan literasi finansial yang digelar Kementerian UMKM bersama ShopeePay dan SeaBank. Mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan kemampuan mengelola usaha, termasuk memisahkan keuangan bisnis dari kebutuhan rumah tangga sebuah dilema yang hingga kini masih kerap terjadi […]

  • Daya Beli Masyarakat Jambi 2026: Naik atau Turun? Ini Datanya

    Daya Beli Masyarakat Jambi 2026: Naik atau Turun? Ini Datanya

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan kondisi daya beli masyarakat Jambi masih relatif terjaga. Namun, tekanan biaya hidup, pasar kerja dan harga kebutuhan pokok membuat ruang belanja rumah tangga tetap perlu mendapat perhatian. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jambi pada Februari 2026 sebesar 3,99 persen, turun 0,50 poin persentase […]

  • Visual dan Modern, Skuter Listrik Sprinto Diklaim Sudah Dipesan 500 Unit

    Visual dan Modern, Skuter Listrik Sprinto Diklaim Sudah Dipesan 500 Unit

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 menjadi panggung penting bagi PT Indomobil Emotor Internasional (IEI). Perusahaan resmi merilis skuter listrik terbarunya, Sprinto, yang langsung menyedot perhatian pengunjung sejak hari pertama pameran di ICE BSD, yang berlangsung pada 21–30 November 2025. Kehadiran Sprinto bukan sekadar menambah panjang portofolio motor listrik IEI. Model ini […]

  • OJK Buka Suara soal Penggeledahan Bareskrim di Kantor Sekuritas Terkait Kasus Saham PIPA

    OJK Buka Suara soal Penggeledahan Bareskrim di Kantor Sekuritas Terkait Kasus Saham PIPA

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait penggeledahan yang dilakukan Bareskrim Polri di kantor sekuritas, menyusul penetapan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana pasar modal PT Multi Makmur Lemindo Tbk (MML) dengan kode saham PIPA. Pejabat sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK, Hasan Fawzi, […]

  • Terbesar ke-3 di Dunia, Cadangan Emas Italia Tembus Rp4.974 Triliun

    Terbesar ke-3 di Dunia, Cadangan Emas Italia Tembus Rp4.974 Triliun

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Italia kini tengah menikmati keuntungan besar dari lonjakan harga emas dunia. Bank Sentral Italia (Bank of Italy) tercatat memiliki 2.452 ton emas, menjadikannya pemilik cadangan emas terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Jerman. Dengan harga emas yang saat ini mencapai rekor tertinggi, nilai cadangan tersebut diperkirakan mencapai US$300 miliar atau sekitar […]

  • BMKG: Hujan Ringan Melanda Sebagian Besar Wilayah Provinsi Jambi

    BMKG: Hujan Ringan Melanda Sebagian Besar Wilayah Provinsi Jambi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di Provinsi Jambi pada hari ini, Senin, 3 November 2025, akan didominasi oleh cuaca berawan hingga hujan ringan di hampir seluruh kabupaten dan kota. Beberapa wilayah juga berpotensi mengalami hujan disertai petir dan udara kabur pada siang hingga malam hari. Secara umum, suhu udara […]

expand_less