Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut perubahan pola makan masyarakat perkotaan turut menjadi pemicu terjadinya longsor di lereng Bandung Barat, Jawa Barat. Perubahan tersebut berdampak pada alih fungsi lahan di kawasan pegunungan yang seharusnya berfungsi sebagai wilayah lindung.

Hanif mengatakan, urbanisasi masif mendorong pergeseran kebutuhan pangan masyarakat kota. Akibatnya, aktivitas pertanian merambat ke lereng-lereng gunung dengan menanam komoditas sayuran subtropis yang tidak sesuai dengan karakter lahan di Indonesia.

“Urbanisasi ini membawa perubahan pola makan. Kita makan sesuatu yang sebetulnya bukan dari habitat kita,” ujar Hanif saat meninjau lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026).

Ia menjelaskan, komoditas seperti kentang, kol, kubis, dan paprika merupakan tanaman khas wilayah subtropis yang memiliki sistem perakaran dangkal. Ketika dibudidayakan secara masif di lereng gunung, tanaman tersebut tidak mampu menggantikan fungsi tanaman keras yang berperan penting menahan tanah dan menjaga stabilitas lereng.

Menurut Hanif, sebagian besar sayuran yang saat ini ditanam di kawasan tersebut berasal dari wilayah Amerika Selatan, seperti Chile dan Peru, lalu dipaksakan tumbuh di ketinggian sekitar seribu meter di atas permukaan laut di Indonesia.

“Sebagian besar jenis yang kita tanam hari ini bukan dari Indonesia. Tanaman itu dipaksakan tumbuh di wilayah yang seharusnya dilindungi,” kata Hanif.

Perubahan tata guna lahan yang berlangsung cepat, lanjut Hanif, tidak diimbangi dengan pengelolaan lingkungan yang memadai. Hal tersebut menyebabkan penurunan daya dukung lahan dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, termasuk longsor yang terjadi di Cisarua.

Untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup akan menurunkan tim ahli guna melakukan kajian menyeluruh terhadap kondisi lanskap kawasan terdampak. Kajian tersebut akan mencakup aspek tata ruang, karakter lahan, serta dampak alih fungsi lahan.

“Kalau bicara lingkungan, tidak bisa mengira-ngira. Harus berbasis sains,” tegas Hanif.

Tim ahli akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk merumuskan langkah penataan ulang lanskap dan tata ruang. Pemerintah juga membuka kemungkinan pendalaman terhadap aspek pelanggaran lingkungan yang terjadi di kawasan tersebut.

Hanif menegaskan, pembenahan tata ruang menjadi langkah penting agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus menyeimbangkan kebutuhan pangan masyarakat perkotaan dengan kelestarian lingkungan di wilayah hulu.

“Landscape-nya harus kita benahi,” ujar Hanif.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Perkuat Ekonomi Desa di Jambi Lewat Program Desa BRILiaN

    BRI Perkuat Ekonomi Desa di Jambi Lewat Program Desa BRILiaN

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi desa melalui Program Desa BRILiaN. Program ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan dan inkubasi desa untuk memperkuat kapasitas pengelolaan, mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, serta mempercepat pengentasan kemiskinan. Pimpinan Cabang BRI Jambi, Mochamad Chandra Ariesta, mengatakan Desa BRILiaN merupakan inisiatif strategis untuk menciptakan […]

  • Pak Haato

    Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Mbak Tutut: Kontra Boleh Ekstrem Jangan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anak Presiden ke-2 RI,Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana dan Bambang Trihatmodjo, menjadi perwakilan keluarga saat penganugerahan gelar tanda pahlawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Mereka tampak semringah. Seperti diberitakan, nama Soeharto masuk dalam 10 penerima gelar pahlawan nasional 2025. Presiden Prabowo Subianto langsung menganugerahkan gelar tanda pahlawan tersebut. Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak […]

  • Menkeu Purbaya Datangi Kejagung, Bahas Optimalisasi PNBP dari Penegakan Hukum

    Menkeu Purbaya Datangi Kejagung, Bahas Optimalisasi PNBP dari Penegakan Hukum

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (14/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bersumber dari penegakan hukum. Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima langsung kedatangan Menkeu Purbaya di kantor Kejagung. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan pertemuan […]

  • Sinyal Waspada! Ketidakpastian Kebijakan Disebut Tekan Rupiah

    Sinyal Waspada! Ketidakpastian Kebijakan Disebut Tekan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat pagi (22/5/2026) kembali bergerak di zona merah. Mata uang Garuda tercatat melemah 10 poin atau sekitar 0,06 persen terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan tersebut membuat rupiah berada di level Rp17.677 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp17.667 per dolar AS. […]

  • Harga Sembako Pasar Talang Banjar 23 Juli 2026: Cabai Rawit Turun hingga 25 Persen, Beras dan Daging Masih Stabil

    Harga Sembako Pasar Talang Banjar 23 Juli 2026: Cabai Rawit Turun hingga 25 Persen, Beras dan Daging Masih Stabil

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Kamis (23/7/2026) secara umum masih terkendali. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, sebagian besar komoditas pangan tercatat stabil, sementara harga cabai kembali mengalami penurunan yang cukup signifikan. Komoditas yang mengalami penurunan terbesar adalah cabai rawit merah yang kini dijual […]

  • rilis BPS Provinsi Jambi Play Button

    Ekonomi Jambi Triwulan III 2025 Tumbuh 4,77 Persen, Ini Kabupaten dengan Kontribusi Pertumbuhan Tertinggi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi pada triwulan III 2025 tumbuh 4,77 persen. Angka itu disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo pada rilis bersama Berita Resmi Statistik Rabu (5/11). Menurut Agus, meski tumbuh 4,77 persen (yoy), walakin angka ini melambat dibanding pertumbuhan pada triwulan II tahun 2025. “Triwulan lalu pertumbuhan di angka 4,99 persen. […]

expand_less