Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Berbalik Arah, IHSG Ditutup Melemah 0,51% ke 8.127

Berbalik Arah, IHSG Ditutup Melemah 0,51% ke 8.127

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada penutupan sesi pertama hari ini,  Rabu (8/10/2025). IHSG ditutup melemah 41,58 poin atau 0,51% ke 8.127,70.

Sebanyak 260 saham naik, 401 saham turun dan 137 saham stagnan.

Enam indeks sektoral menguat, sedangkan lima indeks sektoral lainnya masuk zona merah.

Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor perindustrian yang naik 2,08%, sektor transportasi naik 1,73% dan sektor energi yang naik 0,88%.

Sedangkan indeks sektoral yang melemah adalah sektor infrastruktur yang turun 1,06%, sektor properti turun 0,87% dan sektor keuangan yang turun 0,81%.

Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 27,14 miliar saham dengan total nilai Rp 18,59 triliun.

Pada penutupan IHSG sesi I, indeks saham Asia juga kompak melemah. Straits Times (Singapura) turun 0,48%, Nikkei (Jepang) melemah 0,32%, dan Hang Seng (Hong Kong) anjlok 1,12%. Sedangkan Shanghai (China) masih libur.

Saat IHSG hari ini memerah, sebanyak 6 saham malah melesat ke auto rejection atas (ARA) berjemaah, serta masuk daftar top gainers. Harga sahamnya melejit mulai dari 19% hingga 34%.

Keenam saham ARA tersebut adalah PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) melonjak 34,15% ke level Rp 110, PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) melejit 25% menjadi Rp 310, dan PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) melesat 25% menjadi Rp 1.950.

Diikuti saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) meningkat 25% menjadi Rp 585, PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) melesat 24,48% ke Rp 356, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) terkerek 19,65% menjadi Rp 29.075.

Sebaliknya, ada lima saham paling boncos dan masuk dalam daftar top losers. Harga sejumlah saham tersebut jatuh di atas 9%. Saham PT Pakuan Tbk (UANG) membentur batas auto rejection bawah (ARB). Harga saham UANG ambles 14,81% ke level Rp 5.750.

Diikuti saham PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) jatuh 13,71% menjadi Rp 340, PT Dta Intidaya Tbk (DAYA) terpuruk 12,08% ke level Rp 1.055, PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) turun 10,5% menjadi Rp 179, dan PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) terpangkas 10% menjadi Rp 162.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Antam Hari Ini Meloncat Rp2.100

    Harga Perak Antam Hari Ini Meloncat Rp2.100

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam kembali menguat signifikan pada Rabu, (25/3/2026). Kenaikan harga hari ini mengikuti harga emas Antam. Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam melesat Rp 2.100 menjadi Rp 46.550 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam ditetapkan Rp 44.450. Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram, dan perak butiran murni […]

  • Gaji PPPK Jadi Beban APBD Jambi, Benarkah? Ini Data Terbarunya

    Gaji PPPK Jadi Beban APBD Jambi, Benarkah? Ini Data Terbarunya

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Beban pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi salah satu persoalan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah di Provinsi Jambi. Besarnya kebutuhan belanja pegawai membuat sejumlah daerah harus mengatur ulang ruang fiskalnya, terutama setelah jumlah PPPK meningkat. Di tingkat Provinsi Jambi, pemerintah daerah bahkan memperkirakan pengalihan pembiayaan gaji PPPK ke pemerintah pusat dapat […]

  • Caketum HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Caketum HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI periode 2026–2029, Reynaldo Bryan, menegaskan pentingnya peran pengusaha lokal sebagai motor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut Reynaldo, penguatan ekonomi tidak dapat hanya bertumpu pada pusat, melainkan harus dimulai dari daerah melalui lahirnya pengusaha-pengusaha baru yang tangguh dan berdaya saing. “Tidak ada rumus pertumbuhan ekonomi […]

  • Bank Diprediksi Akan Ramai Menerbitkan Surat Utang

    Bank Diprediksi Akan Ramai Menerbitkan Surat Utang

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penerbitan surat utang masih jadi alternatif jitu bagi perbankan dalam mencari sumber likuiditas. Ini tercermin dari ramainya bank yang telah memberikan mandat pada PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk menerbitkan surat utang. Berdasarkan data Pefindo per 30 September, setidaknya ada lima bank yang berencana menerbitkan surat utang. Di mana, nilainya mencapai Rp 11,7 […]

  • Begini Cara Thailand Dongkrak Jumlah Wisatawan China

    Begini Cara Thailand Dongkrak Jumlah Wisatawan China

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Thailand memberikan perhatian besar terhadap wisatawan China. Bahkan Thailand telah meluncurkan serangkaian langkah keselamatan yang dirancang khusus untuk mereka. Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Tetap Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand Wanida Phansad kepada Xinhua dikutip dari Antara baru-baru ini. Dalam sebuah rapat gabungan di Bangkok yang membahas tentang menjamin keselamatan wisatawan China, […]

  • Harga Sembako di Jambi 6 November 2025: Cabe Naik, Minyak dan Telur Turun

    Harga Sembako di Jambi 6 November 2025: Cabe Naik, Minyak dan Telur Turun

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar rakyat Kota Jambi terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas mengalami perubahan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, pergerakan harga terbaru dicatat di Pasar Talang Banjar, Pasar Angso Duo, dan Pasar Rakyat Kasang. Di Pasar Talang Banjar, sebagian besar bahan pokok seperti beras, […]

expand_less