Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Danantara Indonesia memastikan rencana besar memangkas jumlah BUMN dari sekitar 1.000 perusahaan menjadi hanya 200. Langkah ini dinilai mendesak karena hampir setengah perusahaan pelat merah tersebut mengalami kerugian dan dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan saat ini. Managing Director Non-financial Holding Operasional Danantara, Febriany Eddy, menjelaskan bahwa pemangkasan besar-besaran ini merupakan bagian dari 21 program strategis yang diprioritaskan Danantara pada tahun 2025. Program tersebut fokus pada restrukturisasi perusahaan agar lebih efisien dan berdaya saing.

“Yang 21 ini dipilih karena paling urgent. Kalau restrukturisasi tidak dilakukan tahun ini, tahun depan akan lebih sulit,” ujar Febriany dalam acara Coffee Morning, Jumat (14/11).

Febriany menyebut Presiden Prabowo Subianto telah meminta Danantara untuk memangkas jumlah BUMN, termasuk anak usaha dan cucu usaha, dari lebih dari 1.000 menjadi hanya 200 perusahaan inti.

Menurutnya, kerugian yang dialami banyak BUMN bukan hanya akibat kondisi bisnis, tetapi juga kesalahan manajemen masa lampau. Ia mencontohkan satu proyek yang dikerjakan oleh 4–5 anak usaha sekaligus, sehingga margin keuntungan habis karena kebocoran dan biaya berlapis.

“Anak per anak itu leakage-nya banyak. Kerjaan yang bisa lewat satu perusahaan, malah lewat lima perusahaan. Margin hilang di situ,” tegasnya.

Ia menilai pola kerja seperti itu harus dihilangkan. Anak usaha yang tidak membawa manfaat, tumpang tindih, atau dibuat tanpa landasan bisnis yang jelas akan dikonsolidasi atau dilikuidasi.

Banyak BUMN juga diketahui saling bersaing secara tidak sehat, termasuk dalam perebutan proyek tender. Bukannya bersinergi, mereka justru saling mematikan satu sama lain.

“Hal seperti itu sangat tidak sehat, enggak make sense. Kita saling membunuh di dalam,” kata Febriany.

Setelah penyederhanaan bisnis selesai, Danantara berencana melakukan privatisasi terhadap beberapa sektor yang dinilai tidak perlu dikelola langsung oleh negara. Namun, Febriany menegaskan bahwa privatisasi bukan berarti penjualan besar-besaran tanpa nilai.

“Privatisasi bukan fire sale. Kita harus monetisasi dengan value yang baik,” jelasnya.

Danantara juga akan menggandeng swasta untuk memperkuat fundamental bisnis, transfer teknologi, dan mempercepat transformasi.

Dengan transformasi besar ini, Danantara berharap hanya akan menyisakan 200 perusahaan terbaik, berfokus pada sektor yang tepat, ukuran yang ideal, serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat Indonesia.

“Dari 1.000 ke 200, harapan kami perusahaan yang tersisa benar-benar the right sector, the right size, dan memberi value ke Indonesia,” ujarnya menutup pernyataan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Bidik Jadi Superpower Pangan Dunia

    Indonesia Bidik Jadi Superpower Pangan Dunia

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan ambisi Indonesia untuk menjadi superpower pangan dunia, seiring dengan kondisi ketahanan pangan nasional yang dinilai semakin kuat di tengah dinamika global. Menurut Amran, Indonesia saat ini berada dalam posisi strategis dengan ketersediaan sumber daya yang mencukupi, mulai dari sektor pangan, air, hingga energi. Ia menyebut, arah pembangunan […]

  • Merosot, Harga Perak Antam Kini Rp 24.800 per Gram

    Merosot, Harga Perak Antam Kini Rp 24.800 per Gram

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot pada perdagangan hari ini, Jumat, (14/11/2025). Harga perak Antam turun Rp 1.489 ke level Rp 24.800 per gram. Adanya penurunan harga tersebut membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram menjadi Rp 8.706.250, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp […]

  • Hari Kartini, Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Capai Rp60.000 per Kg

    Hari Kartini, Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Capai Rp60.000 per Kg

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Selasa (21/4/2026). Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Sejumlah bahan pokok utama seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih berada pada kisaran harga normal. Untuk komoditas […]

  • Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini, Jadi Rp16.666 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat ke posisi Rp16.669 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Jumat (12/12/2025). Rupiah menguat 10 poin atau 0,06 persen dari sebelumnya Rp16.676 per dolar AS. Sejumlah mata uang di Asia juga mengalami penguatan. Dolar Taiwan mencatat penguatan terbesar yakni 0,14%, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,10%. dolar Singapura […]

  • Turun Rp350, Harga Perak Antam Jadi Segini

    Turun Rp350, Harga Perak Antam Jadi Segini

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak keluaran Antam terpantau melemah pada Senin (6/4/2026). Kini harga perak Antam dipatok sebesar Rp46.200 per gram. Penurunan ini menjadi perhatian bagi para pelaku pasar dan investor. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga perak Antam terkoreksi sebesar Rp350 dibandingkan harga perdagangan sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, harga perak Antam […]

  • Saat Kondisi Memanas Trump Sahkan UU Hubungan AS-Taiwan

    Saat Kondisi Memanas Trump Sahkan UU Hubungan AS-Taiwan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani rancangan undang-undang (RUU) yang mewajibkan Departemen Luar Negeri AS meninjau pedoman untuk memperdalam keterlibatan negara itu dengan Taiwan. Pengesahan UU ini dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran China dapat mengambil tindakan militer terhadap pulau yang memiliki pemerintahan mandiri tersebut. UU baru ini secara spesifik mensyaratkan Departemen Luar […]

expand_less