Selasa, 21 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Berbalik Arah, IHSG Ditutup Melemah 0,51% ke 8.127

Berbalik Arah, IHSG Ditutup Melemah 0,51% ke 8.127

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada penutupan sesi pertama hari ini,  Rabu (8/10/2025). IHSG ditutup melemah 41,58 poin atau 0,51% ke 8.127,70.

Sebanyak 260 saham naik, 401 saham turun dan 137 saham stagnan.

Enam indeks sektoral menguat, sedangkan lima indeks sektoral lainnya masuk zona merah.

Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor perindustrian yang naik 2,08%, sektor transportasi naik 1,73% dan sektor energi yang naik 0,88%.

Sedangkan indeks sektoral yang melemah adalah sektor infrastruktur yang turun 1,06%, sektor properti turun 0,87% dan sektor keuangan yang turun 0,81%.

Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 27,14 miliar saham dengan total nilai Rp 18,59 triliun.

Pada penutupan IHSG sesi I, indeks saham Asia juga kompak melemah. Straits Times (Singapura) turun 0,48%, Nikkei (Jepang) melemah 0,32%, dan Hang Seng (Hong Kong) anjlok 1,12%. Sedangkan Shanghai (China) masih libur.

Saat IHSG hari ini memerah, sebanyak 6 saham malah melesat ke auto rejection atas (ARA) berjemaah, serta masuk daftar top gainers. Harga sahamnya melejit mulai dari 19% hingga 34%.

Keenam saham ARA tersebut adalah PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) melonjak 34,15% ke level Rp 110, PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) melejit 25% menjadi Rp 310, dan PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) melesat 25% menjadi Rp 1.950.

Diikuti saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) meningkat 25% menjadi Rp 585, PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) melesat 24,48% ke Rp 356, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) terkerek 19,65% menjadi Rp 29.075.

Sebaliknya, ada lima saham paling boncos dan masuk dalam daftar top losers. Harga sejumlah saham tersebut jatuh di atas 9%. Saham PT Pakuan Tbk (UANG) membentur batas auto rejection bawah (ARB). Harga saham UANG ambles 14,81% ke level Rp 5.750.

Diikuti saham PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) jatuh 13,71% menjadi Rp 340, PT Dta Intidaya Tbk (DAYA) terpuruk 12,08% ke level Rp 1.055, PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) turun 10,5% menjadi Rp 179, dan PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) terpangkas 10% menjadi Rp 162.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babak Baru Pelemahan Rupiah: Tembus Rp18.015 per Dolar AS

    Babak Baru Pelemahan Rupiah: Tembus Rp18.015 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah makin terpuruk. Pada perdagangan Kamis (4/6/2026) pagi, rupiah kembali ambruk dan menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, mata uang Indonesia dibuka melemah 49 poin atau tergerus 0.27 persen ke posisi Rp18.015 per dolar AS. Angka ini menandai fase baru pelemahan […]

  • AFPI Perkuat Ekosistem Fintech Indonesia di Hong Kong Fintech Week 2025

    AFPI Perkuat Ekosistem Fintech Indonesia di Hong Kong Fintech Week 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memperkuat posisi Indonesia di kancah global melalui partisipasi dalam Hong Kong Fintech Week (HKFW) 2025, ajang pameran dan konferensi fintech terbesar di dunia. Ketua Umum AFPI, Entjik S. Djafar, mengatakan keikutsertaan ini menjadi langkah penting untuk mempromosikan ekosistem pinjaman daring (pindar) Indonesia sekaligus memperluas kerja sama lintas […]

  • Dedi Mulyadi Tantang Balik Menkeu Purbaya: Buka Data Daerah Simpan Dana APBD di Bank!

    Dedi Mulyadi Tantang Balik Menkeu Purbaya: Buka Data Daerah Simpan Dana APBD di Bank!

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Adu argumen panas kembali terjadi antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang disebut mengendap di bank. Dedi tidak tinggal diam  ia menantang balik Menteri Keuangan untuk membuka data secara transparan, agar publik tahu siapa sebenarnya yang menahan dana triliunan […]

  • Sudah Diposisi Rp17.126, Rupiah Kembali Menguat Gegara Faktor Ini

    Sudah Diposisi Rp17.126, Rupiah Kembali Menguat Gegara Faktor Ini

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat pada perdagangan Selasa (21/4/2026) pagi. Rupiah menguat 42 poin atau 0,24 persen menjadi Rp17.126 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.168 per dolar AS. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah didorong oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai […]

  • Bersama Seres Grup, TikTok Buat Mobil Listrik Baru, Ini Namanya

    Bersama Seres Grup, TikTok Buat Mobil Listrik Baru, Ini Namanya

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banyak perusahaan teknologi di China yang terjun ke dunia otomotif, khususnya kendaraan listrik. Setelah Xiaomi dan Huawei, kini induk perusahaan TikTok juga dikabarkan tertarik. Dikutip dari Carnewschina.com, Selasa (2/6/2026), Bytedance selaku induk perusahaan TikTok, beserta platform cloud Volcano Engine, akan berkolaborasi dengan Seres Group. Ketiga perusahaan raksasa di China ini akan melahirkan merek […]

  • B50 Tanpa Impor Mulai Juli 2026, Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Solar 5 Juta Ton

    B50 Tanpa Impor Mulai Juli 2026, Kementerian ESDM Targetkan Stop Impor Solar 5 Juta Ton

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan program biodiesel B50 akan mulai diterapkan secara nasional pada 1 Juli 2026. Kebijakan ini menandai langkah besar Indonesia menuju kemandirian energi, dengan seluruh bahan baku dipastikan berasal dari dalam negeri tanpa impor. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi […]

expand_less