Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ruang Fiskal Menyempit, Bank Indonesia Jadi Tumpuan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026

Ruang Fiskal Menyempit, Bank Indonesia Jadi Tumpuan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menyempitnya ruang fiskal pemerintah akibat pelebaran defisit APBN 2025 membuat peran Bank Indonesia (BI) semakin krusial dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026. Dengan keterbatasan stimulus fiskal, kebijakan moneter dinilai menjadi instrumen utama untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi.

Pemerintah mencatat defisit APBN 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau setara 2,92 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Pelebaran defisit tersebut dipicu oleh realisasi penerimaan pajak yang tidak mencapai target, sementara kebutuhan belanja negara terus meningkat.

Managing Director sekaligus Chief Economist HSBC untuk India dan ASEAN, Pranjul Bhandari, menyebut pemerintah pada dasarnya memiliki dua instrumen utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, yakni kebijakan fiskal dan moneter. Namun, dalam kondisi saat ini, ruang kebijakan moneter dinilai lebih longgar dibandingkan fiskal.

Menurut Pranjul, pasar keuangan sangat mencermati batas defisit fiskal 3 persen. Upaya menembus batas tersebut berpotensi menimbulkan tekanan, terutama di pasar obligasi. Oleh karena itu, pemerintah dinilai perlu menjaga disiplin fiskal sembari mengoptimalkan dukungan dari kebijakan moneter.

Dari sisi moneter, BI dinilai masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga acuan. HSBC memperkirakan bank sentral dapat menurunkan suku bunga hingga tiga kali sepanjang 2026, dengan total penurunan sekitar 75 basis poin. Proyeksi ini didasarkan pada perlambatan pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi yang masih rendah.

Meski demikian, tekanan terhadap nilai tukar rupiah menjadi tantangan utama. Arus keluar modal asing berpotensi mendorong depresiasi rupiah hingga mendekati Rp17.000 per dolar AS pada akhir 2026. Kondisi tersebut menuntut BI untuk bersikap oportunis dalam memanfaatkan momentum pelemahan dolar AS guna melonggarkan kebijakan suku bunga.

Pandangan lebih berhati-hati disampaikan Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk. David E. Sumual. Ia menilai pelonggaran moneter pada 2026 tidak akan seagresif tahun sebelumnya, mengingat ketidakpastian global dan menipisnya selisih suku bunga antara Indonesia dan Amerika Serikat.

David menekankan bahwa meskipun inflasi masih terkendali, stabilitas nilai tukar tetap menjadi prioritas utama BI. Tekanan global, termasuk arah kebijakan suku bunga The Fed dan dinamika perdagangan internasional, membatasi ruang pelonggaran moneter yang terlalu agresif.

Dengan ruang fiskal yang semakin terbatas, sinergi kebijakan fiskal dan moneter menjadi kunci menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026. Peran BI diharapkan mampu menyeimbangkan dorongan pertumbuhan dengan stabilitas makroekonomi di tengah tantangan global yang masih berlanjut.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Ringan

    Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Ringan

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi akan mengalami cuaca hujan ringan pada hari ini, Sabtu, 15 November 2025. Kondisi cuaca basah merata terjadi hampir di seluruh kabupaten/kota, mulai dari dataran tinggi Kerinci hingga wilayah pesisir timur seperti Tanjung Jabung Barat dan Timur. Cuaca hujan ini juga […]

  • Banjir Genangi Akses Jalan Menuju Bandara Soekarno-Hatta

    Banjir Genangi Akses Jalan Menuju Bandara Soekarno-Hatta

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah akses jalan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, terendam air akibat hujan deras sejak Minggu (11/1). Genangan air terjadi di titik-titik strategis, termasuk KM 33 Tol Sedyatmo di depan Hotel Ibis dan jalur Soewarna menuju Terminal Cargo, dengan ketinggian mencapai 15–20 cm. Kasat Lantas Polresta Bandara Soetta, AKP Sularno, mengatakan bahwa […]

  • Telkomsat dan Kemenkes Kolaborasi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Digital Berbasis AI di Indonesia

    Telkomsat dan Kemenkes Kolaborasi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Digital Berbasis AI di Indonesia

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya digitalisasi sektor kesehatan di Indonesia semakin konkret. PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) untuk mengimplementasikan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan telehealth guna memperluas akses layanan kesehatan hingga ke pelosok negeri. Langkah ini menandai babak baru dalam pemerataan layanan kesehatan digital […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini 17 November 2025: Hujan Ringan Merata, Beberapa Daerah Berpotensi Petir

    Cuaca Jambi Hari Ini 17 November 2025: Hujan Ringan Merata, Beberapa Daerah Berpotensi Petir

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Provinsi Jambi hari ini, Senin (17/11/2025). Mayoritas wilayah di Jambi diprediksi akan diguyur hujan ringan, sementara sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan disertai petir pada siang hingga malam hari. Cuaca lembap dan suhu yang relatif rendah tinggi di setiap kabupaten/kota juga menandakan kondisi atmosfer […]

  • Aset Sandra Dewi Belum Cukup Tutupi Uang Pengganti Harvey Moeis Rp420 Miliar

    Aset Sandra Dewi Belum Cukup Tutupi Uang Pengganti Harvey Moeis Rp420 Miliar

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Total aset milik aktris Sandra Dewi yang disita Kejaksaan Agung disebut belum cukup menutupi uang pengganti sebesar Rp420 miliar yang dibebankan kepada suaminya, Harvey Moeis, dalam kasus korupsi tata niaga timah. Hal ini diungkapkan penyidik Kejaksaan Agung, Max Jefferson, saat bersaksi dalam sidang keberatan penyitaan aset di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (24/10/2025). […]

  • PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani mengungkapkan banyak hotel di Indonesia menutup operasional dan bahkan dijual akibat penurunan tingkat hunian atau okupansi sepanjang 2025. Salah satunya terjadi di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang mengalami penurunan okupansi cukup drastis. “Tadi pagi saya baru rapat internal untuk menggambarkan, satu […]

expand_less