Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Internasional » 71 Sekolah Tutup Usai Ditemukan Asbes Beracun di Bak Pasir Anak-Anak

71 Sekolah Tutup Usai Ditemukan Asbes Beracun di Bak Pasir Anak-Anak

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sebanyak 71 sekolah di Canberra, Australia, terpaksa ditutup pada Senin (17/11/2025) setelah ditemukannya serat asbes beracun di dalam bak pasir bermain anak-anak. Keputusan ini diambil usai hasil uji laboratorium memastikan pasir hias di area bermain terkontaminasi asbes jenis krisotil.

Asbes merupakan mineral berserat yang dulu banyak digunakan sebagai bahan konstruksi karena sifatnya yang tahan panas. Namun penelitian telah membuktikan bahwa paparan jangka panjang terhadap asbes krisotil berisiko menyebabkan kanker paru-paru dan penyakit mematikan lainnya.

Otoritas setempat menyatakan penutupan dilakukan demi keamanan siswa, guru, dan masyarakat. Proses penilaian, pembersihan, hingga remediasi akan dilakukan sebelum sekolah kembali beroperasi.

“Sesuai kewajiban regulasi kami, demi keselamatan siswa, staf, dan masyarakat, kami telah memutuskan menutup sekolah yang menggunakan produk ini untuk pembersihan dan remediasi,” ujar pejabat setempat, dikutip AFP.

Badan pengawas keamanan produk Australia menyebut bahwa risiko paparan dalam kondisi saat ini terbilang rendah. Belum ada temuan serat asbes yang cukup kecil untuk terhirup dalam pengujian awal.

“Pelepasan serat asbes yang bisa terhirup tidak akan terjadi kecuali pasir tersebut dihancurkan atau diproses secara mekanis,” ungkap badan itu.

Meski begitu, kehati-hatian tetap diperlukan mengingat asbes yang melayang di udara dapat menyebabkan penyakit serius seperti asbestosis, kanker paru-paru, pleura, dan mesothelioma. Penyakit-penyakit tersebut dapat berkembang 20–50 tahun setelah paparan.

Australia sudah melarang penggunaan asbes sejak 2013 karena dampak kesehatan jangka panjangnya. Lebih dari 70 negara juga telah menerapkan larangan serupa. Di Indonesia, Mahkamah Agung (MA) pada Maret lalu mewajibkan adanya label peringatan bahaya pada produk berbahan asbes.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musprovlub FORKI Jambi 2026, Nandang Pambudi Siap Bawa Warna Baru dan Target Prestasi Nasional

    Musprovlub FORKI Jambi 2026, Nandang Pambudi Siap Bawa Warna Baru dan Target Prestasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Jambi yang direncanakan berlangsung pada akhir Januari 2026 menjadi momentum penting bagi arah baru pembinaan karate di daerah tersebut. Musprovlub ini dipandang sebagai langkah awal untuk membangun kembali harapan dan meningkatkan prestasi FORKI Jambi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu […]

  • Percasi Kota Jambi Reformasi Pengurus, Bidik Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov 2026

    Percasi Kota Jambi Reformasi Pengurus, Bidik Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov 2026

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Percasi Kota Jambi resmi melakukan penyegaran struktur pengurus sebagai langkah memperkuat tata kelola organisasi sekaligus pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Percasi 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Reformasi kepengurusan ini juga ditujukan untuk memperkuat regenerasi atlet muda yang kini mulai menunjukkan prestasi signifikan. Ketua Percasi Kota Jambi, Purnawirawan AKBP Yuslizar, menegaskan […]

  • Warga Jambi Bisa Cuan! Harga Perak Antam Anjlok, Saatnya Borong?

    Warga Jambi Bisa Cuan! Harga Perak Antam Anjlok, Saatnya Borong?

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Momen menarik datang dari pasar logam mulia. Harga perak murni produksi Antam pada Selasa (9/6/2026) mengalami koreksi tajam. Hal ini membuka peluang bagi warga Jambi untuk memanfaatkan situasi ini, untuk menambah koleksi peraknya. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia yang dihimpun Jambisnis.com, harga perak Antam hari ini turun Rp150 menjadi Rp45.650 per gram. […]

  • Rupiah Mandek di Rp17.748 per Dolar AS, Pasar Masih Wait and See

    Rupiah Mandek di Rp17.748 per Dolar AS, Pasar Masih Wait and See

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak datar pada pembukaan perdagangan Jumat (21/8/2026). Mata uang Indonesia bertahan di level Rp17.748 per dolar AS, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Mengutip Antara, rupiah tercatat tidak mengalami perubahan atau menguat maupun melemah 0 poin atau 0,00 persen dari penutupan sebelumnya di Rp17.748 […]

  • Rupiah masih Melemah Terhadap Dolar AS

    Rupiah masih Melemah Terhadap Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tampaknya belum stabil. Dibuka pada perdagangan hari ini, Selasa (4/11/2025), rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah dibuka terdepresiasi 0,25% atau 39 poin ke Rp16.715 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.676 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,11% atau 0,11 poin ke 99,97. Sementara […]

  • Al Haris: Buruh dan Pengusaha Tak Terpisahkan, Kunci Stabilitas Ekonomi Jambi di May Day 2026

    Al Haris: Buruh dan Pengusaha Tak Terpisahkan, Kunci Stabilitas Ekonomi Jambi di May Day 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa hubungan antara pengusaha dan pekerja merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya, kata dia, menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Lapangan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Kamis, 30 April 2026. […]

expand_less