SPBU Parungpanjang Bogor Kembali Beroperasi Usai Temuan BBM Pertalite Bercampur Air
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.16316 di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali beroperasi setelah sempat menghentikan sementara penyaluran BBM jenis Pertalite akibat temuan bahan bakar yang diduga bercampur air.
JAMBISNIS.COM – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.16316 di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali beroperasi setelah sempat menghentikan sementara penyaluran BBM jenis Pertalite akibat temuan bahan bakar yang diduga bercampur air.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, mengatakan pembukaan kembali layanan dilakukan setelah proses pemeriksaan menyeluruh terhadap infrastruktur dan operasional SPBU.
“Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh serta perbaikan pada komponen yang mengalami kendala, kualitas dan sarana penyaluran Pertalite di SPBU Parungpanjang dipastikan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Saat ini layanan telah kembali dibuka,” ujar Satria, Sabtu (21/2/2026).
Pemeriksaan dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Regional JBB bersama pengelola SPBU, aparat kepolisian, serta unsur pemerintah daerah setempat. Hasilnya, operasional SPBU dinyatakan telah berjalan normal dan masyarakat dapat kembali melakukan pengisian BBM seperti biasa.
Satria menegaskan, Pertamina berkomitmen menjaga kualitas dan keandalan distribusi BBM, sekaligus mengapresiasi kerja sama berbagai pihak selama proses penanganan gangguan layanan tersebut.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan keluhan atau pertanyaan terkait kualitas BBM melalui Pertamina Call Center 135 agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan transparan.
Sebelumnya, penjualan Pertalite di SPBU tersebut dihentikan sementara pada Sabtu (14/2/2026) setelah adanya laporan masyarakat mengenai dugaan BBM bercampur air. Sejumlah kendaraan dilaporkan mogok dan mengalami gangguan mesin usai mengisi BBM di lokasi tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Parungpanjang Kompol Muhamad Taufik bersama tim langsung melakukan pemeriksaan di lapangan. Dari hasil pemeriksaan awal tim ahli, ditemukan adanya campuran air di kolam penampungan Pertalite sehingga distribusi BBM dihentikan sementara untuk proses penanganan lebih lanjut.
Pihak pengelola SPBU juga menyatakan kesiapan mengganti bahan bakar serta membantu biaya perbaikan kendaraan konsumen yang terdampak. Sementara itu, penyebab pasti masuknya air ke dalam tangki penampungan masih menunggu hasil investigasi lanjutan.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar