Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kontrak Diperpanjang, Freeport Lepas 12 Persen Saham ke Indonesia Mulai 2041

Kontrak Diperpanjang, Freeport Lepas 12 Persen Saham ke Indonesia Mulai 2041

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perusahaan tambang global Freeport-McMoRan Inc. sepakat melepas 12 persen saham di PT Freeport Indonesia (PTFI) kepada Pemerintah Indonesia pada 2041, menyusul perpanjangan hak operasi tambang di distrik mineral Grasberg, Papua.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) antara Freeport dan Pemerintah Indonesia yang ditandatangani pada Rabu (18/2/2026). Dalam kesepakatan itu, pelepasan saham dilakukan tanpa biaya, dengan ketentuan pihak pengakuisisi mengganti biaya investasi pro-rata Freeport berdasarkan nilai buku untuk periode operasi setelah 2041.

Dalam keterangan resminya, Freeport menyatakan akan mempertahankan kepemilikan saham sebesar 48,76 persen hingga 2041, sebelum turun menjadi sekitar 37 persen mulai 2042 seiring pelaksanaan divestasi tambahan tersebut.

Selain pengalihan saham, MoU juga mencakup perubahan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI guna memperpanjang masa pakai hak operasi sumber daya. Dengan perpanjangan ini, kegiatan pertambangan tembaga dan emas di Grasberg dapat terus berlanjut dalam jangka panjang.

Manajemen Freeport menilai perpanjangan kontrak ini akan memberikan kepastian investasi, sekaligus menjaga keberlanjutan salah satu deposit tembaga dan emas terbesar di dunia.

Dalam kesepakatan tersebut, PTFI juga berkomitmen meningkatkan dukungan kepada masyarakat Papua. Bentuk dukungan meliputi bantuan pendanaan untuk pembangunan rumah sakit baru serta dua fasilitas pendidikan kedokteran.

Di sisi bisnis, PTFI akan menambah anggaran eksplorasi dan mempercepat studi pengembangan sumber daya jangka panjang. Perusahaan juga menegaskan komitmen terhadap hilirisasi domestik, melalui penjualan tembaga olahan, logam mulia, asam sulfat, dan produk turunan lainnya di dalam negeri.

Tak hanya itu, PTFI diproyeksikan memperluas pemasaran tembaga olahan ke Amerika Serikat, menyesuaikan kebutuhan pasar global.

Ketua Dewan Direksi Freeport Richard C. Adkerson bersama Presiden dan CEO Freeport Kathleen Quirk menyatakan bahwa kemitraan dengan Pemerintah Indonesia dan masyarakat Papua telah terjalin selama puluhan tahun.

Menurut mereka, perpanjangan kontrak ini membuka peluang untuk terus menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Adapun implementasi perpanjangan hak operasi dan ketentuan lain dalam MoU tersebut masih menunggu penerbitan IUPK hasil perubahan oleh Pemerintah Indonesia. Setelah itu, PTFI akan segera menyelesaikan proses administratif lanjutan sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Tempat Makan Tekwan Terfavorit di Kota Jambi, Enak, Murah, dan Ramai Pengunjung

    5 Tempat Makan Tekwan Terfavorit di Kota Jambi, Enak, Murah, dan Ramai Pengunjung

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    5 Tempat Makan Tekwan Terfavorit di Kota Jambi, Enak, Murah, dan Ramai Pengunjung Bagi pecinta kuliner berkuah segar, tekwan bisa jadi pilihan tepat saat berkunjung ke Kota Jambi. Hidangan khas Palembang ini sudah lama menjadi bagian dari kuliner masyarakat Jambi dengan cita rasa gurih ikan tenggiri berpadu kuah kaldu yang hangat. Berikut ini daftar lima […]

  • Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) kembali memanas. Nilai utang yang membengkak hingga lebih dari Rp116 triliun kini jadi bola panas yang berpindah tangan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap tegas: APBN tidak boleh menanggung utang proyek Whoosh. Menurutnya, tanggung jawab kini […]

  • IHSG Tetap Melaju Usai Dirut BEI Mundur, Menguat ke Level 8.341

    IHSG Tetap Melaju Usai Dirut BEI Mundur, Menguat ke Level 8.341

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks harga saham gabungan (IHSG) tetap melaju di zona hijau usai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri pada Jumat (30/1/2026). Di saat yang sama, sebanyak delapan saham ngacir dan masuk daftar top gainers hari ini, ada yang mentok batas auto rejection atas (ARA). Berdasarkan data IDX, IHSG hari melesat […]

  • BGN Ingatkan SPPG, Tak Bersertifikat SLHS Dapur Ditutup Sementara

    BGN Ingatkan SPPG, Tak Bersertifikat SLHS Dapur Ditutup Sementara

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mewajibkan mitra atau yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Wakil Ketua BGN Bidang Investigasi dan Komunikasi Publik, Nanik Sudaryati Deyang mengatakan pihaknya memberikan waktu 1 bulan bagi mitra dan SPPG untuk segera mengurus sertifikasi dan mendaftarkan diri ke Dinas Kesehatan. “Kalau […]

  • Rupiah Terus Melemah, Posisinya Kini Rp16.829 per Dolar AS

    Rupiah Terus Melemah, Posisinya Kini Rp16.829 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah terus melemah. Kini nilai tukar mata uang Indonesia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah 31 poin atau 0,18 persen dari sebelumnya Rp16.798 per dolar AS. Rupiah sekarang diposisi Rp16.829 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik ke level 98,96. Naik dari sehari sebelumnya yang ada diposisi 98,93. Menurut sumber yang […]

  • Piala Dunia 2026: Drama Adu Penalti! Jerman dan Belanda Angkat Koper

    Piala Dunia 2026: Drama Adu Penalti! Jerman dan Belanda Angkat Koper

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 langsung memakan korban besar. Dua raksasa Eropa, Jerman dan Belanda, kompak angkat koper setelah kalah dramatis lewat adu penalti pada pertandingan yang berlangsung Selasa (30/6/2026). Kekalahan dua tim elite tersebut menjadi kejutan terbesar sejauh fase gugur berlangsung. Paraguay dan Maroko tampil sebagai pembunuh raksasa sekaligus memastikan tiket […]

expand_less