Selasa, 14 Apr 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Bulog Bangun Kios di Ratusan Pasar untuk Tekan Harga Pangan Jelang Ramadan 2026

Bulog Bangun Kios di Ratusan Pasar untuk Tekan Harga Pangan Jelang Ramadan 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Perum Bulog mengambil langkah langsung dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan 2026 dan Idulfitri. Bulog berencana membangun kios khusus di ratusan pasar tradisional sebagai perpanjangan tangan distribusi stok pangan ke pengecer.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan kebijakan tersebut ditempuh setelah hasil inspeksi pasar menunjukkan adanya indikasi kenaikan harga sejumlah komoditas, terutama minyak goreng dan cabai.

“Ke depan akan diambil langkah yang lebih progresif. Bulog akan memiliki los atau kios di masing-masing pasar sebagai perpanjangan tangan gudang Bulog,” ujar Rizal di Kantor Pusat Bulog, Jakarta Selatan, Sabtu (21/2/2026).

Melalui skema ini, Bulog akan menyalurkan stok pangan langsung ke pasar sehingga pengecer tidak perlu lagi mengambil barang ke gudang utama. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat distribusi, memangkas biaya logistik, serta mencegah lonjakan harga di tingkat konsumen.

Rizal menegaskan, dengan ketersediaan stok langsung di pasar, pedagang tidak lagi memiliki alasan menaikkan harga akibat keterbatasan pasokan.

Program kios Bulog akan dimulai melalui proyek percontohan di 146 pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya di Jakarta. Kios tersebut nantinya menyediakan beras, minyak goreng Minyakita, dan gula untuk pengecer yang telah direkomendasikan pengelola pasar serta memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Selain membuka kios distribusi, Bulog bersama Pasar Jaya juga akan memasang papan informasi harga komoditas di pasar. Papan tersebut memuat harga acuan beras, Minyakita, gula, dan tepung agar pedagang tidak menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) maupun harga acuan pemerintah (HAP).

Menurut Rizal, kebijakan ini memudahkan pengawasan oleh Satgas Pangan karena harga referensi ditampilkan secara terbuka di area pasar.

Pelaksanaan program kios Bulog akan dilakukan bersamaan dengan penyusunan nota kesepahaman (MoU) antara Bulog dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami akan segera menyalurkan stok begitu kios tersedia, sambil paralel menyiapkan MoU dengan Pemprov DKI agar tidak menyalahi prosedur,” kata Rizal.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Merosot dari Level Tertinggi

    Harga Perak Merosot dari Level Tertinggi

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni Antam merosot pada Jumat (30/1/2026). Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun Rp 150 ke level Rp 72.750 per gram. Pelemahan ini menurunkan harga perak Antam dari level tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) yang tercatat pada Kamis (29/1/2026). Dengan harga terbaru ini harga dasar perak Antam murni […]

  • AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

    AHY: Bandara Jadi Senjata Penggerak Ekonomi Daerah dan Pariwisata Nasional

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan bandara di berbagai daerah bukan hanya untuk mendukung mobilitas, tetapi juga menjadi senjata utama penggerak ekonomi lokal dan sektor pariwisata nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pemerintah terus mengawal dan mengevaluasi sejumlah bandara yang telah dibangun agar bisa beroperasi optimal […]

  • Megawati Sambangi KBRI Abu Dhabi, Soroti Pelayanan

    Megawati Sambangi KBRI Abu Dhabi, Soroti Pelayanan

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, mengunjungi Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Uni Emirat Arab (UEA) di Abu Dhabi, Senin (2/2/2026) waktu setempat. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda Megawati selama berada di UEA. Megawati yang didampingi putranya, Muhammad Prananda Prabowo, disambut langsung oleh Duta Besar RI untuk UEA, Judha […]

  • Rupiah Melemah ke Level Rp16.848 per Dolar AS Jelang Pidato Trump

    Rupiah Melemah ke Level Rp16.848 per Dolar AS Jelang Pidato Trump

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (25/2/2026). Berdasarkan data pasar spot, rupiah hari ini melemah 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.848 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp16.829 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah dipicu sentimen geopolitik global dan faktor domestik, di tengah penguatan tipis indeks […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Didominasi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Didominasi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (5/2/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas strategis tidak mengalami perubahan harga. Harga beras berada dalam kondisi stabil. Beras Naruto dan Beras Belido masing-masing dijual Rp15.400 per kilogram, sementara Beras King berada di […]

  • Nasib Kopi Indonesia di Tengah Harga Tak Stabil dan Iklim Ekstrem

    Nasib Kopi Indonesia di Tengah Harga Tak Stabil dan Iklim Ekstrem

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Namun, industri kopi nasional kini menghadapi tantangan serius akibat volatilitas harga global, perubahan iklim, serta pengetatan regulasi internasional yang terus berkembang. Kondisi tersebut berdampak langsung pada petani hingga eksportir kopi di Tanah Air. Di tengah tekanan tersebut, Louis Dreyfus Company (LDC) menempatkan diri […]

expand_less