Kamis, 23 Apr 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Arahkan Transformasi Ekonomi Menuju Pertumbuhan Produktif pada 2026

Pemerintah Arahkan Transformasi Ekonomi Menuju Pertumbuhan Produktif pada 2026

  • account_circle say say
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemerintah mengarahkan transformasi ekonomi nasional menuju pertumbuhan yang lebih produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan pada 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, arah baru pembangunan tersebut tidak hanya berfokus pada stabilitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi.

Hal itu disampaikan dalam rangkaian IMF-World Bank Spring Meeting 2026 di Washington DC, Amerika Serikat. Menurut Purbaya, transformasi ekonomi didorong melalui tiga pilar utama, yakni investasi, industrialisasi, serta peningkatan produktivitas sumber daya manusia.

Pemerintah, kata dia, terus mendorong hilirisasi industri dan penguatan sektor manufaktur guna meningkatkan nilai tambah dalam negeri.

“Ke depan, pertumbuhan ekonomi tidak hanya stabil, tetapi juga lebih produktif dan berkelanjutan,” ujar Purbaya.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5,4 persen hingga 6 persen pada 2026. Target tersebut dinilai realistis dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi domestik yang relatif terjaga.

Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,11 persen. Sementara itu, neraca perdagangan pada Februari 2026 mencatat surplus sebesar 1,27 miliar dollar AS, melanjutkan tren surplus dalam beberapa tahun terakhir.

Kinerja tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat dan inflasi yang terkendali. Selain itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih berperan sebagai penyangga untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.

Pemerintah juga mewaspadai sejumlah risiko eksternal, termasuk ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga energi dunia. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah menyiapkan kebijakan fiskal yang adaptif serta menjaga stabilitas harga energi, khususnya bahan bakar bersubsidi.

Di sisi lain, sinergi kebijakan fiskal dan moneter terus diperkuat untuk menjaga stabilitas ekonomi makro. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya terjaga, tetapi juga semakin inklusif dan berdaya saing.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langgar Pakta Integritas, Bulog Jambi Putus Kerja Sama RPK Cahaya Barokah Milik Istri Lurah Penyengat Rendah

    Langgar Pakta Integritas, Bulog Jambi Putus Kerja Sama RPK Cahaya Barokah Milik Istri Lurah Penyengat Rendah

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog Kanwil Jambi resmi memutus kerja sama Rumah Pangan Kita (RPK) Cahaya Barokah milik istri Lurah Penyengat Rendah Muhammad Haikal Fahlevi. Pemutusan dilakukan setelah RPK tersebut terbukti melanggar pakta integritas dengan menjual MinyaKita tidak kepada konsumen akhir serta menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Manajer Bisnis Perum Bulog […]

  • Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

    Asia-Pasifik Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kawasan Asia-Pasifik tetap menjadi motor penggerak utama ekonomi global. Meski menghadapi tantangan geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia, para ekonom optimistis kawasan ini masih memiliki potensi kuat untuk mempertahankan pertumbuhan jangka panjang. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Christina Ruth Elisabeth, mengatakan keberhasilan Asia-Pasifik dalam tiga dekade terakhir berasal dari kombinasi liberalisasi perdagangan, […]

  • Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah sedang membahas rencana pengenaan bea keluar (export duty) untuk komoditas batu bara yang ditargetkan mulai berlaku pada 2026. Purbaya mengakui kebijakan ini hampir pasti mendapat penolakan dari pelaku usaha. Purbaya belum mengungkap detail tarif maupun mekanisme pungutannya. Namun ia menegaskan bahwa pembahasan sudah berjalan dan implementasinya […]

  • Bank Mandiri Mudahkan Pengajuan Kredit Agunan Deposito secara Digital

    Bank Mandiri Mudahkan Pengajuan Kredit Agunan Deposito secara Digital

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menghadirkan kemudahan pengajuan kredit agunan deposito (KAD) melalui fitur di platform Kopra by Mandiri, sehingga akses pembiayaan bagi nasabah lembaga hingga pelaku UKM lebih cepat, aman, dan efisien. Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri Yohan Sugiono mengatakan bahwa pengembangan fitur KAD merupakan bagian langkah penting dalam […]

  • Mau Beli Emas Galeri24 atau UBS di Pegadaian? Cek Harganya di Sini

    Mau Beli Emas Galeri24 atau UBS di Pegadaian? Cek Harganya di Sini

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual Pegadaian pada Senin (22/12/2025) ini kompak tidak mengalami perubahan pada setiap jenisnya. Hal itu diketahui dari daftar harga emas dua produk buatan UBS dan Galeri24 yang tertera pada laman resmi sahabat Pegadaian. Harga jual emas Galeri24 stabil di angka Rp2.519.000 per gram, tidak berubah dari harga kemarin. Begitu pula […]

  • Rupiah Terus Melemah, Posisinya Kini Rp16.829 per Dolar AS

    Rupiah Terus Melemah, Posisinya Kini Rp16.829 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah terus melemah. Kini nilai tukar mata uang Indonesia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah 31 poin atau 0,18 persen dari sebelumnya Rp16.798 per dolar AS. Rupiah sekarang diposisi Rp16.829 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik ke level 98,96. Naik dari sehari sebelumnya yang ada diposisi 98,93. Menurut sumber yang […]

expand_less