Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemerintah China melalui Kementerian Keuangan (Ministry of Finance/ MOF) resmi membentuk departemen baru khusus pengelolaan utang daerah kepada pemerintah China. Ini menjadi langkah terbaru untuk mengendalikan risiko utang daerah di tengah perlambatan ekonomi nasional.

Dalam pernyataannya pada Senin (3/11/2025) yang dilansir Reuters, Kementerian Keuangan China menyebutkan Departemen Manajemen Utang ini akan bertanggung jawab dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan serta sistem pengelolaan utang pemerintah pusat dan daerah.

Tugas departemen tersebut mencakup penyusunan regulasi dan pedoman teknis terkait utang, menetapkan batas maksimum pinjaman pemerintah nasional maupun daerah, serta mengawasi penerbitan dan pembayaran kembali obligasi negara.

Selain itu, unit baru ini juga akan fokus pada pengendalian risiko utang implisit, yaitu utang tersembunyi yang sering muncul melalui skema pembiayaan pemerintah daerah di luar neraca resmi.

Kementerian Keuangan menunjuk Li Dawei sebagai kepala departemen baru tersebut.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari upaya China menekan risiko fiskal yang meningkat akibat membengkaknya pinjaman daerah. Tahun lalu, Beijing meluncurkan paket utang senilai 10 triliun yuan (sekitar US$ 1,4 triliun atau Rp 23.463,2 triliun) untuk membantu menstabilkan keuangan daerah dan menopang pertumbuhan ekonomi China yang melambat.

China selama ini berusaha menata kembali utang yang menumpuk melalui lembaga pembiayaan pemerintah daerah (Local Government Financing Vehicles/ LGFV). Mekanisme ini dikenal sebagai hidden debt, karena tidak tercatat dalam anggaran resmi.

Menteri Keuangan China Lan Foan sebelumnya menegaskan dalam lima tahun ke depan, pemerintah China akan memperkuat sistem manajemen utang agar sejalan dengan pembangunan ekonomi berkualitas tinggi.

“China akan terus memperbaiki mekanisme pengelolaan utang dan memperkuat pengawasan fiskal untuk memastikan stabilitas ekonomi jangka panjang,” kata Lan pada September 2025.

Peningkatan utang pemerintah daerah telah menjadi salah satu tantangan utama bagi perekonomian China. Sejak pandemi Covid-19, banyak pemerintah daerah di China mengandalkan pinjaman untuk membiayai proyek infrastruktur dan stimulus ekonomi, yang menyebabkan meningkatnya beban fiskal dan risiko gagal bayar.

Pembentukan Departemen Manajemen Utang menandai upaya konkret Beijing untuk menertibkan keuangan publik, meningkatkan transparansi fiskal, serta mencegah krisis utang yang berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi nasional. Langkah ini juga mencerminkan perubahan strategi kebijakan China dari pertumbuhan berbasis investasi menuju model pembangunan yang lebih berkelanjutan dan terukur.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasokan Properti Ritel Jakarta Stagnan di Kuartal III-2025, Okupansi Mal Turun Tipis ke 77,3%

    Pasokan Properti Ritel Jakarta Stagnan di Kuartal III-2025, Okupansi Mal Turun Tipis ke 77,3%

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bisnis properti ritel Jakarta masih lesu di kuartal III-2025. Berdasarkan laporan Cushman & Wakefield, tidak ada tambahan proyek baru yang menambah pasokan ruang ritel di ibu kota. Sementara itu, tingkat okupansi mal Jakarta tercatat turun tipis dibanding kuartal sebelumnya. Dalam laporan Jakarta All Sector MarketBeat Reports Q3 2025, total pasokan kumulatif properti ritel […]

  • Jejaring dan Kolaborasi Jadi Kunci Dunia Usaha Bertahan di Tengah Gejolak Global

    Jejaring dan Kolaborasi Jadi Kunci Dunia Usaha Bertahan di Tengah Gejolak Global

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia usaha nasional menghadapi tekanan yang semakin kompleks seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik. Dalam kondisi tersebut, penguatan jejaring dan kolaborasi antar pelaku usaha dinilai menjadi salah satu strategi utama untuk menjaga keberlangsungan dan daya tahan bisnis. Business Networking International (BNI) Indonesia National Director Grace Hakim mengatakan, tantangan global dan domestik […]

  • Zulhas: Jagung Adalah Harapan dan Simbol Kedaulatan Pangan Indonesia

    Zulhas: Jagung Adalah Harapan dan Simbol Kedaulatan Pangan Indonesia

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jagung bukan sekadar tanaman, melainkan simbol harapan dan masa depan kedaulatan pangan Indonesia. Pesan itu ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat menghadiri gerakan tanam jagung serentak kuartal IV di Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (8/10/2025). Dalam suasana penuh semangat, Zulhas menyampaikan bahwa jagung memiliki nilai strategis bagi ekonomi nasional karena […]

  • Rapat Kerja Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Jambi Tahun 2026, pada Senin, 2 Februari lalu.

    Berantas Aktivitas Keuangan Ilegal, Satgas PASTI Jambi Kedepankan Deteksi Dini

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas keuangan ilegal semisal investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga praktik pencucian uang jadi perhatian OJK. Untuk itulah kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi menyelenggarakan Rapat Kerja Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Jambi Tahun 2026, pada Senin, 2 Februari lalu. Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya dalam […]

  • Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (14/11/2025). IHSG menguat 10,27 poin atau 0,13% ke 8,377,75. Tercatat sebanyak 227 saham naik, 173 saham turun dan 212 saham stagnan pada sesi pertama ini. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral […]

  • Kemenhub Prediksi Mobilitas Libur Nataru 2025 Naik 4 Persen

    Kemenhub Prediksi Mobilitas Libur Nataru 2025 Naik 4 Persen

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi mobilitas masyarakat pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) akan meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini diperkirakan membuat total pergerakan masyarakat mencapai sekitar 131,04 juta orang. Prediksi tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, yang menegaskan bahwa persiapan lintas sektor sudah […]

expand_less