Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah China melalui Kementerian Keuangan (Ministry of Finance/ MOF) resmi membentuk departemen baru khusus pengelolaan utang daerah kepada pemerintah China. Ini menjadi langkah terbaru untuk mengendalikan risiko utang daerah di tengah perlambatan ekonomi nasional.

Dalam pernyataannya pada Senin (3/11/2025) yang dilansir Reuters, Kementerian Keuangan China menyebutkan Departemen Manajemen Utang ini akan bertanggung jawab dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan serta sistem pengelolaan utang pemerintah pusat dan daerah.

Tugas departemen tersebut mencakup penyusunan regulasi dan pedoman teknis terkait utang, menetapkan batas maksimum pinjaman pemerintah nasional maupun daerah, serta mengawasi penerbitan dan pembayaran kembali obligasi negara.

Selain itu, unit baru ini juga akan fokus pada pengendalian risiko utang implisit, yaitu utang tersembunyi yang sering muncul melalui skema pembiayaan pemerintah daerah di luar neraca resmi.

Kementerian Keuangan menunjuk Li Dawei sebagai kepala departemen baru tersebut.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari upaya China menekan risiko fiskal yang meningkat akibat membengkaknya pinjaman daerah. Tahun lalu, Beijing meluncurkan paket utang senilai 10 triliun yuan (sekitar US$ 1,4 triliun atau Rp 23.463,2 triliun) untuk membantu menstabilkan keuangan daerah dan menopang pertumbuhan ekonomi China yang melambat.

China selama ini berusaha menata kembali utang yang menumpuk melalui lembaga pembiayaan pemerintah daerah (Local Government Financing Vehicles/ LGFV). Mekanisme ini dikenal sebagai hidden debt, karena tidak tercatat dalam anggaran resmi.

Menteri Keuangan China Lan Foan sebelumnya menegaskan dalam lima tahun ke depan, pemerintah China akan memperkuat sistem manajemen utang agar sejalan dengan pembangunan ekonomi berkualitas tinggi.

“China akan terus memperbaiki mekanisme pengelolaan utang dan memperkuat pengawasan fiskal untuk memastikan stabilitas ekonomi jangka panjang,” kata Lan pada September 2025.

Peningkatan utang pemerintah daerah telah menjadi salah satu tantangan utama bagi perekonomian China. Sejak pandemi Covid-19, banyak pemerintah daerah di China mengandalkan pinjaman untuk membiayai proyek infrastruktur dan stimulus ekonomi, yang menyebabkan meningkatnya beban fiskal dan risiko gagal bayar.

Pembentukan Departemen Manajemen Utang menandai upaya konkret Beijing untuk menertibkan keuangan publik, meningkatkan transparansi fiskal, serta mencegah krisis utang yang berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi nasional. Langkah ini juga mencerminkan perubahan strategi kebijakan China dari pertumbuhan berbasis investasi menuju model pembangunan yang lebih berkelanjutan dan terukur.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Subianto ke AS, Fokus Perkuat Kerja Sama Ekonomi Strategis

    Prabowo Subianto ke AS, Fokus Perkuat Kerja Sama Ekonomi Strategis

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat difokuskan untuk membahas kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi, termasuk perundingan dan perjanjian dagang. Menurut Teddy, Presiden Prabowo tiba di Amerika Serikat pada Selasa (17/2) waktu setempat. Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan mendarat di […]

  • Inilah Jalur Alternatif Jambi-Palembang Saat Terjadi Macet Parah

    Inilah Jalur Alternatif Jambi-Palembang Saat Terjadi Macet Parah

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kemacetan panjang masih terjadi di ruas Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Jambi dan Palembang. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga puluhan kilometer sejak Minggu (28/6/2026) malam dan masih berdampak pada arus lalu lintas pada Senin (29/6/2026). Kemacetan terjadi di sejumlah titik, mulai dari kawasan Pangkalan Balai, Betung, Sekayu, hingga beberapa ruas jalan […]

  • Turnamen Catur Non Master Bulanan Pengprov Percasi Jambi Digelar di Batanghari 20–21 Juni 2026

    Turnamen Catur Non Master Bulanan Pengprov Percasi Jambi Digelar di Batanghari 20–21 Juni 2026

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi kembali menggelar turnamen catur bulanan non master untuk kelima kalinya. Kali ini, ajang tersebut akan berlangsung di Kabupaten Batanghari pada 20–21 Juni 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di ruang pola kantor bupati dan akan mempertemukan pecatur dari berbagai daerah di Jambi. Percasi Kabupaten Batanghari ditunjuk […]

  • JBC Jadi “Ladang Rezeki” Driver Ojek Online, Grab dan Maxim Ramai Mangkal Disini

    JBC Jadi “Ladang Rezeki” Driver Ojek Online, Grab dan Maxim Ramai Mangkal Disini

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Keberadaan Jambi Business Center (JBC) tak hanya berdampak pada geliat bisnis dan kelancaran akses jalan yang ada dalam Kota Jambi. Sebagai kawasan yang menggabungkan pusat perbelanjaan, hotel, convention center, dan ruko, JBC telah menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai kalangan datang kesini. Baik itu berbelanja, berkuliner ria, maupun rekreasi dan berolahraga. Terlebih lagi, […]

  • Pemerintah Nolkan Bea Masuk, Industri Petrokimia Didorong Bertahan dari Lonjakan Harga Plastik

    Pemerintah Nolkan Bea Masuk, Industri Petrokimia Didorong Bertahan dari Lonjakan Harga Plastik

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menghapus bea masuk impor liquefied petroleum gas (LPG) menjadi 0 persen selama enam bulan guna meredam tekanan biaya di sektor industri petrokimia. Kebijakan ini diambil di tengah lonjakan harga plastik global dan gangguan pasokan bahan baku. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan tersebut merupakan hasil koordinasi lintas kementerian dan […]

  • Susyadi Juara Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 di Sungai Penuh

    Susyadi Juara Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 di Sungai Penuh

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pecatur Susyadi berhasil keluar sebagai juara dalam Open Turnamen Catur Rusuh Cup 2026 yang digelar Komunitas Catur Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Turnamen ini berlangsung di Kedai Sempang Raya dan diikuti oleh puluhan pecinta catur dari berbagai penjuru Kota Sungai Penuh. Sebanyak 36 peserta ambil bagian dalam turnamen yang digagas oleh komunitas yang […]

expand_less