Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Tak Terima PBI BPJS Kesehatan

Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Tak Terima PBI BPJS Kesehatan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan fakta mencengangkan terkait data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Dalam rapat bersama DPR RI, Senin (9/2/2026), pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menyebut sebanyak 54 juta warga miskin di Indonesia belum menerima bantuan iuran BPJS Kesehatan, meski masuk kategori masyarakat tidak mampu.

Temuan tersebut diperoleh setelah Kementerian Sosial melakukan pemutakhiran data menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2025. Hasilnya menunjukkan ketimpangan serius dalam penyaluran bantuan, mulai dari kesalahan inklusi hingga eksklusi yang dinilai sudah masif.

Berdasarkan data Kemensos 2026, tercatat 54,13 juta warga miskin yang berada pada desil 1 hingga 5 belum terdaftar sebagai penerima PBI BPJS. Sebaliknya, sebanyak 15,12 juta warga yang tergolong mampu (desil 6–10) justru masih menikmati bantuan iuran kesehatan dari pemerintah.

Selain itu, pemerintah telah menonaktifkan 13,5 juta peserta PBI BPJS Kesehatan sepanjang 2025–2026 karena dinilai tidak tepat sasaran. Banyak dari peserta tersebut diketahui memiliki aset berupa rumah dan kendaraan bermotor, namun masih tercatat sebagai penerima bantuan negara.

“Yang lebih mampu justru terlindungi, sementara yang rentan harus menunggu. Ini data hasil pemutakhiran yang kami peroleh sepanjang 2025,” ujar Gus Ipul di Gedung Parlemen, Jakarta.

Menurutnya, langkah pembersihan data ini perlu dilakukan agar anggaran negara benar-benar menyasar masyarakat yang berhak. Ia menegaskan, akurasi data menjadi kunci utama dalam memperbaiki tata kelola program jaminan sosial, khususnya di sektor kesehatan.

Menanggapi polemik penonaktifan jutaan peserta PBI yang berdampak pada layanan rumah sakit, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan adanya masa transisi. DPR dan pemerintah sepakat layanan kesehatan bagi peserta yang dinonaktifkan tetap dijamin sementara waktu.

“Dalam tiga bulan ke depan, seluruh layanan kesehatan tetap berjalan dan iuran PBI tetap dibayarkan oleh pemerintah,” tegas Dasco.

Kesepakatan tersebut diharapkan dapat memberi ruang bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk melakukan verifikasi ulang data, sekaligus memastikan tidak ada warga miskin yang kehilangan akses layanan kesehatan akibat pembaruan data PBI BPJS Kesehatan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • QRIS Dorong Digitalisasi UMKM Jambi, Transaksi Lebih Praktis dan Tercatat

    QRIS Dorong Digitalisasi UMKM Jambi, Transaksi Lebih Praktis dan Tercatat

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Digitalisasi sistem pembayaran mulai mengubah cara pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melayani konsumen. Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi alternatif transaksi nontunai yang praktis, termasuk bagi pedagang kecil dan pelaku usaha kuliner di Provinsi Jambi. Bank Indonesia mencatat, hingga Juni 2026, QRIS telah digunakan oleh 65,77 juta pengguna dan […]

  • Brent Turun ke Level US Usai Trump Menyatakan Ini

    Brent Turun ke Level US$98 Usai Trump Menyatakan Ini

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia mengalami koreksi tajam setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam empat tahun terakhir. Penurunan ini dipicu pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengisyaratkan perang antara AS-Israel melawan Iran bisa berakhir “sangat segera”. Sebelumnya, pasar global sempat guncang saat minyak mentah Brent melampaui angka US$100 per barel untuk pertama kalinya […]

  • Wamendagri Usul Denda Bagi Warga yang Kehilangan e-KTP

    Wamendagri Usul Denda Bagi Warga yang Kehilangan e-KTP

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengusulkan penerapan sanksi denda bagi masyarakat yang kehilangan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Usulan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI sebagai bagian dari evaluasi sistem administrasi kependudukan nasional. Menurut Bima, kebijakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga dokumen identitas resmi. Selama […]

  • Kerinci dan Ekonomi Pariwisata: Ketika Lokasi Bisnis Mengikuti Pergerakan Pengunjung

    Kerinci dan Ekonomi Pariwisata: Ketika Lokasi Bisnis Mengikuti Pergerakan Pengunjung

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pariwisata menciptakan jenis traffic yang berbeda dari aktivitas perdagangan harian. Konsumen datang bukan hanya untuk membeli kebutuhan, tetapi karena memiliki tujuan perjalanan. Karakter tersebut membuat lokasi bisnis di daerah wisata membutuhkan pendekatan berbeda. Kabupaten Kerinci memiliki potensi ekonomi yang berkaitan dengan pertanian, perkebunan dan pariwisata. Dari sisi indikator harga, Kerinci juga menjadi salah […]

  • Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 Memanas! Herdi Amanda Tahan MN Rori Muldianto, Duel Sengit Miduk vs Sugianto Bikin Penonton Tegang

    Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 Memanas! Herdi Amanda Tahan MN Rori Muldianto, Duel Sengit Miduk vs Sugianto Bikin Penonton Tegang

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 semakin memasuki fase panas. Memasuki babak keempat, atmosfer persaingan kian memuncak setelah sejumlah partai sengit dan penuh drama tersaji pada babak ketiga yang berlangsung di Paviliun JBC, Kota Jambi. Sorotan utama tertuju pada duel meja tiga yang mempertemukan pecatur non-master asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Herdi […]

  • Gaji PPPK Dialihkan ke Pusat, Jambi Berpotensi Hemat Rp200 Miliar

    Gaji PPPK Dialihkan ke Pusat, Jambi Berpotensi Hemat Rp200 Miliar

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar menggembirakan datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Kebijakan pengalihan pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke pemerintah pusat berpotensi membuat daerah menghemat anggaran hingga Rp200,6 miliar per tahun. Penghematan tersebut berasal dari beralihnya beban pembayaran gaji PPPK dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara […]

expand_less