Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » Transfer Pemerintah Pusat Sumbang 79 Persen Pendapatan di APBD Provinsi Jambi, Tak Heran Gubernur Temui Menkeu

Transfer Pemerintah Pusat Sumbang 79 Persen Pendapatan di APBD Provinsi Jambi, Tak Heran Gubernur Temui Menkeu

  • account_circle Deddy Rachmawan
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Transfer dana ke daerah atau TKD kembali jadi perbincangan. Terlebih setelah puluhan gubernur termasuk Gubernur Jambi Al Haris, menemui Menteri Keuangan Purbaya pada Selasa (7/10) kemarin.

Mengutip Buku Alokasi dan Rangkuman Kebijakan Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2025, tahun ini Pemprov Jambi menerima TKD sebesar Rp 2,4 triliun lebih. Persisnya Rp2.499.074.902.000. Sementara itu untuk diketahui, APBD Provinsi Jambi tahun 2025 sebesar Rp 4.575 triliun.

Namun ada persoalan dalam penyerapan TKD ini. Menyitat buku Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan II Tahun 2025 terungkap bahwa sampai dengan triwulan II 2025, pendapatan transfer masih menjadi komponen pendapatan daerah Provinsi Jambi yang kontribusinya paling besar yaitu sebesar 79,29% dari total keseluruhan pendapatan daerah dengan nilai nominal sebesar Rp6.139,75 miliar (37,77% dari pagu).

“Hal ini menunjukkan bahwa dukungan dana pusat melalui TKD masih menjadi faktor dominan untuk pendanaan pada Provinsi Jambi.” Demikian tertulis dalam buku yang diterbitkan oleh Kanwil DJPb Provinsi Jambi.

“Masih rendahnya capaian realisasi pendapatan transfer dikarenakan pemerintah daerah belum mencatat seluruh dana transfer yang telah diterima pada laporan keuangan secara tepat waktu. Penyebab utamanya adalah tingkat kepatuhan pejabat/pegawai pemda pada OPD (terutama penerima DAK Non Fisik) yang masih rendah dalam melakukan pengesahan, baik pendapatan transfer maupun belanjanya, setelah dana TKD tersebut mereka terima dan belanjakan.”

Masih tingginya persentase kontribusi Pendapatan Transfer terhadap Pendapatan Daerah (79,29%) menunjukkan bahwa Provinsi Jambi masih sangat bergantung pada dukungan dana dari pusat. Pemerintah daerah harus benar-benar serius untuk terus menggali potensi daerah sehingga PAD dapat ditingkatkan secara progresif dan tingkat ketergantungan terhadap transfer dari pusat dapat berkurang.

Sebelumnya diberitakan, dalam pertemuan dengan Menkeu Al Haris menyampaikan penurunan TKD memengaruhi kemampuan daerah dalam menjalankan fungsi pemerintahan, termasuk dalam hal pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), belanja operasional, hingga kewajiban terhadap tenaga PPPK.

“Daerah tentu banyak sekali yang merasakan dampak dari TKD, di antaranya ada daerah yang mungkin sulit membayar TPP-nya. Operasional belanja pegawai besar sekali, apalagi ada keharusan membayar PPPK dan sebagainya,” jelasnya.

  • Penulis: Deddy Rachmawan
  • Editor: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Bangun Hunian Vertikal di Manggarai Juli 2026, Target 5.000 Unit Terintegrasi Transportasi

    KAI Bangun Hunian Vertikal di Manggarai Juli 2026, Target 5.000 Unit Terintegrasi Transportasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai membangun hunian vertikal di kawasan Stasiun Manggarai pada Juli 2026 untuk menjawab tingginya mobilitas warga sekaligus menekan beban perjalanan harian di ibu kota, dikutip dari ANTARA News. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin memastikan proyek tahap awal dimulai pada Juli–Agustus 2026. Ia menargetkan proses konstruksi selesai dalam waktu […]

  • Kejutan! David Beckham Berpotensi Menjadi Pemilik MU

    Kejutan! David Beckham Berpotensi Menjadi Pemilik MU

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Legenda Manchester United, David Beckham mungkin menjadi salah satu individu yang terlibat dalam upaya akuisisi sebagian saham klub Setan Merah dari keluarga Glazer. Dalam laporan yang diturunkan oleh The Sun, disebutkan bahwa mantan pesepak bola berusia 50 tahun ini sedang didekati oleh sekelompok miliarder dari Uni Emirat Arab untuk bergabung dalam konsorsium mereka. […]

  • HGI Gelar Turnamen Domino Digital Perdana di Indonesia

    HGI Gelar Turnamen Domino Digital Perdana di Indonesia

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Higgs Games Island (HGI) sukses menyelenggarakan HGI Ultah Cup 2025 pada 8–9 November 2025 di Hotel The Rinra Makassar. Ajang ini menjadi turnamen domino digital pertama dalam sejarah Indonesia, sekaligus menjadi momen penting dalam perayaan ulang tahun ke-7 HGI. Turnamen ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan mendapat dukungan penuh […]

  • 5 Proyek Strategis Jambi Bernilai Hampir Rp1 Triliun yang Sempat Molor, Ini Status Terbarunya

    5 Proyek Strategis Jambi Bernilai Hampir Rp1 Triliun yang Sempat Molor, Ini Status Terbarunya

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ratusan miliar rupiah anggaran digelontorkan Pemerintah Provinsi Jambi dalam beberapa tahun terakhir untuk membangun berbagai proyek strategis. Mulai dari Stadion Swarna Bhumi, Islamic Center Jambi, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Pinang Masak, hingga pembangunan jalur khusus angkutan batu bara. Namun di balik besarnya investasi tersebut, sejumlah proyek sempat menjadi sorotan publik karena keterlambatan […]

  • Ini 5 Poin Kesimpulan Rapat DPR dan Pemerintah soal Polemik BPJS PBI

    Ini 5 Poin Kesimpulan Rapat DPR dan Pemerintah soal Polemik BPJS PBI

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – DPR RI dan pemerintah menyepakati sejumlah langkah untuk mengatasi polemik penonaktifan peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam rapat konsultasi DPR dan pemerintah yang digelar di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (9/2/2026). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan dihadiri Menteri Keuangan, Menteri Sosial, Menteri […]

  • Menkeu Purbaya Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia di Era SBY dan Jokowi

    Menkeu Purbaya Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia di Era SBY dan Jokowi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa perekonomian Indonesia dalam 20 tahun terakhir berjalan tidak seimbang. Dalam pandangannya, baik di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Joko Widodo (Jokowi), pertumbuhan ekonomi nasional terlalu bergantung pada satu mesin saja. Menurut Purbaya, pada masa pemerintahan SBY, fokus utama diarahkan pada pengembangan sektor swasta, sementara […]

expand_less