Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Beranda » Properti » Backlog Perumahan RI Turun Jadi 9,6 Juta Unit pada 2025

Backlog Perumahan RI Turun Jadi 9,6 Juta Unit pada 2025

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mengungkapkan angka backlog atau kekurangan kepemilikan rumah di Indonesia mengalami penurunan pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, backlog perumahan tercatat sekitar 9.637.157 unit. Angka ini turun dibandingkan hasil Susenas 2023 yang mencapai sekitar 9,9 juta unit.

Kepala Divisi Riset Ekonomi SMF, Martin D Siyaranamual, menjelaskan bahwa angka backlog terbaru terdiri dari dua kelompok utama. Sekitar 5,5 juta rumah tangga tinggal di rumah yang bukan milik sendiri tetapi layak huni, sementara 4,1 juta rumah tangga lainnya tinggal di rumah yang bukan milik sendiri dan kondisinya tidak layak huni.

Menurut Martin, penurunan angka backlog tersebut belum sepenuhnya menunjukkan bahwa persoalan kebutuhan rumah di Indonesia telah teratasi.

“Apakah ini menandakan program perumahan pemerintah berjalan dan berhasil? Ya dan tidak. Karena belum dilihat secara detail keberhasilan dari program-program perumahan yang ada di Indonesia,” ujar Martin dalam konferensi pers kinerja tahunan SMF di Jakarta, awal Maret 2026.

Meski demikian, ia menilai berbagai program dan stimulus pemerintah memiliki kontribusi dalam menekan backlog perumahan.

Beberapa program tersebut antara lain Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), KUR Perumahan, rumah subsidi, hingga insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) 100 persen. Kuota FLPP sendiri meningkat signifikan, dari 220.000 unit menjadi 350.000 unit rumah pada 2025.

Martin menegaskan bahwa penurunan backlog tidak hanya dipengaruhi program pemerintah, tetapi juga faktor lain seperti perubahan tingkat kelahiran dan permintaan masyarakat terhadap rumah.

“Namun yang jelas, penurunan ini tentu tidak lepas dari peran program pemerintah,” kata dia.

Selain backlog kepemilikan rumah, Indonesia juga masih menghadapi backlog dari sisi kelayakan hunian. Pada tahun lalu, jumlah rumah tangga yang tinggal di rumah tidak layak huni mencapai sekitar 23,4 juta unit, turun dari sebelumnya sekitar 25 juta unit.

Rinciannya, sekitar 19 juta rumah tangga memiliki rumah sendiri namun kondisinya tidak layak, sedangkan 4,1 juta rumah tangga tinggal di rumah yang bukan milik sendiri dan tidak layak huni.

Dalam mendukung pembiayaan sektor perumahan, SMF berperan menyediakan pendanaan jangka panjang bagi lembaga pembiayaan agar pasar pembiayaan perumahan tetap stabil.

Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, mengatakan perusahaan juga berperan dalam penyaluran FLPP sejak 2018 dengan porsi pembiayaan 25 persen, sementara sisanya berasal dari pemerintah melalui Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Menurut Ananta, untuk mendukung program tersebut SMF juga menerbitkan surat utang sebagai skema blended finance guna memperkuat pembiayaan perumahan nasional.

“Kami telah menerbitkan surat utang yang menjadi leverage dari dana pemerintah hingga 18 kali, dengan nilai mencapai Rp17,49 triliun,” ujarnya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evakuasi KA Purwojaya Rampung, Jalur Bekasi Kembali Dibuka Bertahap

    Evakuasi KA Purwojaya Rampung, Jalur Bekasi Kembali Dibuka Bertahap

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Proses evakuasi Kereta Api (KA) Purwojaya 58F yang anjlok di wilayah Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, telah rampung. Jalur hulu arah timur kini sudah kembali dapat dilalui kereta api secara terbatas setelah proses perbaikan selesai dilakukan oleh tim teknis PT KAI. “Pada pukul 04.47 WIB, KA 134 Parahyangan relasi Stasiun Gambir–Bandung menjadi kereta pertama […]

  • Harga Minyak Hari Ini Melemah, Pasar Tak Lagi Harap Damai Rusia-Ukraina

    Harga Minyak Hari Ini Melemah, Pasar Tak Lagi Harap Damai Rusia-Ukraina

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia pada perdagangan Selasa (31/12/2025) atau Rabu pagi waktu Indonesia bergerak melemah tipis. Penurunan terjadi seiring meredupnya harapan tercapainya kesepakatan damai Rusia–Ukraina serta meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Mengutip laporan CNBC, harga minyak Brent turun 2 sen ke level USD 61,92 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate […]

  • Cek! Harga Emas Antam Merosot Tajam Hari Ini

    Cek! Harga Emas Antam Merosot Tajam Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam ambles lagi. Sekarang ini harga emas Antam dibanderol Rp3.021.000 per gram.‎ Lebih murah dari sebelumnya. Mengutip dari laman Logam Mulia, Jumat (13/3/2026), emas Antam turun snigfikan sebesar Rp21.000 dari semula Rp3.042.000 menjadi Rp3.021.000 per gram.‎ Begitu pula harga beli kembali (buyback) emas Antam juga anjlok Rp21.000 menjadi Rp 2.783.000 per […]

  • Maya Watono Play Button

    Ini Dua Wanita Indonesia Paling Berpengaruh Versi Fortune

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua wanita Indonesia masuk dalam daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh di Asia 2025 versi majalah Fortune. Keduanya memiliki kiprah bisnis dan diniai dengan parameter terukur. Mengutip Bisnis.com, mereka yang ada dalam daftar dipilih karena dampaknya yang terukur, punya jangkauan strategi, dan kapasitas untuk membentuk masa depan, mencakup para pendiri, CEO, dan pemimpin C-suite […]

  • Gaji Karyawan 9 Sektor Naik 2025

    Gaji Karyawan 9 Sektor Naik 2025

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah buruh nasional tetap Rp 3,33 juta pada November 2025, sama dengan Agustus 2025. Meski demikian, terdapat sembilan sektor usaha yang memberikan gaji lebih tinggi dari rata-rata nasional. Upah tertinggi ada pada Informasi dan Komunikasi sebesar Rp 5,17 juta, diikuti Aktivitas Keuangan dan Asuransi Rp 4,97 juta, […]

  • e-Banking Bank Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Soal Rekening Terkuras Bikin Nasabah Resah

    e-Banking Bank Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Soal Rekening Terkuras Bikin Nasabah Resah

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Layanan e-banking milik Bank Jambi dilaporkan tidak dapat diakses hingga Minggu pagi. Gangguan ini memicu keresahan di kalangan nasabah, seiring beredarnya pesan berantai di sejumlah grup percakapan yang menyebut dugaan pembobolan rekening dan hilangnya saldo tabungan. Pesan berantai yang beredar luas, terutama di kalangan aparatur sipil negara dan komunitas guru di Provinsi Jambi, […]

expand_less