Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kemenhut Buka Peluang Besar Investasi Karbon, Regulasi Baru Jadi Kunci

Kemenhut Buka Peluang Besar Investasi Karbon, Regulasi Baru Jadi Kunci

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan bahwa peluang investasi di sektor kehutanan kian terbuka lebar, seiring dorongan pengembangan perdagangan karbon berstandar internasional.

Penasihat Utama Menteri Kehutanan, Edo Mahendra, mengatakan Indonesia kini memasuki fase baru dalam pengembangan pasar karbon. Menurut dia, komitmen politik pemerintah telah diterjemahkan secara konkret melalui regulasi.

“Indonesia telah memasuki babak baru dalam era pasar karbon. Kali ini, kemauan politik diterjemahkan secara jelas ke dalam produk regulasi,” ujar Edo dalam keterangannya, Senin, 25 Mei 2026.

Regulasi yang dimaksud adalah Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 6 Tahun 2026. Aturan ini menjadi fondasi dalam memperluas investasi karbon sekaligus menyederhanakan proses bisnis perdagangan karbon di sektor kehutanan.

Edo menjelaskan, regulasi tersebut disusun sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan global terhadap kredit karbon yang memiliki integritas tinggi.

Salah satu pendekatan yang diadopsi adalah skema nesting, yakni sistem yang mengintegrasikan berbagai proyek karbon agar lebih transparan dan terhindar dari penghitungan ganda.

Pendekatan ini juga dinilai penting untuk menjaga kredibilitas pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan investor internasional.

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Laksmi Wijayanti, menegaskan pemerintah membuka semua mekanisme investasi karbon, termasuk berbagai instrumen nilai ekonomi karbon.

Ia mengungkapkan sejumlah target besar yang telah dipaparkan pemerintah dalam forum iklim global, di antaranya:

  • Restorasi dan rehabilitasi 12 juta hektare lahan kritis
  • Proyek pengurangan emisi kehutanan hingga 50 juta hektare
  • Program perhutanan sosial seluas 8,3 juta hektare
  • Pengelolaan hutan adat mencapai 1,4 juta hektare

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen nasional dalam menekan emisi sekaligus menarik investasi hijau. Dengan potensi kredit karbon mencapai 13,4 miliar ton CO2 hingga 2050, nilai ekonomi yang bisa dihasilkan diperkirakan berada di kisaran Rp41,7 triliun hingga Rp127,98 triliun, tergantung harga pasar karbon global.

Direktur Bina Usaha Pemanfaatan Hutan, Ilham, menyebut penyederhanaan regulasi melalui Permenhut 6/2026 dilakukan tanpa mengorbankan kualitas kredit karbon.

“Target besar ini memang menjadi tantangan, tetapi sejalan dengan kebutuhan pasar global yang menginginkan kredit karbon berkualitas tinggi,” katanya.

Untuk memastikan kualitas, proyek karbon hutan Indonesia harus memenuhi standar internasional, termasuk Prinsip Inti Karbon (Core Carbon Principles/CCP).

Beberapa kriteria utama meliputi:

  • Additionality (manfaat tambahan nyata)
  • Perlindungan keanekaragaman hayati
  • Keterlibatan masyarakat lokal
  • Mekanisme pembagian manfaat yang adil
  • Sistem pengamanan lingkungan (safeguard)
  • Momentum Ekonomi Hijau Indonesia

Langkah pemerintah ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam pasar karbon global. Dengan luas hutan tropis yang signifikan, sektor kehutanan dinilai menjadi tulang punggung ekonomi hijau nasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) mengumumkan kabar penting terkait proyeknya di wilayah Pantai Timur, Nongsa, Batam. Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) telah resmi membatalkan alokasi lahan untuk entitas anak perusahaan, PT Warga Tri Manunggal. Melalui keterbukaan informasi, Direktur HOME, Ardi Syofyan, menjelaskan hal tersebut. Pembatalan itu […]

  • Cetak Laba Rp 47 Miliar per September 2025, Ini Strategi PPRO Genjot Kinerja Keuangan

    Cetak Laba Rp 47 Miliar per September 2025, Ini Strategi PPRO Genjot Kinerja Keuangan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT PP Properti Tbk (PPRO) mencatatkan pendapatan Rp 230 miliar hingga September 2025. Dari jumlah tersebut, laba bersih tahun berjalan mencapai Rp 47 miliar. Perusahaan properti pelat merah ini juga mencatat beban usaha Rp 39 miliar, sedikit turun dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp 40 miliar. Langkah efisiensi tersebut menjadi bagian […]

  • BEI Targetkan 50 IPO di 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Capai 19,1 Juta

    BEI Targetkan 50 IPO di 2026, Jumlah Investor Pasar Modal Capai 19,1 Juta

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 50 perusahaan akan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) pada tahun 2026. Target tersebut meningkat dibandingkan tahun ini yang diproyeksikan melampaui target awal sebanyak 45 perusahaan tercatat. Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyebut kinerja pasar modal Indonesia tetap solid di tengah dinamika ekonomi global. Hingga 24 Oktober 2025, […]

  • BSI Luncurkan BYOND by BSI Versi 1.2.0, Investasi Emas Kini Semudah Top-Up e-Wallet

    BSI Luncurkan BYOND by BSI Versi 1.2.0, Investasi Emas Kini Semudah Top-Up e-Wallet

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi merilis BYOND by BSI versi 1.2.0, sebagai bagian dari komitmen mendukung transformasi digital dan memperluas akses investasi syariah di Indonesia. Melalui pembaruan terbaru ini, BSI menghadirkan fitur unggulan Bank Emas, yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas secara digital dengan cara yang aman, syariah, dan semudah top-up e-wallet. Fitur Bank […]

  • Resep Tempoyak Khas Jambi, Fermentasi Durian dengan Rasa Unik yang Bikin Ketagihan

    Resep Tempoyak Khas Jambi, Fermentasi Durian dengan Rasa Unik yang Bikin Ketagihan

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kalau biasanya durian disajikan langsung sebagai buah segar atau dijadikan campuran es krim dan kue, di Jambi buah ini justru diolah jadi hidangan tradisional khas bernama tempoyak. Makanan satu ini terkenal dengan aroma kuat dan cita rasa asam gurih yang khas hasil dari proses fermentasi durian. Bagi masyarakat Jambi, tempoyak bukan sekadar lauk […]

  • Lokasi Kantor BPJS Ketenagakerjaan di 11 Kabupaten/Kota Jambi, Ini Daftar Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat

    Lokasi Kantor BPJS Ketenagakerjaan di 11 Kabupaten/Kota Jambi, Ini Daftar Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBI, JAMBISNIS – Masyarakat Jambi yang membutuhkan layanan jaminan sosial ketenagakerjaan perlu mengetahui lokasi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat di wilayah 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Penting bagi setiap warga untuk menemukan kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat agar mempermudah akses pelayanan administrasi dan klaim program jaminan sosial. Informasi ini penting bagi pekerja, pengusaha, dan peserta […]

expand_less