Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Dirjen Pajak Pecat 26 Pegawai karena Pelanggaran Berat, Purbaya: Era Main-Main Sudah Selesai

Dirjen Pajak Pecat 26 Pegawai karena Pelanggaran Berat, Purbaya: Era Main-Main Sudah Selesai

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat reformasi internal dengan langkah tegas. Sebanyak 26 pegawai pajak resmi dipecat karena terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat, sementara 13 lainnya masih dalam pemeriksaan atas dugaan pelanggaran etik dan integritas. Langkah bersih-bersih di tubuh otoritas pajak tak lagi bisa ditawar. Di bawah kepemimpinan baru, DJP menunjukkan ketegasan dengan memecat puluhan pegawai yang terlibat pelanggaran berat. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, era “main-main” di lingkungan pajak sudah berakhir.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Widiyanto mengungkapkan bahwa keputusan pemecatan dilakukan sejak ia menjabat pada akhir Mei 2025. Ia menilai tindakan tegas ini diperlukan demi menjaga integritas institusi perpajakan.

“Kami telah memecat 26 pegawai karena pelanggaran disiplin berat. Selain itu, 13 pegawai lain sedang diperiksa karena dugaan pelanggaran etik dan integritas,” ujar Bimo dalam peluncuran Piagam Wajib Pajak di Yogyakarta, Jumat (3/10/2025). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Dirjen Pajak tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai bagian dari reformasi besar-besaran guna memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi pajak.

“Kalau ada yang ketahuan menerima uang, ya langsung dipecat. Kita lakukan pembersihan di situ,” tegas Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Purbaya menegaskan bahwa pesan dari tindakan ini jelas: tidak ada lagi toleransi terhadap penyimpangan dan praktik korupsi di lingkungan Kementerian Keuangan.

“Pesannya jelas, sekarang bukan saatnya main-main lagi,” ujarnya.

Selain itu, Purbaya juga menekankan pentingnya perlindungan bagi wajib pajak dari potensi penyalahgunaan wewenang. Ia berencana membentuk saluran aduan khusus bagi wajib pajak yang menjadi korban pemerasan oleh oknum fiskus.

“Kalau sudah bayar pajak, jangan diganggu. Enggak ada lagi cerita pegawai pajak meras-meras wajib pajak. Nanti saya buka channel pengaduan khusus,” tegasnya di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (23/9/2025). Purbaya menambahkan, reformasi DJP tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi juga mewujudkan pelayanan pajak yang adil dan transparan.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Robert Lewandowski Segera Berakhir, Barca Buru Penyerang Baru

    Robert Lewandowski Segera Berakhir, Barca Buru Penyerang Baru

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Barcelona tengah mencari penyerang baru untuk menggantikan Robert Lewandowski. Sang striker veteran mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan performa. Musim lalu, Lewandowski tampil luar biasa dengan torehan 42 gol dari 52 laga. Ia membawa Barcelona meraih treble domestik dan mencapai semifinal Liga Champions. Namun musim ini berbeda. Striker Polandia itu baru mencetak empat gol dari […]

  • Harga Cabai Merah dan Ayam Broiler di Pasar Talang Banjar dan Kasang Turun

    Harga Cabai Merah dan Ayam Broiler di Pasar Talang Banjar dan Kasang Turun

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Kota Jambi terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar dan Pasar Rakyat Kasang tidak mengalami perubahan signifikan per Jumat (21/2/2026). Di Pasar Talang Banjar, harga beras masih bertahan di kisaran Rp 15.200 hingga Rp 15.400 per […]

  • LPS Soroti Kredit Perbankan Seret Meski DPK Tumbuh Dua Digit Sepanjang 2025

    LPS Soroti Kredit Perbankan Seret Meski DPK Tumbuh Dua Digit Sepanjang 2025

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyoroti perlambatan pertumbuhan kredit perbankan di tengah lonjakan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh dua digit sepanjang 2025. Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengatakan pertumbuhan simpanan masyarakat tercatat di atas 10 persen. Kondisi ini menunjukkan kemampuan menabung masyarakat masih relatif kuat. “Kalau kita lihat 2025, pertumbuhan dana pihak […]

  • Dikembalikan Jadi Hutan, Nusron Batalkan 1.040 SHM Tesso Nilo

    Dikembalikan Jadi Hutan, Nusron Batalkan 1.040 SHM Tesso Nilo

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memastikan telah membatalkan 1.040 sertifikat hak milik (SHM) milik masyarakat yang berdampingan dengan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelawan, Provinsi Riau, agar mengembalikannya menjadi fungsi hutan. Nusron mengatakan hal ini usai Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pindana Pertanahan (PSKP) […]

  • Bahlil: Cadangan BBM Indonesia Hanya 25 Hari

    Bahlil: Cadangan BBM Indonesia Hanya 25 Hari

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini hanya mampu bertahan sekitar 20 hingga 25 hari. Keterbatasan tersebut disebabkan oleh kapasitas penyimpanan energi yang masih terbatas. Menurut Bahlil, kemampuan daya tampung BBM di Indonesia sejak lama berada pada kisaran maksimal 25 hari. Karena itu, […]

  • Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI, Ini Strategi Solikin M Juhro

    Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI, Ini Strategi Solikin M Juhro

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi XI DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Kompleks Parlemen, Jumat (23/1/2026). Uji kelayakan dan kepatutan tersebut dimulai dari Asisten Gubernur BI, Solikin M Juhro. Dihadapan anggota Komisi XI, Solikin mengusung delapan strategi yang disingkat dengan istilah “Semangka”. Ia kemudian […]

expand_less