Daftar 10 Kementerian dengan Anggaran Terbesar dalam APBN 2026
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Kam, 22 Jan 2026
- comment 0 komentar

Badan Gizi Nasional Pimpin Daftar Penerima Anggaran Terbesar 2026
JAMBISNIS.COM – Pemerintah menetapkan alokasi anggaran bagi seluruh kementerian dan lembaga negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Ketentuan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026, yang berlaku sejak 1 Januari 2026.
Dari total belanja pemerintah pusat sebesar Rp 3.149,47 triliun, terdapat 10 kementerian dan lembaga yang memperoleh porsi anggaran terbesar. Alokasi tersebut belum termasuk dana dalam Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) senilai Rp 1.639,18 triliun.
Badan Gizi Nasional menempati posisi teratas dengan alokasi anggaran mencapai Rp 268 triliun. Besarnya anggaran ini berkaitan dengan penguatan program pemenuhan gizi nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Di posisi berikutnya, Kementerian Pertahanan memperoleh anggaran sebesar Rp 187,10 triliun, disusul Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebesar Rp 146,05 triliun. Anggaran besar juga dialokasikan untuk sektor infrastruktur dan layanan dasar, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dengan Rp 118,50 triliun dan Kementerian Kesehatan sebesar Rp 114 triliun.
Sementara itu, sektor keagamaan dan perlindungan sosial tetap mendapat porsi signifikan. Kementerian Agama memperoleh anggaran Rp 88,89 triliun, sedangkan Kementerian Sosial mendapatkan Rp 84,44 triliun.
Di bidang pendidikan, anggaran tersebar ke dua kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebesar Rp 61,87 triliun serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebesar Rp 56,68 triliun. Adapun Kementerian Keuangan memperoleh anggaran Rp 52,01 triliun.
Pemerintah menyatakan, alokasi anggaran dalam APBN 2026 diarahkan untuk memperkuat ketahanan nasional, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjaga stabilitas ekonomi dan sosial di tengah tantangan global.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar