Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Produksi Minyak Pertamina EP dan PHE Zona 4 Capai 27.643 Barel per Hari pada 2025

Produksi Minyak Pertamina EP dan PHE Zona 4 Capai 27.643 Barel per Hari pada 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Pertamina EP (PEP) bersama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Zona 4 mencatatkan peningkatan produksi minyak sepanjang 2025. Total produksi minyak mencapai 27.643 barel per hari (BOPD) atau meningkat 6,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan produksi tersebut didorong oleh optimalisasi pengelolaan lapangan migas melalui penambahan data 3D seismic serta penerapan strategi pengembangan lapangan yang terintegrasi dalam program New Area Development (NAD).

Selain itu, peningkatan produksi juga didukung kegiatan pengeboran step out, interfield, dan infill, serta pelaksanaan workover dan well intervention (WO&WI) pada sejumlah sumur produksi.

General Manager Pertamina EP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan bahwa capaian tersebut mencerminkan kinerja operasional yang terus membaik.

“Peningkatan produksi ini merupakan hasil kolaborasi seluruh fungsi dan penerapan inovasi teknologi secara konsisten,” ujar Djudjuwanto, Rabu (14/1/2026).

Seiring dengan peningkatan produksi minyak, kinerja produksi gas PEP Zona 4 juga menunjukkan hasil positif. Sepanjang 2025, produksi gas tercatat sebesar 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

Produksi minyak dan gas PEP serta PHE Zona 4 berasal dari tujuh lapangan migas yang tersebar di dua kota dan sembilan kabupaten. Seluruh hasil produksi tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan kilang domestik milik Pertamina.

Dalam mendukung keandalan operasi, PEP Zona 4 menerapkan teknologi batch drilling onshore, yaitu metode pengeboran beberapa sumur dari satu lokasi yang sama secara berurutan. Teknologi ini memungkinkan percepatan waktu pengeboran sekaligus peningkatan efisiensi biaya operasi.

Selain mencatatkan peningkatan produksi, PEP dan PHE Zona 4 juga mempertahankan kinerja keselamatan kerja tanpa kecelakaan atau zero accident sepanjang 2025. Seluruh kegiatan operasional dijalankan dengan mengedepankan prinsip kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE).

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • China Pastikan Hadir di KTT ASEAN Malaysia 2025, Bahas Hubungan Dagang dan Politik dengan AS

    China Pastikan Hadir di KTT ASEAN Malaysia 2025, Bahas Hubungan Dagang dan Politik dengan AS

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China memastikan akan mengirimkan perwakilannya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang digelar pada 26–28 Oktober 2025 di Malaysia. Meski belum mengumumkan siapa pejabat yang akan hadir, Beijing menegaskan pentingnya hubungan strategis dengan ASEAN dan negara-negara Asia Timur. “China sangat mementingkan hubungannya dengan ASEAN dan kerja sama regional. Kami juga mendukung kepemimpinan […]

  • Kampanye Natal “Wrapped in Love” The Body Shop Beri Dukungan bagi Perempuan Papua

    Kampanye Natal “Wrapped in Love” The Body Shop Beri Dukungan bagi Perempuan Papua

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – The Body Shop Indonesia meluncurkan kampanye Natal “Wrapped in Love” yang menggabungkan rilis produk edisi khusus dengan inisiatif sosial untuk pemberdayaan perempuan di Papua. Lewat program ini, sebanyak 5 persen dari total penjualan Christmas Gift akan disalurkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan di Namatota, Papua Barat Daya. Head of Marketing & E-Commerce The […]

  • Harga Emas Perhiasan di Jambi Naik Jadi Rp8,65 Juta per Mayam, Emas Antam Tembus Rp2,72 Juta per Gram

    Harga Emas Perhiasan di Jambi Naik Jadi Rp8,65 Juta per Mayam, Emas Antam Tembus Rp2,72 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan di Jambi kembali mengalami kenaikan pada Selasa (16/6/2026). Berdasarkan pantauan di pasar lokal, harga emas perhiasan kini mencapai Rp8.650.000 per mayam. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas perhiasan berada di kisaran Rp8.150.000 per mayam. Kenaikan ini membuat nilai emas perhiasan di Jambi berada di kisaran Rp15 juta lebih per […]

  • IMF hingga Bank Dunia Kompak Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Bawah 5 Persen, di Bawah Target Pemerintah

    IMF hingga Bank Dunia Kompak Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Bawah 5 Persen, di Bawah Target Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah lembaga keuangan internasional seperti IMF, Bank Dunia, OECD, dan Japan Credit Rating Agency (JCR) kompak memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 di bawah 5 persen, lebih rendah dari target pemerintah yang menargetkan pertumbuhan minimal di angka tersebut. Kekhawatiran perlambatan ekonomi global akibat ketidakpastian perdagangan, tarif impor Amerika Serikat, dan lemahnya permintaan ekspor […]

  • Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

    Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi) menolak keras rencana pemerintah menambah layer tarif cukai rokok yang tengah disiapkan oleh Kementerian Keuangan. Asosiasi yang menaungi perusahaan rokok kecil dan menengah itu menilai kebijakan tersebut berpotensi merugikan industri rokok legal dan justru menguntungkan peredaran rokok ilegal. Ketua Formasi, Heri Susianto, mengatakan penambahan layer tarif cukai […]

  • Rupiah Tetap Diposisi Rp16.583 per Dolar AS

    Rupiah Tetap Diposisi Rp16.583 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Nilai tukar rupiah dibuka datar pada perdagangan hari ini, Selasa (7/10/2025). Rupiah tetap diposisi Rp16.583 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.583 per dolar AS. Sementara itu, sejumlah mata uang kawasan Asia Pasifik dibuka bervariasi. Mata uang yen Jepang dibuka melemah 0,09%, lalu dolar Hong Kong stagnan, dolar Singapura melemah 0,01%, dolar […]

expand_less