Senin, 27 Jul 2026
light_mode
Beranda » Properti » Aksi Profit Taking Tekan KOSPI, Saham Samsung dan SK Hynix Kompak Turun

Aksi Profit Taking Tekan KOSPI, Saham Samsung dan SK Hynix Kompak Turun

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bursa saham Korea Selatan ditutup melemah pada perdagangan Rabu (22/4/2026), seiring aksi ambil untung investor setelah reli kuat yang dipimpin saham sektor semikonduktor. Mengacu data Reuters, indeks acuan KOSPI turun 19,55 poin atau 0,31% ke level 6.368,92. Padahal sehari sebelumnya, indeks ini sempat mencetak rekor tertinggi.

Analis Kiwoom Securities, Han Ji-young, menilai pergerakan pasar saat ini menunjukkan pola rotasi sektor di tengah aksi ambil untung jangka pendek.

“Pasar bergerak dalam fase rotasi untuk meredam tekanan setelah reli yang berkelanjutan,” ujarnya.

Saham-saham semikonduktor yang sebelumnya menjadi motor penguatan justru terkoreksi. Saham Samsung Electronics turun 0,91%, sementara SK Hynix melemah 0,86% setelah mencetak rekor pada sesi sebelumnya.

Pelaku pasar juga mencermati rencana rilis laporan keuangan kuartal I dari SK Hynix dalam pekan ini, yang dinilai dapat memengaruhi arah pergerakan saham sektor chip.

Di sektor lain, saham LG Energy Solution justru menguat 1,05%. Sementara saham otomotif seperti Hyundai Motor dan Kia Corporation masing-masing turun 2,38% dan 1,13%.

Adapun saham POSCO Holdings melemah 1,42%, sedangkan Samsung Biologics naik tipis 0,06%.

Secara keseluruhan, dari 906 saham yang diperdagangkan, sebanyak 289 saham menguat dan 578 saham melemah, mencerminkan tekanan jual yang masih dominan di pasar.

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih senilai 457,2 miliar won atau sekitar US$38,69 juta, yang turut menekan pergerakan indeks.

Di pasar valuta asing, won Korea Selatan menguat tipis 0,10% terhadap dolar AS ke level 1.478,2. Sementara di pasar obligasi, yield obligasi pemerintah tenor tiga tahun naik menjadi 3,363% dan tenor 10 tahun ke level 3,693%.

Selain itu, data ekonomi terbaru menunjukkan harga produsen di Korea Selatan mengalami kenaikan tertinggi dalam lebih dari tiga tahun pada Maret 2026. Kenaikan ini didorong lonjakan harga minyak global di tengah ketegangan geopolitik kawasan Timur Tengah.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Obat Tradisional Asam Lambung Naik, Jahe hingga Kunyit Bisa Jadi Solusi Alami

    9 Obat Tradisional Asam Lambung Naik, Jahe hingga Kunyit Bisa Jadi Solusi Alami

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asam lambung naik atau Gastroesophageal reflux disease sering menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti perih di dada, mual, hingga sensasi terbakar di tenggorokan. Selain obat medis, sejumlah bahan alami dapat digunakan sebagai alternatif untuk membantu meredakan gejala. Berbagai obat tradisional ini umumnya bekerja dengan cara menekan produksi asam atau menenangkan iritasi pada lambung. Namun, […]

  • WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS mulai Senin (16/3/2026). Kebijakan ini berlaku selama lima hari guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah tambahan hari libur bagi ASN, melainkan pengaturan fleksibilitas kerja […]

  • Harga emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Kompak Stabil

    Harga emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Kompak Stabil

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dari produk Galeri24 dan UBS di Pegadaian hari ini terpantau stabil. Dilansir dari laman resmi Pegadaian, Senin (9/2/2026), nilai harga emas kedua produk tersebut tak bergerak dari harga yang tertera di laman resmi kemarin pagi. Untuk gramasi 1 gram, harga emas Galeri 24 masih berada di angka Rp2.958.000. Sementara UBS masih […]

  • UMP 2026 Belum Jelas, Indeks Penghitungan Dinilai Terlalu Kecil

    UMP 2026 Belum Jelas, Indeks Penghitungan Dinilai Terlalu Kecil

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang pengumuman upah minimum provinsi atau UMP 2026, beredar kabar ada perubahan nilai indeks dalam penghitungan rumus UMP. Indeks yang disebut dengan indeks tertentu tersebut sejatinya merupakan hak prerogatif Presiden. “Indeks tertentu adalah hak prerogatif presiden, bukan diputuskan oleh sekumpulan orang di luar mandat konstitusi. Jika indeks tertentu diturunkan, artinya Menaker justru melindungi […]

  • Harga Perak Antam Merosot Tajam, Segini Harga Terbarunya

    Harga Perak Antam Merosot Tajam, Segini Harga Terbarunya

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam masih belum membaik juga. Hari ini harganya rontok parah. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, Kamis (12/3/2026), harga perak Antam turun hingga Rp2.100 ke level Rp53.300 per gram. Selain perak per gram, Antam juga menawarkan perak dalam bentuk batangan yang dapat menjadi alternatif investasi menarik. Perak batangan Antam diproduksi […]

  • Harga Perak Antam Kembali Melesat, Cek Disini

    Harga Perak Antam Kembali Melesat, Cek Disini

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam terpantau menguat pada Senin (16/3/2026). Kenaikan harga perak Antam ini sejalan dengan harga perak dunia. Namun, berlawanan dengan harga emas Antam yang ambrol. Mengutip logammulia.com, harga perak Antam naik Rp350. Kini, harga perak Antam ditetapkan menjadi Rp51.200 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam dibanderol Rp50.850 per […]

expand_less