Selasa, 19 Mei 2026
light_mode
Beranda » Properti » Rumah Makin Terjangkau! Skema KPR 40 Tahun Tekan Cicilan ke Rp700 Ribuan

Rumah Makin Terjangkau! Skema KPR 40 Tahun Tekan Cicilan ke Rp700 Ribuan

  • account_circle -
  • calendar_month 13 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sejumlah asosiasi pengembang perumahan memberikan dukungan penuh terhadap skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan tenor hingga 40 tahun.

Kebijakan ini dinilai strategis untuk memperluas akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memiliki hunian layak sekaligus menekan angka backlog perumahan nasional.

Ketua Umum Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto, menyatakan bahwa tenor panjang merupakan langkah konstruktif untuk mengatasi backlog perumahan yang saat ini diperkirakan mencapai 9,9 juta hingga 15 juta unit. Menurutnya, durasi pinjaman yang lebih lama secara otomatis akan meringankan beban pengeluaran bulanan masyarakat.

“Panjangnya tenor ini akan menurunkan angsuran, sehingga semakin banyak masyarakat untuk bisa mengakses rumah itu,” ujar Joko dilansir dari Antara, Selasa (19/5/2026).

Senada dengan REI, Ketua Umum Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra), Ari Tri Priyono, mengungkapkan bahwa skema ini memberikan dampak signifikan pada nilai cicilan. Ia memberikan ilustrasi penurunan angka kredit yang cukup tajam bagi konsumen.

“Yang dulu angsurannya Rp1,1 juta sampai Rp1,2 juta, ketika 40 tahun tinggal Rp700 ribuan,” kata Ari.

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, menjelaskan bahwa skema ini dirancang khusus untuk menjangkau pekerja dengan pendapatan rendah, termasuk sektor pertanian yang rata-rata penghasilannya berada di angka Rp2,43 juta per bulan. Dengan cicilan di angka Rp700 ribuan, beban kredit hanya memakan sekitar 30-33% dari pendapatan mereka.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa tenor 40 tahun ini akan menjadi salah satu opsi fleksibel bagi masyarakat. “Nanti tetap dikasih pilihan masyarakat apakah mau 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, 25 tahun, 30 tahun sampai 40 tahun,” pungkasnya.

Pemerintah sendiri menargetkan pembiayaan 350 ribu unit rumah subsidi melalui program FLPP pada tahun 2026.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raksasa makanan dan minuman global Nestlé SA akan memangkas 16.000 karyawan di seluruh dunia sebagai bagian dari strategi efisiensi biaya di bawah kepemimpinan CEO barunya, Philipp Navratil. Langkah ini menjadi upaya perusahaan untuk memangkas pengeluaran dan mengembalikan kepercayaan investor. Navratil menyebutkan bahwa target penghematan biaya perusahaan dinaikkan menjadi 3 miliar franc Swiss (setara […]

  • Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    Dilema UMKM Perempuan: Keuntungan Usaha Masih Tercampur dengan Kebutuhan Rumah Tangga

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lebih dari 100 pelaku UMKM memadati Gedung PLUT Kabupaten Pacitan untuk mengikuti pelatihan wirausaha dan literasi finansial yang digelar Kementerian UMKM bersama ShopeePay dan SeaBank. Mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan kemampuan mengelola usaha, termasuk memisahkan keuangan bisnis dari kebutuhan rumah tangga sebuah dilema yang hingga kini masih kerap terjadi […]

  • Resmi! Formula Kenaikan UMP 2026 Ditetapkan, Gubernur Wajib Umumkan Sebelum 24 Desember

    Resmi! Formula Kenaikan UMP 2026 Ditetapkan, Gubernur Wajib Umumkan Sebelum 24 Desember

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengupahan yang menjadi dasar penentuan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026. Dalam aturan tersebut, gubernur di seluruh Indonesia diwajibkan menetapkan besaran UMP paling lambat 24 Desember 2025. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa penyusunan PP Pengupahan telah melalui kajian panjang dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pengusaha […]

  • Usai Cetak Rekor, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.596.000 per Gram

    Usai Cetak Rekor, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.596.000 per Gram

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Usai cetak rekor, kini Harga emas Antam mengalami penurunan. Berdasarkan data resmi dari laman logammulia.com pada Senin (29/12/2025), emas Antam mengalami koreksi sebesar Rp9.000 menjadi Rp2.596.000 per gram. Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya emas Antam sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level Rp2.605.000 per gram pada Sabtu (27/12). Sejalan dengan pergerakan harga […]

  • Harga Batubara Acuan Terbaru, Capai 104,03 Dolar AS per Ton

    Harga Batubara Acuan Terbaru, Capai 104,03 Dolar AS per Ton

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah rencana pemerintah untuk memangkas target produksi batu bara, harga batubara acuan (HBA) periode kedua Januari 2026 mengalami kenaikan. Kecuali, batubara I (HBA I) yang harganya mengalami penurunan tipis. Mengutip Keputusan Menteri ESDM, harga tertinggi batubara dalam negeri di angka 104,03 dolar AS per ton. Harga tersebut merupakan batubara dengan kandungan 6.322 […]

  • Dukung Implementasi Transisi Energi, BEI Jadi Tuan Rumah ASEAN Climate Forum 2026

    Dukung Implementasi Transisi Energi, BEI Jadi Tuan Rumah ASEAN Climate Forum 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengambil peran strategis dalam mendorong implementasi keuangan berkelanjutan dan perdagangan karbon dengan menjadi salah satu penyelenggara Asean Climate Forum (ACF) 2026 pada Rabu (11/2) di Main Hall BEI. Forum yang diinisiasi oleh ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) dan ASEAN Alliance on Carbon Markets (AACM) ini terselenggara dengan […]

expand_less