Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Properti » Rumah Makin Terjangkau! Skema KPR 40 Tahun Tekan Cicilan ke Rp700 Ribuan

Rumah Makin Terjangkau! Skema KPR 40 Tahun Tekan Cicilan ke Rp700 Ribuan

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sejumlah asosiasi pengembang perumahan memberikan dukungan penuh terhadap skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan tenor hingga 40 tahun.

Kebijakan ini dinilai strategis untuk memperluas akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memiliki hunian layak sekaligus menekan angka backlog perumahan nasional.

Ketua Umum Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto, menyatakan bahwa tenor panjang merupakan langkah konstruktif untuk mengatasi backlog perumahan yang saat ini diperkirakan mencapai 9,9 juta hingga 15 juta unit. Menurutnya, durasi pinjaman yang lebih lama secara otomatis akan meringankan beban pengeluaran bulanan masyarakat.

“Panjangnya tenor ini akan menurunkan angsuran, sehingga semakin banyak masyarakat untuk bisa mengakses rumah itu,” ujar Joko dilansir dari Antara, Selasa (19/5/2026).

Senada dengan REI, Ketua Umum Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra), Ari Tri Priyono, mengungkapkan bahwa skema ini memberikan dampak signifikan pada nilai cicilan. Ia memberikan ilustrasi penurunan angka kredit yang cukup tajam bagi konsumen.

“Yang dulu angsurannya Rp1,1 juta sampai Rp1,2 juta, ketika 40 tahun tinggal Rp700 ribuan,” kata Ari.

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, menjelaskan bahwa skema ini dirancang khusus untuk menjangkau pekerja dengan pendapatan rendah, termasuk sektor pertanian yang rata-rata penghasilannya berada di angka Rp2,43 juta per bulan. Dengan cicilan di angka Rp700 ribuan, beban kredit hanya memakan sekitar 30-33% dari pendapatan mereka.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa tenor 40 tahun ini akan menjadi salah satu opsi fleksibel bagi masyarakat. “Nanti tetap dikasih pilihan masyarakat apakah mau 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, 25 tahun, 30 tahun sampai 40 tahun,” pungkasnya.

Pemerintah sendiri menargetkan pembiayaan 350 ribu unit rumah subsidi melalui program FLPP pada tahun 2026.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ternyata Hal Ini yang Membuat Indef Ingatkan Danantara

    Ternyata Hal Ini yang Membuat Indef Ingatkan Danantara

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai pemerintah perlu menghadirkan skema berbagi risiko yang konkret yang menjamin pendapatan program makan bergizi gratis (MBG) dapat diprediksi. Dengan begitu, proyek ini dapat masuk kategori bankable. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufikurahman menyampaikan skema yang konkret dibutuhkan mengingat bank memerlukan kestabilan […]

  • Menkeu Purbaya Tarik Rp 75 Triliun Dana Pemerintah dari Bank, Dialihkan ke Belanja Rutin K/L

    Menkeu Purbaya Tarik Rp 75 Triliun Dana Pemerintah dari Bank, Dialihkan ke Belanja Rutin K/L

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menarik kembali dana pemerintah berupa Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 75 triliun yang sebelumnya ditempatkan di perbankan. Dana tersebut selanjutnya dialihkan untuk membiayai belanja rutin kementerian dan lembaga (K/L) agar dapat langsung masuk ke sistem perekonomian. Purbaya menjelaskan, dana yang ditarik merupakan penempatan SAL pada kloter kedua, […]

  • Purbaya dan MenPANRB Bahas Strategi Strategic Diamond untuk Sukseskan Program Prabowo

    Purbaya dan MenPANRB Bahas Strategi Strategic Diamond untuk Sukseskan Program Prabowo

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini membahas penguatan sinkronisasi kebijakan pemerintah melalui pendekatan Strategic Diamond untuk mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Senin (29/12/2025), sebagai bagian dari upaya memastikan arah pembangunan nasional berjalan […]

  • Pemerintah Perkuat Skema Penugasan Khusus Ekspor untuk Lindungi Eksportir di Tengah Gejolak Global

    Pemerintah Perkuat Skema Penugasan Khusus Ekspor untuk Lindungi Eksportir di Tengah Gejolak Global

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperkuat skema Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sebagai upaya melindungi sekaligus mendorong kinerja eksportir nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya risiko geopolitik yang memicu gangguan rantai pasok serta fluktuasi pasar internasional. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menegaskan pendekatan adaptif diperlukan agar pelaku usaha tetap mampu bersaing. Direktur Pengelolaan […]

  • Turun Rp15.000 Lagi, Emas Antam Kian Tergerus!

    Turun Rp15.000 Lagi, Emas Antam Kian Tergerus!

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali menunjukkan pelemahan pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Logam mulia ini tercatat turun cukup tajam sebesar Rp15.000 per gram. Penurunan ini menjadi hari kedua secara beruntun dengan besaran koreksi yang sama, menandakan tekanan di pasar emas masih cukup kuat. Kini harga emas Antam menjadi Rp2.630.000 per gram dari sebelumnya Rp2.645.000. […]

  • Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Kolom Letusan Tertinggi Capai 1 Kilometer

    Gunung Semeru Erupsi 6 Kali, Kolom Letusan Tertinggi Capai 1 Kilometer

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami enam kali erupsi pada Senin (19/1/2026). Tinggi kolom letusan bervariasi antara 300 meter hingga 1 kilometer di atas puncak. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, melaporkan erupsi pertama terjadi pada pukul 00.22 WIB dan berlanjut pada pukul 00.36 WIB, […]

expand_less