Selasa, 19 Mei 2026
light_mode
Beranda » Properti » Pasar Ritel Menguat, Brand Asing Ramai Masuk Indonesia: Terapkan Pop-up Store dan Konsep Omnichannel

Pasar Ritel Menguat, Brand Asing Ramai Masuk Indonesia: Terapkan Pop-up Store dan Konsep Omnichannel

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sektor properti ritel di Indonesia tengah mengalami transformasi signifikan. Fenomena penutupan gerai-gerai besar dan department store seperti Transmart dan Sogo di beberapa lokasi bukan pertanda kemunduran, melainkan indikasi kuat adanya pergeseran preferensi konsumen dan evolusi model bisnis ritel.

Di tengah perubahan ini, Indonesia, khususnya Jakarta, menawarkan pangsa pasar yang menarik bagi masuknya brand-brand asing baru, terutama dari China, Jepang, Korea, dan bahkan Eropa.

Managing Director CBRE Indonesia Angela Wibawa menuturkan, department store konvensional kini menghadapi tantangan. Konsumen, terutama generasi muda (Gen Z dan Millennial), tidak lagi menjadikan department store sebagai tujuan utama berbelanja.

“Konsumen menilai pengalaman berbelanja di department store sudah tidak sesuai lagi dengan kekinian,” ujar Angela dikutip dari Kompas, Kamis (20/11/2025).

Sebagai gantinya, ritel bergerak ke model yang lebih spesialis, seperti pop-up store dan konsep omnichannel, serta bangunan ritel stand-alone (berdiri sendiri di luar mal). Ritel modern kini juga cenderung mendekatkan diri ke konsumen, bahkan hingga ke tingkat kabupaten, seperti yang terlihat pada pertumbuhan mini-market atau ritel pasar kecil.

“Tujuannya adalah mengurangi jarak akses, menghemat waktu tempuh (commute), dan mengatasi kemacetan,” Senior Director, Co-Head of Office Services di CBRE Indonesia Albert Dwiyanto.

Salah satu tren signifikan adalah ritel yang sebelumnya dominan di mal, seperti farmasi dan beberapa merek, kini memilih buka di lokasi stand alone untuk mendekatkan diri ke konsumen dan mengantisipasi perubahan perilaku.

Daya tarik utama Indonesia, khususnya Jakarta, terletak pada kekuatan pasar domestik yang besar, bukan semata-mata turis internasional. Mayoritas konsumen di kota-kota besar adalah Generasi Z dan Gen Y (Millennial), yang memiliki preferensi dan gaya belanja berbeda.

Juaranya Walaupun kunjungan wisatawan mancanegara di Jakarta relatif kecil, kedatangan turis domestik (domestic arrival) ke Jakarta mengalami peningkatan drastis, jauh di atas angka sebelum Covid-19. Turis domestik, termasuk ASN dan masyarakat daerah, menjadikan mal sebagai salah satu destinasi utama saat berkunjung ke Jakarta.

“Peningkatan ini menciptakan peluang besar bagi ritel yang perlu didorong dan dimanfaatkan, serupa dengan peran sektor ritel dalam mendongkrak perekonomian di Thailand,” timpal Head of Research CBRE Indonesia Anton Sitorus.

Dengan demikian, pasar ritel di Indonesia sangat didorong oleh local spending dan volume kedatangan domestik yang tinggi, menjadikannya pasar yang solid dan menarik bagi ekspansi brand.

Brand Asing Baru

Dalam konteks pergeseran perilaku dan pasar yang kuat ini, wajar jika ada pergerakan “pergantian pemain” (shifting brand).

CBRE Inonesia mengungkapkan, dalam waktu dekat akan masuk brand-brand asing baru untuk menggantikan atau mengisi ceruk pasar yang ditinggalkan department store yang tutup.

“Ini bukan sekadar rumor, melainkan respons alami terhadap tren,” imbuh Albert.

Penutupan beberapa chain ritel besar seperti Sogo di luar negeri atau Transmart di Indonesia membuka ruang di lokasi-lokasi strategis yang sangat menarik bagi brand lain.

Masuknya specialty store di saat beberapa ritel lain tutup adalah contoh nyata shifting brand ini. Dan brand asing yang masuk akan berfokus pada model ritel yang sedang tren: spesialisasi, konsep unik, dan stand-alone building.

“Konsep stand-alone ini secara langsung mendorong peningkatan permintaan ruko (rumah toko) atau bangunan komersial mandiri, terutama di lokasi dengan trafik yang bagus. Brand asing dapat memanfaatkan tren ini untuk ekspansi cepat di berbagai area tanpa bergantung pada slot di mal,” papar Albert.

Menurutnya, konsumen mencari pengalaman yang menyenangkan (happy) bahkan untuk pengeluaran kecil seperti hanya membeli kopi atau makanan. Brand asing yang menawarkan konsep pengalaman, komunitas, atau spesialisasi, bukan kebutuhan bulanan ala supermarket besar, akan lebih diminati.

Dengan fundamental pasar yang kuat, demografi muda, spending domestik yang tinggi, dan permintaan untuk konsep ritel yang lebih modern dan efisien, Indonesia merupakan destinasi yang sangat menjanjikan bagi brand-brand asing yang ingin melakukan ekspansi. Regulasi dan insentif, terutama terkait tata ruang kota dan perizinan, diharapkan dapat lebih mendukung sektor komersial ini untuk memaksimalkan potensi investasi.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Ditutup Melemah 0,64% ke Level 8.212 Jelang Libur Imlek

    IHSG Ditutup Melemah 0,64% ke Level 8.212 Jelang Libur Imlek

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah pada perdagangan Jumat (13/2/2026) seiring meningkatnya aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 53,08 poin atau 0,64 persen ke posisi 8.212,27. Sementara indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan ikut […]

  • Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

    Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan pada Minggu (22/2/2026) terpantau relatif stabil. Sejumlah gerai emas ritel, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, belum melakukan penyesuaian harga yang signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Stabilnya harga emas perhiasan terjadi di tengah pergerakan harga emas batangan yang cenderung menguat. Kondisi ini membuat pelaku usaha perhiasan memilih menahan harga jual agar […]

  • IHSG Melemah ke 7.095 pada Sesi I, Saham JPFA, ADRO, dan AMRT Jadi Top Losers LQ45

    IHSG Melemah ke 7.095 pada Sesi I, Saham JPFA, ADRO, dan AMRT Jadi Top Losers LQ45

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah pada sesi pertama perdagangan Selasa, 28 April 2026. Indeks turun 10,93 poin atau 0,15 persen ke level 7.095,58 di tengah tekanan mayoritas sektor. Data perdagangan menunjukkan pergerakan pasar cenderung fluktuatif. Sebanyak 312 saham menguat, sementara 340 saham melemah dan 161 saham bergerak stagnan. Pelemahan indeks […]

  • Jelang Perayaan tahun Baru 2026 Jambi Diguyur Hujan

    Jelang Perayaan tahun Baru 2026 Jambi Diguyur Hujan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di Provinsi Jambi pada hari ini diprakirakan masih didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sejumlah wilayah bahkan berpotensi mengalami hujan disertai petir, terutama pada siang hingga malam hari. Berdasarkan prakiraan cuaca, Kota Jambi berpotensi mengalami hujan petir dengan suhu berkisar 23–31 derajat Celsius dan tingkat kelembapan mencapai 70–98 persen. Kondisi […]

  • Sandiaga Uno Ajak Pemuda Jambi Ciptakan Lapangan Kerja Lewat Rejuvenasi Gerakan

    Sandiaga Uno Ajak Pemuda Jambi Ciptakan Lapangan Kerja Lewat Rejuvenasi Gerakan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sandiaga Salahuddin Uno mengajak pemuda di Provinsi Jambi untuk memanfaatkan momentum Rejuvenasi Gerakan sebagai sarana menciptakan lapangan kerja baru di tengah dinamika ekonomi dan perkembangan teknologi. Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut menilai inisiatif yang digagas Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, menjadi langkah strategis dalam menyatukan kekuatan generasi muda dan […]

  • Harga Minyak dan Batu Bara Menguat di Tengah Pelemahan CPO dan Timah

    Harga Minyak dan Batu Bara Menguat di Tengah Pelemahan CPO dan Timah

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga berbagai komoditas dunia ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (29/10/2025) waktu setempat. Penguatan tercatat pada komoditas energi seperti minyak mentah dan batu bara, sementara Crude Palm Oil (CPO) dan timah justru melemah di tengah tekanan pasar global. Pergerakan ini menunjukkan dinamika pasar komoditas yang masih dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global, arah kebijakan suku […]

expand_less