BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Salurkan Rp2,3 Triliun Awal 2026
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 12 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Sepanjang Januari hingga Februari 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan KPP senilai Rp2,30 triliun kepada 17.443 debitur.
JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat. Hal itu dilakukan melalui optimalisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) guna mendukung Program 3 Juta Rumah.
Sepanjang Januari hingga Februari 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan KPP senilai Rp2,30 triliun kepada 17.443 debitur. Realisasi tersebut setara dengan 28,75 persen dari target penyaluran KPP BRI pada 2026 yang dipatok sebesar Rp8 triliun.
Dengan capaian itu, BRI tercatat sebagai bank dengan penyaluran KPP terbesar secara nasional dengan kontribusi sekitar 52,2 persen dari total penyaluran program tersebut.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan optimalisasi penyaluran KPP merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurut dia, target penyaluran KPP sebesar Rp8 triliun pada tahun ini didukung oleh kekuatan fundamental BRI, termasuk basis nasabah yang luas dan jaringan layanan yang menjangkau hingga daerah terpencil.
“Dengan demikian, pembiayaan sektor perumahan, termasuk bagi pelaku UMKM di rantai pasok konstruksi, dapat tersalurkan secara lebih merata dan efektif,” ujar Hery.
Ia menjelaskan, penguatan pembiayaan di sektor perumahan tidak hanya difokuskan pada pembelian rumah oleh masyarakat, tetapi juga pada sisi produksi.
Pembiayaan juga diarahkan untuk mendukung pelaku usaha bahan bangunan, kontraktor skala kecil, hingga distributor di daerah. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem perumahan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya ungkit ekonomi daerah.
Apresiasi terhadap kinerja BRI juga disampaikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.
Ia menilai peran BRI sangat strategis dalam memastikan keberhasilan program perumahan rakyat, termasuk dalam optimalisasi KUR Perumahan atau KPP.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BRI atas komitmennya dalam memastikan KUR Perumahan terserap dengan sangat baik. Hingga saat ini, BRI merupakan bank penyalur terbesar KUR Perumahan,” ujar Maruarar.
Menurut dia, dukungan perbankan sangat penting untuk memperkuat program pembangunan perumahan bagi masyarakat. Kredit Program Perumahan merupakan fasilitas pembiayaan investasi dan modal kerja yang mendapatkan subsidi pemerintah.
Program ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung kepemilikan rumah masyarakat, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi di sektor konstruksi dan bahan bangunan.
Melalui skema tersebut, pemerintah berharap tercipta efek berganda atau multiplier effect yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Ke depan, BRI menyatakan akan terus mengakselerasi penyaluran KPP dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta manajemen risiko yang terukur.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi BRI sebagai pemimpin penyaluran kredit perumahan nasional sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar