Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Burgo Makanan Khas Palembang: Sejarah, Filosofi, dan Resep Lengkap Adonan serta Kuah Gurihnya

Burgo Makanan Khas Palembang: Sejarah, Filosofi, dan Resep Lengkap Adonan serta Kuah Gurihnya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kalau ngomongin kuliner khas Palembang, kebanyakan orang langsung ingat pempek. Padahal, ada satu hidangan tradisional yang nggak kalah lezat dan sarat makna, yaitu burgo. Makanan khas Palembang ini punya cita rasa gurih dengan kuah santan putih yang lembut dan bikin nagih, apalagi disantap saat sarapan atau berbuka puasa.

Sejarah Burgo, Warisan Kuliner Palembang

Burgo sudah ada sejak masa Kesultanan Palembang Darussalam sekitar abad ke-17. Saat itu, beras mulai masuk ke wilayah Palembang dari Jawa dan Siam.

Sebelumnya, masyarakat setempat lebih banyak mengonsumsi sagu. Cara memasaknya pun mirip: direndam, dihaluskan, lalu digulung. Dari situlah muncul inovasi membuat adonan berbahan tepung beras yang dimasak tipis seperti dadar, kemudian digulung.

Karena gulungan tersebut cenderung hambar, dibuatlah kuah santan berbumbu dengan tambahan ikan gabus. Perpaduan inilah yang akhirnya melahirkan burgo, yang juga dikenal sebagai bubur sego.

Menariknya, pada tahun 2021 burgo resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Penetapan ini menjadi langkah penting untuk melestarikan kuliner tradisional khas Palembang agar tidak diklaim negara lain.

Ciri Khas Burgo yang Bikin Nagih

Burgo terbuat dari adonan tepung beras yang dimasak tipis seperti dadar, lalu digulung dan dipotong-potong. Setelah itu, potongan burgo disiram kuah santan putih yang gurih, biasanya ditambah potongan telur rebus.

Teksturnya lembut, kuahnya creamy dengan aroma rempah yang khas. Nggak heran kalau burgo sering hadir saat hajatan, syukuran, hingga bulan Ramadan sebagai menu berbuka puasa.

Buat kamu yang penasaran dan ingin coba bikin sendiri di rumah, berikut resep lengkap adonan dan kuah burgo.

  • 1. Bahan Adonan Burgo
  • 500 gram tepung beras
  • 3 sdm tepung sagu/tapioka
  • 1.600 ml air
  • 1 sdt garam

Cara Membuat Adonan:

  • Siapkan air mendidih, lalu seduh setengah bagian tepung beras. Aduk hingga rata.
  • Masukkan sisa tepung beras dan tepung tapioka, aduk sampai adonan halus.
  • Panaskan wajan anti lengket dan olesi sedikit minyak.
  • Tuang adonan tipis seperti membuat dadar.
  • Setelah matang, angkat lalu gulung.
  • Potong-potong sekitar 2 cm, sisihkan.

2. Bahan Kuah Burgo

  • 250 gram ikan gabus
  • 5 sdm santan
  • 4 lembar daun salam
  • 2 batang serai (geprek)
  • 2 cm lengkuas (geprek)
  • 6 siung bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 1½ sdt ketumbar
  • 2 cm jahe
  • 2 butir kemiri
  • Garam dan penyedap secukupnya
  • 1,5 liter air

Cara Membuat Kuah:

  • Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, jahe, dan kemiri.
  • Tumis bumbu hingga harum.
  • Masukkan daun salam, serai, dan lengkuas.
  • Tambahkan air, santan, dan ikan gabus.
  • Beri garam serta penyedap secukupnya.
  • Masak hingga ikan matang dan kuah mengental.

Sajikan potongan burgo dalam mangkuk, lalu siram dengan kuah santan panas. Tambahkan potongan telur rebus jika suka.

Filosofi di Balik Proses Memasak Burgo

Burgo bukan sekadar makanan, tapi juga simbol kesabaran. Proses memasaknya harus satu per satu saat membuat dadar tipisnya. Dibutuhkan ketelatenan agar hasilnya rapi dan tidak sobek.

Perpaduan antara kelapa (santan) dan ikan gabus juga melambangkan kesatuan yang utuh setelah melalui proses panjang. Dari bahan sederhana, lahirlah sajian istimewa yang penuh makna.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dikembalikan Jadi Hutan, Nusron Batalkan 1.040 SHM Tesso Nilo

    Dikembalikan Jadi Hutan, Nusron Batalkan 1.040 SHM Tesso Nilo

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memastikan telah membatalkan 1.040 sertifikat hak milik (SHM) milik masyarakat yang berdampingan dengan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelawan, Provinsi Riau, agar mengembalikannya menjadi fungsi hutan. Nusron mengatakan hal ini usai Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pindana Pertanahan (PSKP) […]

  • Blak-blakan! Pope Leo XIV Tolak Perang, Donald Trump Tak Terima

    Blak-blakan! Pope Leo XIV Tolak Perang, Donald Trump Tak Terima

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan antara pemimpin Gereja Katolik Pope Leo XIV dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kian memanas di tengah konflik geopolitik global yang terus bereskalasi. Paus Leo XIV menegaskan bahwa Gereja memiliki “kewajiban moral” untuk menentang perang dan menyerukan perdamaian. Pernyataan tersebut disampaikan dalam perjalanan menuju Aljazair, saat konflik di Timur Tengah masih berlangsung […]

  • Efek Samping Cuci Darah pada Pasien Gagal Ginjal Kronis, dari Hipotensi hingga Infeksi

    Efek Samping Cuci Darah pada Pasien Gagal Ginjal Kronis, dari Hipotensi hingga Infeksi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prosedur cuci darah atau Dialisis menjadi terapi utama bagi pasien Gagal Ginjal Kronis stadium akhir. Meski efektif menggantikan sebagian fungsi ginjal, tindakan ini tidak lepas dari berbagai efek samping yang perlu diwaspadai. Secara umum, pasien yang menjalani dialisis kerap mengalami kelelahan berkepanjangan. Kondisi ini muncul akibat perubahan keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh […]

  • Bukan Cuma Cegah Banjir, Danau Kajang Lako Dibidik Jadi Pusat Ekonomi Baru Kota Jambi

    Bukan Cuma Cegah Banjir, Danau Kajang Lako Dibidik Jadi Pusat Ekonomi Baru Kota Jambi

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Danau buatan atau kolam retensi Kajang Lako di Kota Jambi tak sekadar disiapkan untuk mengendalikan banjir. Kawasan seluas hampir sembilan hektare di belakang Kantor Wali Kota Jambi itu diproyeksikan menjadi pusat ekonomi baru dengan menghadirkan sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyiapkan dua kawasan khusus untuk lapak UMKM. […]

  • Purbaya Kucurkan Tambahan DAU Rp7,6 Triliun untuk THR dan Gaji ke-13 Guru ASN

    Purbaya Kucurkan Tambahan DAU Rp7,6 Triliun untuk THR dan Gaji ke-13 Guru ASN

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menambah dana alokasi umum (DAU) kepada pemerintah daerah sebesar Rp7,66 triliun pada tahun anggaran 2025. Tambahan anggaran tersebut ditujukan khusus untuk mendukung pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi guru aparatur sipil negara (ASN) di daerah. Kebijakan itu ditetapkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor […]

  • 5 Tempat Makan Tekwan Terfavorit di Kota Jambi, Enak, Murah, dan Ramai Pengunjung

    5 Tempat Makan Tekwan Terfavorit di Kota Jambi, Enak, Murah, dan Ramai Pengunjung

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    5 Tempat Makan Tekwan Terfavorit di Kota Jambi, Enak, Murah, dan Ramai Pengunjung Bagi pecinta kuliner berkuah segar, tekwan bisa jadi pilihan tepat saat berkunjung ke Kota Jambi. Hidangan khas Palembang ini sudah lama menjadi bagian dari kuliner masyarakat Jambi dengan cita rasa gurih ikan tenggiri berpadu kuah kaldu yang hangat. Berikut ini daftar lima […]

expand_less