Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Luhut Ungkap Tiga Keuntungan Perjanjian Dagang RI-AS, Akses Tarif 0 Persen untuk 1.819 Produk

Luhut Ungkap Tiga Keuntungan Perjanjian Dagang RI-AS, Akses Tarif 0 Persen untuk 1.819 Produk

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap tiga keuntungan utama bagi Indonesia setelah penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Menurut Luhut, perjanjian tersebut merupakan langkah strategis untuk menjaga kepentingan nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tengah ketidakpastian perdagangan global.

“Perjanjian ini memastikan posisi Indonesia tetap kuat dan kredibel di tengah ketidakpastian perdagangan global. Ini adalah langkah strategis untuk melindungi kepentingan nasional sekaligus memperkuat daya saing ekonomi kita,” ujar Luhut dalam keterangan resmi, Senin (23/2).

Akses Tarif 0 Persen untuk Ribuan Produk

Keuntungan pertama adalah akses tarif 0 persen untuk 1.819 jenis produk ekspor unggulan Indonesia ke pasar AS. Produk tersebut mencakup minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, produk elektronik, hingga mineral penting.

Nilai ekspor dari produk-produk tersebut mencapai sekitar 6,3 miliar dollar AS atau sekitar 21,2 persen dari total ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam.

Selain itu, AS juga berkomitmen memberikan tarif 0 persen dalam jumlah tertentu untuk produk tekstil dan apparel Indonesia. Kebijakan ini dinilai penting bagi sektor padat karya yang menyerap lebih dari 4 juta tenaga kerja.

Luhut menilai, fasilitas tarif tersebut menempatkan Indonesia pada posisi yang lebih unggul dibandingkan sejumlah negara ASEAN dan kompetitor lainnya.

Kepastian Pasokan Barang Strategis

Keuntungan kedua adalah kepastian pasokan barang yang tidak dapat diproduksi secara optimal di dalam negeri. Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia berkomitmen mengimpor sejumlah barang dari AS.

Komitmen itu meliputi pembelian energi senilai 15 miliar dollar AS, pemesanan pesawat dari Boeing sebesar 13,5 miliar dollar AS, impor komoditas pertanian senilai 4,5 miliar dollar AS, serta 11 nota kesepahaman bisnis dengan total nilai 38,4 miliar dollar AS di sektor pertambangan, energi, teknologi, dan manufaktur.

Luhut menegaskan, sebagian besar barang impor tersebut memang dibutuhkan dan tidak diproduksi cukup di dalam negeri, seperti kedelai, gandum, dan bahan baku industri.

Di sisi lain, mayoritas produk impor dari AS sebelumnya juga telah dikenakan tarif rendah, bahkan sebagian sudah 0 persen, sehingga penghapusan tarif menjadi 0 persen untuk 99 persen impor dinilai tidak berdampak besar terhadap industri nasional.

Perkuat Posisi Strategis Indonesia

Keuntungan ketiga adalah penguatan posisi Indonesia sebagai mitra dagang strategis AS. Luhut menilai kesepakatan ini memberikan sinyal bahwa Indonesia memiliki komitmen kuat sebagai mitra perdagangan yang kredibel.

Ia juga menyinggung dinamika kebijakan tarif di AS, termasuk kebijakan yang pernah diterapkan Presiden Donald Trump. Dengan adanya perjanjian ART, Indonesia dinilai berada pada posisi yang lebih kuat apabila terjadi perubahan kebijakan tarif di masa mendatang.

Menurut Luhut, komitmen konkret yang telah disepakati membuat posisi Indonesia lebih siap menghadapi kemungkinan penyelidikan dagang lanjutan dan kebijakan tarif baru dari AS.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi UMKM Jambi Menembus Marketplace, Kualitas Produk dan Biaya Logistik Jadi Kunci

    Strategi UMKM Jambi Menembus Marketplace, Kualitas Produk dan Biaya Logistik Jadi Kunci

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Marketplace membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Jambi untuk menjangkau konsumen di luar daerah tanpa harus membuka toko fisik di setiap wilayah. Namun, persaingan harga, kualitas produk, biaya pengiriman, dan kemampuan mengelola pemasaran menjadi tantangan yang perlu diperhitungkan pelaku usaha. Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan bahwa transformasi digital […]

  • Besaran UMP 2026 masih Rahasia, Airlangga: Regulasi Sudah Diparaf!

    Besaran UMP 2026 masih Rahasia, Airlangga: Regulasi Sudah Diparaf!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa regulasi terkait besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 sudah memasuki tahap finalisasi. Bahkan, Airlangga menambahkan bahwa regulasi sudah diteken. Sayangnya, ia masih enggan membocorkan besaran UMP yang diputuskan pemerintah. “Regulasi sudah diparaf,” kata Airlangga kepada awak media di Kemenko Perekonomian, Jumat (5/12/2025). Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha […]

  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

    Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan di pasar domestik kembali mencatatkan level tinggi pada Sabtu (21/2/2026). Sejumlah gerai perhiasan, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, membanderol harga emas kadar tertinggi mendekati Rp 2,6 juta per gram, seiring lonjakan harga emas dunia. Kenaikan harga emas global dipicu meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai (safe haven) di […]

  • Emas Pegadaian Kompak Ambruk! Antam dan UBS Anjlok Rp26 Ribu

    Emas Pegadaian Kompak Ambruk! Antam dan UBS Anjlok Rp26 Ribu

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual melalui Pegadaian kembali kehilangan kilaunya. Tiga produk emas yang tersedia, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, kompak melemah pada perdagangan Jumat (11/9/2026). Koreksi paling dalam terjadi pada emas produksi Antam dan UBS. Mengutip laman resmi Sahabat Pegadaian, harga kedua produk emas tersebut sama-sama merosot Rp26.000 per gram. Setelah mengalami penurunan, […]

  • Transaksi QRIS Livin’ by Mandiri Tembus Rp 123,5 Triliun hingga September 2025, Naik 103 Persen

    Transaksi QRIS Livin’ by Mandiri Tembus Rp 123,5 Triliun hingga September 2025, Naik 103 Persen

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat transaksi QRIS melalui aplikasi Livin’ by Mandiri mencapai Rp 123,5 triliun hingga September 2025. Jumlah tersebut melonjak 103 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Vice President Digital Retail Banking Bank Mandiri, Harry Sofri Putranda menjelaskan peningkatan transaksi digital itu tak lepas dari kenaikan pengguna aktif […]

  • Purbaya Klaim Sektor Riil Bisa Dongkrak Rasio Pajak hingga 1% PDB

    Purbaya Klaim Sektor Riil Bisa Dongkrak Rasio Pajak hingga 1% PDB

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis bahwa pemulihan sektor riil akan menjadi pendorong utama peningkatan rasio pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 1%. Langkah ini diyakini mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional dan menekan defisit anggaran di tengah lonjakan utang pemerintah. “Kalau sektor riil berjalan dengan bagus seperti yang saya desain, beberapa bulan […]

expand_less