Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Transaksi QRIS Livin’ by Mandiri Tembus Rp 123,5 Triliun hingga September 2025, Naik 103 Persen

Transaksi QRIS Livin’ by Mandiri Tembus Rp 123,5 Triliun hingga September 2025, Naik 103 Persen

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat transaksi QRIS melalui aplikasi Livin’ by Mandiri mencapai Rp 123,5 triliun hingga September 2025. Jumlah tersebut melonjak 103 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Vice President Digital Retail Banking Bank Mandiri, Harry Sofri Putranda menjelaskan peningkatan transaksi digital itu tak lepas dari kenaikan pengguna aktif Livin’ yang kini menjadi super app perbankan dengan fitur transaksi ritel yang semakin luas.

“Nasabah membutuhkan layanan yang cepat dan praktis. Untuk itu, Livin’ by Mandiri kami siapkan agar proses transaksi berjalan lebih sederhana dan langsung efektif,” ujar Harry dalam Media Gathering Bank Mandiri 2025 di Bandung, Jawa Barat, Senin (8/12/2025).

Harry menambahkan, kenaikan nilai transaksi menunjukkan perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan transaksi digital dalam kebutuhan sehari-hari. Hal itu juga sejalan dengan misi Bank Mandiri untuk memperkuat digitalisasi sistem pembayaran.

Selain QRIS, Bank Mandiri juga menyediakan opsi pembayaran digital lain mencakup QR dengan sumber dana beragam, e-wallet linkage, hingga pembayaran contactless untuk mendukung transaksi ritel di dalam negeri maupun luar negeri.

“Karenanya, kami terus memastikan seluruh fitur bekerja stabil, terutama pada periode volume tinggi, agar kenyamanan pengguna tetap terjaga,” imbuhnya.

Bank Mandiri mencatat aplikasi Livin’ telah digunakan lebih dari 35 juta pengguna hingga September 2025. Pertumbuhan jumlah pengguna tersebut turut mengerek frekuensi transaksi yang meningkat 25 persen secara tahunan (year on year).

Tak hanya frekuensi, nilai transaksi di Livin’ juga bertambah signifikan. Total nilai transaksi mencapai Rp 3.220 triliun selama periode tersebut, tumbuh 10 persen secara tahunan.

Harry menyatakan adopsi layanan digital Bank Mandiri kini semakin kuat, terutama pada proses pembukaan rekening yang sudah dilakukan melalui aplikasi. “Mulai dari pembukaan rekening, hingga sekarang 91 persen onboarding nasabah sudah dilakukan lewat Livin’,” jelas dia.

Bank Mandiri menyebut digitalisasi perbankan menjadi salah satu fokus perseroan dalam menghadapi persaingan industri pembayaran ke depan. Dengan penetrasi pengguna yang terus bertambah, perseroan menargetkan Livin’ mampu menjadi ekosistem layanan finansial yang terintegrasi secara menyeluruh.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jambi Libatkan Brimob Amankan Arus Mudik Lebaran 2026 di Titik Rawan

    Polda Jambi Libatkan Brimob Amankan Arus Mudik Lebaran 2026 di Titik Rawan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polda Jambi melibatkan personel Brigade Mobil (Brimob) untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di sejumlah titik rawan di wilayah Provinsi Jambi. Kapolda Jambi, Krisno H Siregar, mengatakan pelibatan Brimob dilakukan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. “Personel Brimob akan turut melaksanakan patroli skala besar untuk memastikan […]

  • Ini Mobil Listrik Pertama Ferrari dengan Kecepatan 310 Km/Jam

    Ini Mobil Listrik Pertama Ferrari dengan Kecepatan 310 Km/Jam

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ferrari resmi memperlihatkan detail perdana dari mobil listrik pertamanya yang diberi nama Elettrica. Ini menandai langkah besar pabrikan supercar asal Italia ini menuju era elektrifikasi penuh tanpa meninggalkan karakter khasnya. Dalam perkenalan yang berlangsung di markas besar Ferrari di Maranello, Italia, pabrikan menampilkan sasis, motor listrik, serta paket baterai yang akan digunakan pada […]

  • Rupiah Tembus ke Level Rp17.001 Hari Ini

    Rupiah Tembus ke Level Rp17.001 Hari Ini

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tembus Rp17.001 pada Senin (9/3/2026). Pelemahan dipicu sentimen konflik Timur Tengah dan penurunan outlook Indonesia oleh Fitch. Mengutip Antara, nilai tukar rupiah melemah 76 poin atau 0,45 persen ke level Rp17.001 per dolar AS  dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.925 per dolar AS. Sementara itu, […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Stagnan, Berikut Rincian Lengkap Harganya

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Stagnan, Berikut Rincian Lengkap Harganya

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS yang dijual di Pegadaian kembali kompak stabil. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Senin (12/1/2025), kedua produk emas tersebut tidak mengalami perubahan harga sejak kemarin. Keduanya sama-sama mempertahankan label harga mereka tanpa ada lonjakan maupun penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Harga jual emas Galeri24 stabil di angka Rp2.596.000 per […]

  • Pertamina Hulu Energi Gelar Upstream Force 2025 di Universitas Pertamina

    Pertamina Hulu Energi Gelar Upstream Force 2025 di Universitas Pertamina

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama Emtek Digital menggelar acara bertajuk “Upstream Force: We Are The Energy” di Universitas Pertamina, Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia energi, khususnya sektor hulu minyak dan gas (migas), serta mendorong semangat mewujudkan kemandirian energi nasional. Acara yang berlangsung di […]

  • BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, […]

expand_less