Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, karyawan, atau pegawai.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menjelaskan bahwa secara jumlah, pekerja formal mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

“Dibandingkan setahun sebelumnya, penduduk bekerja sebagai buruh, karyawan, atau pegawai mengalami penambahan sekitar 0,65 juta orang,” kata Edy dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Meski demikian, proporsi pekerja formal turun tipis dibandingkan Agustus 2024 yang tercatat sebesar 38,80 persen. Penurunan proporsi tersebut diimbangi dengan peningkatan pekerja informal yang masih mendominasi sebesar 57,80 persen dari total tenaga kerja.

Jika dibandingkan dengan Sakernas Februari 2025, dominasi pekerja informal menurun dari 59,40 persen menjadi 57,80 persen, sedangkan pekerja formal meningkat dari 40,50 persen menjadi 42,20 persen.

Pekerja informal yang dimaksud mencakup kategori pekerja keluarga, wiraswasta tanpa bantuan tetap, serta pekerja bebas. Sementara pekerja formal terdiri dari buruh, karyawan, pegawai, dan pengusaha yang dibantu pekerja tetap.

“Kenaikan pekerja formal ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan aktivitas industri serta jasa,” ujar Edy.

Namun demikian, BPS mencatat bahwa jumlah penduduk bekerja dengan status pekerja keluarga atau tidak dibayar menurun paling besar, yakni sekitar 0,30 juta orang dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan adanya pergeseran struktur ketenagakerjaan Indonesia menuju sektor formal, meski dominasi sektor informal masih cukup kuat.

Pemerintah menilai tren ini menjadi indikasi positif bagi pemulihan ekonomi nasional, seiring dengan peningkatan produktivitas dan serapan tenaga kerja dari berbagai program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), industri padat karya, serta program UMKM digital yang terus digalakkan.

Ke depan, pemerintah menargetkan proporsi pekerja formal dapat meningkat di atas 45 persen pada 2026 dengan mendorong penciptaan lapangan kerja baru di sektor industri, pertanian modern, dan ekonomi digital.

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Terpukul, Segini Nilainya Pagi Ini

    Rupiah Terpukul, Segini Nilainya Pagi Ini

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah. Pada perdagangan pagi ini, Selasa (24/2/2026), rupiah bergerak melemah 33 poin atau 0,20 persen menjadi Rp16.835 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.802 per dolar AS. Pelemahan terjadi seiring penguatan dolar AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang memicu sikap risk-off di pasar global. Pelemahan mata […]

  • Harga Perak Nyaris Tembus Rp70.000 per Gram

    Harga Perak Nyaris Tembus Rp70.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam kembali melonjak. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini, Rabu (28/1/2026), naik kencang Rp 2.700 ke level Rp 69.450 per gram. Harga perak Antam semakin mendekati level Rp 70.000 per gram. Untuk harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 17.762.500, […]

  • Benjamin Netanyahu Muncul Santai di Kedai Kopi: “Mau Hitung Jari Saya?”

    Benjamin Netanyahu Muncul Santai di Kedai Kopi: “Mau Hitung Jari Saya?”

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akhirnya muncul ke publik setelah beredar rumor di media sosial yang menyebut dirinya tewas akibat serangan Iran. Dalam video yang diunggah di akun media sosial X miliknya, Netanyahu terlihat santai membeli kopi di sebuah kedai. Video berdurasi sekitar satu menit itu sekaligus menjadi bantahan langsung terhadap kabar yang menyebut […]

  • Mau Ganti Mobil? Ini Rekomendasi Mobil Bekas di Jambi dengan Cicilan Mulai Rp 2 Jutaan

    Mau Ganti Mobil? Ini Rekomendasi Mobil Bekas di Jambi dengan Cicilan Mulai Rp 2 Jutaan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar otomotif sekunder atau mobil bekas di wilayah Jambi dan sekitarnya menunjukkan tren pergerakan yang dinamis pada pertengahan tahun ini. Berdasarkan data kompilasi bursa mobil bekas digital di Jambi per Juni 2026, tercatat sedikitnya 134 unit kendaraan siap pakai ditawarkan ke konsumen dengan rentang harga yang sangat kompetitif, yakni mulai dari Rp 42 […]

  • Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan Ekosistem Perumahan Nasional Tanpa Monopoli

    Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan Ekosistem Perumahan Nasional Tanpa Monopoli

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan ekosistem perumahan nasional saat ini berjalan sehat dan tidak dikuasai oleh satu pihak atau monopoli. Menurut dia, kondisi tersebut terlihat dari adanya kebebasan bagi para pelaku di sektor perumahan, baik pengembang, perbankan, maupun konsumen, untuk menentukan pilihan dalam proses pembiayaan maupun pembangunan rumah. “Ekosistem […]

  • Rahasia Sop Kambing Bening Tanpa Bau Prengus, Dijamin Gurih dan Segar!

    Rahasia Sop Kambing Bening Tanpa Bau Prengus, Dijamin Gurih dan Segar!

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sop kambing kuah bening menjadi salah satu hidangan favorit saat momen Idul Adha. Selain sate dan rendang, menu berkuah ini kerap jadi pilihan karena rasanya yang gurih, segar, dan cocok dinikmati bersama keluarga. Meski begitu, tidak sedikit orang yang masih ragu memasak sop kambing. Alasannya sederhana: aroma prengus yang cukup kuat sering kali […]

expand_less