Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, karyawan, atau pegawai.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menjelaskan bahwa secara jumlah, pekerja formal mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

“Dibandingkan setahun sebelumnya, penduduk bekerja sebagai buruh, karyawan, atau pegawai mengalami penambahan sekitar 0,65 juta orang,” kata Edy dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Meski demikian, proporsi pekerja formal turun tipis dibandingkan Agustus 2024 yang tercatat sebesar 38,80 persen. Penurunan proporsi tersebut diimbangi dengan peningkatan pekerja informal yang masih mendominasi sebesar 57,80 persen dari total tenaga kerja.

Jika dibandingkan dengan Sakernas Februari 2025, dominasi pekerja informal menurun dari 59,40 persen menjadi 57,80 persen, sedangkan pekerja formal meningkat dari 40,50 persen menjadi 42,20 persen.

Pekerja informal yang dimaksud mencakup kategori pekerja keluarga, wiraswasta tanpa bantuan tetap, serta pekerja bebas. Sementara pekerja formal terdiri dari buruh, karyawan, pegawai, dan pengusaha yang dibantu pekerja tetap.

“Kenaikan pekerja formal ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan aktivitas industri serta jasa,” ujar Edy.

Namun demikian, BPS mencatat bahwa jumlah penduduk bekerja dengan status pekerja keluarga atau tidak dibayar menurun paling besar, yakni sekitar 0,30 juta orang dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan adanya pergeseran struktur ketenagakerjaan Indonesia menuju sektor formal, meski dominasi sektor informal masih cukup kuat.

Pemerintah menilai tren ini menjadi indikasi positif bagi pemulihan ekonomi nasional, seiring dengan peningkatan produktivitas dan serapan tenaga kerja dari berbagai program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), industri padat karya, serta program UMKM digital yang terus digalakkan.

Ke depan, pemerintah menargetkan proporsi pekerja formal dapat meningkat di atas 45 persen pada 2026 dengan mendorong penciptaan lapangan kerja baru di sektor industri, pertanian modern, dan ekonomi digital.

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danantara Ungkap Kinerja Tahun Perdana, Investasi Global Tembus Rp346 Triliun

    Danantara Ungkap Kinerja Tahun Perdana, Investasi Global Tembus Rp346 Triliun

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia membeberkan capaian kinerja selama satu tahun operasional lembaga tersebut. Sepanjang tahun pertama, fokus utama diarahkan pada pembangunan fondasi kelembagaan, penguatan tata kelola, serta penarikan investasi untuk proyek strategis nasional. CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan tahun pertama menjadi fase krusial untuk membangun sistem pengelolaan investasi negara yang […]

  • Tips Agar Pengajuan KPR Mudah Disetujui, Simak Panduan dari Bank Sinarmas

    Tips Agar Pengajuan KPR Mudah Disetujui, Simak Panduan dari Bank Sinarmas

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi solusi utama bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian sendiri. Namun, tidak semua pengajuan KPR disetujui oleh pihak bank. Untuk itu, PT Bank Sinarmas Tbk membagikan sejumlah tips agar permohonan KPR lebih mudah mendapatkan persetujuan. Pertama, hitung kemampuan finansial secara realistis. Idealnya, cicilan bulanan tidak melebihi 30–40% dari penghasilan. […]

  • Erick Thohir Minta Ketum Percasi Harus Cinta Catur, Dorong Digitalisasi dan Lahirkan Grand Master Baru

    Erick Thohir Minta Ketum Percasi Harus Cinta Catur, Dorong Digitalisasi dan Lahirkan Grand Master Baru

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan pentingnya sosok ketua umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) yang memiliki kecintaan dan pemahaman mendalam terhadap olahraga catur. Hal tersebut disampaikan Erick saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XXX PB Percasi di Jakarta, Sabtu (11/4/2026). “Saya berharap ketua umum itu harus figur yang senang olahraga. Bukan […]

  • Baru 7 Provinsi yang Tetapkan UMP 2026, Provinsi Jambi? Ini Daftarnya

    Baru 7 Provinsi yang Tetapkan UMP 2026, Provinsi Jambi? Ini Daftarnya

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur di seluruh provinsi di Indonesia wajib menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 paling lambat besok, Rabu (24/12/2025). Namun hingga Selasa (23/12/2025) pukul 10.00 WIB, baru sekitar tujuh provinsi yang telah menetapkan UMP 2026. Penetapan UMP 2026 ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, dengan mempertimbangkan […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Terbaru, Sepekan ke Depan Turun Rp 31,71 per Kg

    Harga TBS Kelapa Sawit Terbaru, Sepekan ke Depan Turun Rp 31,71 per Kg

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Perkebunan Provinsi Jambi bersama pihak terkait menetapkan harga tandan buah segar kelapa sawit untuk periode 9-15 Januari. Rapat bersama yang antara lain dihadiri Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) itu memutuskan adanya penurunan harga TBS. Untuk tandan buah segar (TBS) sawit umur 10-20 tahun penurunannya sebesar Rp 31,71 per kg. Pada periode […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Hari Ini, Daging Sapi Tembus Rp 160.000 per Kg

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Hari Ini, Daging Sapi Tembus Rp 160.000 per Kg

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, mengalami fluktuasi per 19 Februari 2026. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKO) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, beberapa komoditas tercatat naik signifikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabe rawit hijau yang melonjak 20 persen menjadi Rp 45.000 per kilogram. Selain […]

expand_less