Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Purbaya Klaim Sektor Riil Bisa Dongkrak Rasio Pajak hingga 1% PDB

Purbaya Klaim Sektor Riil Bisa Dongkrak Rasio Pajak hingga 1% PDB

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis bahwa pemulihan sektor riil akan menjadi pendorong utama peningkatan rasio pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 1%. Langkah ini diyakini mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional dan menekan defisit anggaran di tengah lonjakan utang pemerintah.

“Kalau sektor riil berjalan dengan bagus seperti yang saya desain, beberapa bulan ke depan harusnya bisa menaikkan tax ratio hampir 0,5% sampai 1%. Itu kira-kira setara tambahan penerimaan pajak Rp100 triliun,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, peningkatan aktivitas dunia usaha akan mendorong naiknya penerimaan negara, baik dari pajak, bea dan cukai, maupun penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Purbaya menjelaskan bahwa strategi utama pemerintah saat ini adalah memastikan anggaran belanja negara tepat sasaran dan tepat waktu, sekaligus meminimalkan kebocoran.

“Strateginya jelas: anggaran dibelanjakan secara efisien, dampaknya optimal ke ekonomi, dan itu akan mempercepat pertumbuhan serta memperbesar penerimaan pajak,” ungkapnya.

Pemerintah juga menginjeksi sistem keuangan nasional dengan likuiditas murah sebesar Rp200 triliun yang bersumber dari kas pemerintah, serta menambah stimulus ekonomi Rp46 triliun hingga akhir 2025.

Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2025 bisa melesat di atas 5,5% year-on-year (yoy). Ia menilai bahwa pemulihan sektor riil menjadi kunci bagi peningkatan penerimaan pajak dan penguatan fiskal nasional.

Kendati demikian, Purbaya mengakui masih ada tantangan besar dalam mencapai target penerimaan pajak tahun ini, yang baru terealisasi 62,4% dari total outlook Rp2.076,9 triliun. Karena itu, Kementerian Keuangan terus melakukan pembenahan sistem administrasi perpajakan (Coretax) serta debottlenecking dunia usaha agar proses bisnis lebih lancar dan transparan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Purbaya yang juga anggota Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah intens berinteraksi dengan pelaku usaha dan investor untuk menyerap masukan dan memberikan solusi, terutama dalam hal kebijakan fiskal.

“Saya sering bertemu dengan dunia usaha untuk dengar langsung keluhan mereka. Kita ingin pastikan kebijakan fiskal berpihak pada pertumbuhan sektor riil,” tegasnya.

Dengan berbagai dorongan tersebut, Purbaya berharap kontribusi sektor usaha terhadap penerimaan negara meningkat signifikan, sekaligus memperbaiki rasio pajak Indonesia yang selama ini masih berada di bawah rata-rata negara-negara ASEAN.

Hingga saat ini, total outstanding utang pemerintah mencapai Rp9.302,6 triliun atau sekitar 39,8% terhadap PDB — mendekati level saat pandemi Covid-19. Meski demikian, Purbaya memastikan bahwa rasio tersebut masih tergolong aman dan dapat dikendalikan melalui strategi fiskal yang hati-hati.

“Kuncinya bukan menekan utang secara ekstrem, tapi memastikan utang itu produktif. Dengan ekonomi tumbuh cepat, rasio utang terhadap PDB akan turun secara alami,” ujarnya menegaskan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSI Luncurkan BYOND by BSI Versi 1.2.0, Investasi Emas Kini Semudah Top-Up e-Wallet

    BSI Luncurkan BYOND by BSI Versi 1.2.0, Investasi Emas Kini Semudah Top-Up e-Wallet

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi merilis BYOND by BSI versi 1.2.0, sebagai bagian dari komitmen mendukung transformasi digital dan memperluas akses investasi syariah di Indonesia. Melalui pembaruan terbaru ini, BSI menghadirkan fitur unggulan Bank Emas, yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas secara digital dengan cara yang aman, syariah, dan semudah top-up e-wallet. Fitur Bank […]

  • IHSG Anjlok 2,76% ke Level 6.144, Sektor Barang Baku dan Energi Terpukul, BRPT-CUAN-MEDC Jadi Top Losers

    IHSG Anjlok 2,76% ke Level 6.144, Sektor Barang Baku dan Energi Terpukul, BRPT-CUAN-MEDC Jadi Top Losers

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap IHSG terjadi merata. Seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak turun, menandakan pelemahan pasar yang bersifat luas, bukan sektoral semata. Sektor barang baku menjadi yang paling dalam koreksinya dengan penurunan 6,49%. Di belakangnya, sektor energi jatuh 5,02%, diikuti transportasi 4,69% dan barang konsumer non primer 4,11%. Pelemahan juga menjalar […]

  • Yuk! Kenali Penyakit Umum Mobil Tua dan Cara Mencegahnya

    Yuk! Kenali Penyakit Umum Mobil Tua dan Cara Mencegahnya

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mobil dengan usia di atas 10 tahun bisa dikatakan sebagai mobil tua. Pada kondisi tersebut, umumnya garansi dari pabrikan sudah usai sehingga dikhawatirkan muncul berbagai penyakit umum karena usia pemakaian. Istilah “penyakit mobil tua” mengacu pada berbagai kerusakan atau penurunan performa yang umum terjadi karena usia kendaraan. Meski bisa tetap handal jika dirawat […]

  • John Herdman Masuk Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

    John Herdman Masuk Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pencarian pelatih Timnas Indonesia masih terus bergulir. Terkini, ada sosok pelatih asal Kanada, John Herdman, yang dikabarkan masuk dalam kandidat pelatih Timnas Indonesia. Sebelumnya, nama asisten pelatih Liverpool Giovanni van Bronckhorst juga sempat dilaporkan masuk dalam daftar kandidat pelatih yang sebelumnya diisi oleh Patrick Kluivert itu. Dilansir dari Sky Sports, Herdman bahkan telah […]

  • Harga Emas Antam Rp3.042.000 per Gram Hari Ini: Turun Tipis

    Harga Emas Antam Rp3.042.000 per Gram Hari Ini: Turun Tipis

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam lebih murah pada perdagangan Kamis (12/3/2026). Sekarang ini emas Antam dibanderol Rp3.042.000 per gram. Turun sebesar Rp5000 dari harga semula Rp3.047.000. Untuk harga buyback emas Antam hari ini juga merosot. Harga buyback emas Antam terpangkas Rp 43.000. Dengan demikian, harga buyback emas Antam ditetapkan Rp 2.804.000 dari semula Rp2.847.000 per […]

  • Bank Mandiri Pacu Inovasi Digital, Transaksi Livin’ dan Kopra Tembus Rp 11.700 Triliun

    Bank Mandiri Pacu Inovasi Digital, Transaksi Livin’ dan Kopra Tembus Rp 11.700 Triliun

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi digital lewat tiga solusi unggulan: Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant. Ketiganya menjadi pendorong utama pertumbuhan transaksi dan inklusi keuangan nasional. Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri BD Budi Prasetyo mengatakan inovasi digital menjadi strategi kunci perseroan dalam menghadirkan ekosistem […]

expand_less