Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month Sel, 27 Jan 2026
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Dikutip dari Antara, rupiah dibuka bergerak menguat 2 poin atau 0,01 persen pagi ini menjadi Rp16.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS. (F:Ist)
JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini, Selasa (27/1/2026). Dikutip dari Antara, rupiah dibuka bergerak menguat 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi nilai tukar rupiah hari ini akan menguat di rentang Rp16.750 sampai Rp16.900 per dolar AS. Dia mengatakan sentimen global yang mempengaruhi gerak rupiah di pasar uang datang dari ketegangan geopolitik Amerika Serikat.
“Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutu NATO terkait Greenland telah mengguncang pasar global. Retorika Trump tentang kepentingan strategis AS di wilayah Arktik telah memperketat hubungan transatlantik, memicu kekhawatiran tentang dampak diplomatik dan ekonomi yang lebih luas,” ujar Ibrahim dalam risetnya, dikutip Selasa (27/1/2026).
Sementara sentimen yang datang dari domestik, Ibrahim menjelaskan pelaku pasar mengapresiasi komitmen Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas rupiah yang memberikan sentimen positif, dengan melakukan intervensi dalam jumlah besar melalui pasar offshore NDF, domestic non-delivery forward (DNDF), serta pasar spot.
Bank Indonesia meyakini ke depan akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat berkat dukungan imbal hasil yang menarik, inflasi rendah, dan tetap baiknya prospek pertumbuhan ekonomi. Penguatan rupiah juga akan didukung cadangan devisa yang dinilai lebih dari cukup untuk melakukan upaya stabilisasi nilai tukar.
Sementara itu, pergerakan mata uang Asia cenderung terbatas dengan won Korea Selatan menjadi salah satu yang melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen pasar yang masih berhati-hati. Won Korea Selatan tercatat melemah 0,42% ke level 1.450 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di 1.443,9. Di saat yang sama, indeks dolar AS menguat 0,02% ke 97,05.
Pelemahan won terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk kebijakan tarif terbaru Presiden AS Donald Trump terhadap Korea Selatan.
Yen Jepang tercatat melemah tipis 0,11% ke level 154,32 per dolar AS. Dolar Singapura relatif stabil di kisaran 1,269 per dolar AS. sementara dolar Taiwan menguat tipis 0,07% ke 31,485 per dolar AS.
Di Asia Tenggara, baht Thailand turun 0,14% ke level 31,21 per dolar AS. Peso Filipina relatif datar di 59,084 per dolar AS.
Sementara itu, ringgit Malaysia stagnan di level 3,963 per dolar AS, sedangkan yuan China melemah tipis 0,05% ke 6,958 per dolar AS. Rupee India bergerak stabil di level 91,94 per dolar AS.(*)
- Penulis: darmanto zebua
- Editor: Darmanto Zebua

Saat ini belum ada komentar