Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Tambang GBC Freeport Kembali Beroperasi Kuartal I-2026, Produksi Emas Bertahap Naik

Tambang GBC Freeport Kembali Beroperasi Kuartal I-2026, Produksi Emas Bertahap Naik

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) di Papua Tengah akan kembali beroperasi pada kuartal I-2026. Tambang tersebut sebelumnya sempat dihentikan operasionalnya akibat insiden longsor material basah.

Senior Vice President Government Relation PTFI, Harry Pancasakti, mengatakan saat ini perusahaan masih mengandalkan dua tambang lainnya, yakni Deep Mill Level Zone (DMLZ) dan Big Gossan. Kedua tambang tersebut tidak terdampak oleh insiden longsor yang terjadi di area GBC.

“Dari dua tambang ini kapasitasnya adalah 30 persen dari total produksi kita. Jadi kita jauh dari kapasitas normal. Nah dari yang kami sudah koordinasikan, kita konsultasikan ke pemerintah, saat ini kita masih di 30 persen tersebut,” ujar Harry dalam acara Gold Outlook 2026 CNBC Indonesia di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Seiring berjalannya upaya mitigasi dan penanganan teknis, PTFI telah memperoleh rekomendasi dari pemerintah, tim pakar, serta tim independen terkait pemulihan operasional tambang GBC. Atas dasar tersebut, pemerintah memberikan persetujuan kepada PTFI untuk mulai mengoperasikan kembali sebagian area tambang GBC secara parsial pada akhir kuartal I-2026.

“Sehingga diharapkan nanti dengan mulai akhir kuartal I-2026 sampai ke akhir Desember 2026, kita harapkan nanti produksi sudah mulai naik, tapi tetap belum bisa mencapai 100 persen dari kapasitas normal,” kata Harry.

Di tengah proses pemulihan tersebut, PTFI juga berupaya mengejar ketertinggalan produksi emas. Sepanjang 2025, perusahaan mencatatkan produksi emas sebesar 33 ton, dengan 16 ton di antaranya berupa emas batangan. Produksi tersebut merupakan kombinasi antara konsentrat dan emas batangan.

Untuk tahun 2026, PTFI menargetkan penjualan emas sekitar 26 ton, dengan prioritas penyerapan di pasar domestik. “Kita sangat mendukung agar produksi ini bisa diserap oleh domestik,” ujar Harry.

Ia menambahkan, saat ini PTFI baru mampu mengoptimalkan produksi sekitar separuh dari kapasitas normal. Dalam kondisi normal, produksi emas Freeport biasanya berada di kisaran 50 hingga 60 ton per tahun.

Ke depan, PTFI menargetkan produksi emas dapat kembali meningkat hingga sekitar 40 ton per tahun pada periode 2027–2029. Target tersebut diharapkan dapat tercapai setelah proses pemulihan tambang GBC rampung dan seluruh aspek keselamatan serta operasional dinyatakan aman.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emas Antam Kembali Rekor, Dibanderol Rp2.487.000 per Gram

    Emas Antam Kembali Rekor, Dibanderol Rp2.487.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emas Antam kembali catat rekor. Ini setelah emas Antam melonjak harga jualnya pada Kamis (18/12/2025) ini. Harga emas Antam sekarang dibanderol Rp2.487.000 per gram. Mengutip resmi laman Logam Mulia, harga emas Antam naik sebesar Rp 17.000 sehingga menjadi Rp2.487.000 per gram, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH). Adanya kenaikan drastis ini […]

  • Usia 18 Tahun, Gukesh Pecahkan Rekor Dunia Catur dan Kalahkan Ding Liren

    Usia 18 Tahun, Gukesh Pecahkan Rekor Dunia Catur dan Kalahkan Ding Liren

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perjalanan Gukesh bukan cerita instan. Lahir di Chennai pada 2006, ia mulai mengenal catur sejak usia tujuh tahun. Dalam waktu singkat, bakatnya berkembang pesat. Ia menjadi grandmaster pada usia 12 tahun salah satu yang termuda dalam sejarah. Kariernya terus menanjak. Pada 2022, ia menembus rating 2700 FIDE dan bahkan menjadi salah satu pemain […]

  • Viral Bandara Morowali Diisukan Ilegal, Ternyata Ada Dua Bandara Berstatus Resmi di Sana

    Viral Bandara Morowali Diisukan Ilegal, Ternyata Ada Dua Bandara Berstatus Resmi di Sana

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bandara Morowali, Sulawesi Tengah tengah menjadi pusat perhatian publik setelah ramai dibahas di media sosial. Sebuah unggahan menuduh bandara yang dikelola perusahaan swasta, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), berstatus ilegal namun pernah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Narasi ini lalu memicu kebingungan soal legalitas dan identitas bandara yang dimaksud. Akun @TheEagle_xxx […]

  • Apriyani/Fadia Juara Indonesia Master II 2025 Usai Kalahkan Rekan Senegara

    Apriyani/Fadia Juara Indonesia Master II 2025 Usai Kalahkan Rekan Senegara

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ganda putri andalan Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, berhasil meraih gelar juara Indonesia Master II 2025 setelah mengalahkan pasangan muda sesama Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, dalam partai final yang berlangsung di GOR PBSI Sumatera Utara, Medan, Minggu (26/10/2025). Apriyani/Fadia tampil dominan dan menutup laga dengan skor 21-11, 21-17, dalam waktu […]

  • Sah! Barcelona Rekrut Wonderkid Norwich City

    Sah! Barcelona Rekrut Wonderkid Norwich City

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Barcelona buat kejutan. Mereka berhasil merekrut talenta muda jebolan akademi Norwich City, Ajay Tavares. Pemain berusia 16 tahun ini menjadi tambahan amunisi terbaru bagi akademi Blaugrana setelah kepindahannya dari klub Liga Primer Inggris tersebut dikonfirmasi. Ajay Tavares telah tiba di Catalonia untuk menyelesaikan prosedur akhir sebelum resmi menjadi pemain baru Barcelona. Pemain sayap […]

  • Rupiah Makin Tertekan Akibat Konflik Timur Tengah

    Rupiah Makin Tertekan Akibat Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah anjlok pada perdagangan Rabu (4/3/2026). Dibuka pagi ini rupiah melemah 58 poin atau 0,34 persen menjadi Rp16.930 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah ditutup melemah ke level Rp16.872 per dolar AS. Dikutip dari TradingView dilansir Investor, mata uang Asia bergerak konsolidatif terhadap dolar AS pada awal perdagangan, namun berpotensi tertekan oleh […]

expand_less