Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Bangkit ke Level Rp16.788 per Dolar AS

Rupiah Bangkit ke Level Rp16.788 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Selasa (30/12/2025) pagi ini. Rupiah bangkit menuju level Rp 16.781 per dolar AS.

Rupiah menguat 0,04 persen atau 7 poin dibandingkan Harga penutupan kemarin, Senin (29/12) yang berada di level Rp 16,788 per dolar AS. Penguatan ini seiring tekanan dolar jelang rilis risalah The Fed. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,01% ke level 98,02.

Adapun mata uang di Asia dibuka bervariasi. Yen Jepang melemah 0,08% bersama peso Filipina sebesar 0,03%. Adapun, baht Thailand dan ringgit Malaysia mencatat penguatan masing-masing sebesar 0,18% dan 0,23%.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa indeks dolar AS dalam tiga hari ke depan kemungkinan besar akan berada pada support 97,57 dan resistance pada 93,39.

“Indeks dolar kemungkinan melemah di akhir tahun, kemungkinan support-nya 97,57, kemudian resistance pada 98,39,” ujar Ibrahim.

Sementara itu, Ibrahim memperkirakan bahwa rupiah akan ditutup melemah pada level Rp16.850 per dolar AS pada akhir tahun, Rabu (31/12/2025).

Melansir Trading Economics, sentimen rupiah masih rapuh seiring sikap dovish Bank Indonesia (BI) yang terus membebani pergerakan mata uang domestik. Kondisi ini terjadi meski Dewan Gubernur BI mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut pada pertengahan Desember, setelah memangkas total 150 basis poin sepanjang tahun lalu.

Pejabat BI mengisyaratkan pelonggaran kebijakan lanjutan masih berpeluang dilakukan guna menopang pertumbuhan ekonomi, terutama setelah terjadinya bencana besar di Sumatera. Di sisi lain, sikap kehati-hatian pelaku pasar meningkat menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting pada pekan ini, termasuk inflasi Desember dan neraca perdagangan November.

Trading Economics mencatat sepanjang 2025 rupiah menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terlemah di Asia, dengan pelemahan sekitar 4,3%. Dari sisi kebijakan, BI juga akan menghentikan penggunaan Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) dan menggantinya dengan Indonesian Overnight Index Average (IndONIA) mulai 1 Januari 2026 guna meningkatkan transparansi pasar uang serta menyelaraskan praktik domestik dengan standar global.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyaluran KUR UMKM Tembus Rp 238 Triliun hingga November 2025

    Penyaluran KUR UMKM Tembus Rp 238 Triliun hingga November 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan kinerja positif. Hingga pertengahan November 2025, total penyaluran KUR telah mencapai Rp 238 triliun, atau setara 83 persen dari target tahunan sebesar Rp 286 triliun. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pencapaian ini menunjukkan […]

  • Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) kembali memanas. Nilai utang yang membengkak hingga lebih dari Rp116 triliun kini jadi bola panas yang berpindah tangan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap tegas: APBN tidak boleh menanggung utang proyek Whoosh. Menurutnya, tanggung jawab kini […]

  • Pak Haato

    Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Mbak Tutut: Kontra Boleh Ekstrem Jangan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anak Presiden ke-2 RI,Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana dan Bambang Trihatmodjo, menjadi perwakilan keluarga saat penganugerahan gelar tanda pahlawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Mereka tampak semringah. Seperti diberitakan, nama Soeharto masuk dalam 10 penerima gelar pahlawan nasional 2025. Presiden Prabowo Subianto langsung menganugerahkan gelar tanda pahlawan tersebut. Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak […]

  • 9 Minuman Es Segar untuk Buka Puasa, Manis dan Melepas Dahaga

    9 Minuman Es Segar untuk Buka Puasa, Manis dan Melepas Dahaga

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Minuman es selalu menjadi pilihan favorit saat waktu berbuka puasa tiba. Sensasi manis dan segarnya mampu mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan dahaga selama Ramadan. Beragam minuman es tradisional dari berbagai daerah di Indonesia pun kerap hadir sebagai menu takjil. Mulai dari berbahan santan dan gula merah hingga perpaduan buah segar dan […]

  • Harga Pertamax Green 95 Naik Jadi Rp19.150 per Liter

    Harga Pertamax Green 95 Naik Jadi Rp19.150 per Liter

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax Green 95 kembali naik. PT Pertamina Patra Niaga menetapkan harga baru sebesar Rp19.150 per liter mulai 2 September 2026, naik Rp2.550 dari harga sebelumnya Rp16.600 per liter. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari kebijakan perusahaan terhadap […]

  • Persaingan Otomotif Dimulai, Bea Masuk Mobil Eropa 0 Persen

    Persaingan Otomotif Dimulai, Bea Masuk Mobil Eropa 0 Persen

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Industri otomotif nasional bersiap menghadapi babak baru setelah Indonesia resmi menandatangani perjanjian dagang Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Pasalnya, berdasarkan dokumen European Commision, bea masuk mobil asal Eropa yang tadinya 50 persen akan dihilangkan dalam lima tahun ke depan. Sehingga membuka jalan bagi merek seperti Ferrari, BMW, Mercedes-Benz, dan Audi untuk masuk […]

expand_less