Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Dunia Anjlok 1,5 Persen, Dipicu Kekhawatiran Kelebihan Pasokan Global

Harga Minyak Dunia Anjlok 1,5 Persen, Dipicu Kekhawatiran Kelebihan Pasokan Global

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia kembali melemah pada perdagangan Rabu (5/11), turun lebih dari 1 persen dan mencapai posisi terendah dalam dua minggu terakhir. Pelemahan ini terjadi akibat kekhawatiran pasar terhadap potensi kelebihan pasokan minyak global, meskipun permintaan bahan bakar di Amerika Serikat masih menunjukkan tren positif.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup turun 92 sen atau 1,43 persen ke level USD 63,52 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) turun 96 sen atau 1,59 persen menjadi USD 59,60 per barel. Analis utama minyak untuk Amerika di Kpler, Matt Smith, menjelaskan bahwa penurunan harga disebabkan oleh peningkatan persediaan minyak mentah AS pekan lalu.

“Peningkatan impor dan aktivitas penyulingan yang lesu karena pemeliharaan musiman telah mendorong kenaikan stok minyak mentah,” ujarnya.

Data Badan Informasi Energi (EIA) mencatat, persediaan minyak mentah AS naik 5,2 juta barel menjadi 421,2 juta barel, jauh di atas ekspektasi kenaikan sebesar 603.000 barel. Namun, penurunan harga minyak tertahan oleh meningkatnya permintaan bensin. Stok bensin turun 4,7 juta barel menjadi 206 juta barel, sementara analis hanya memperkirakan penurunan sebesar 1,1 juta barel.

Dari sisi geopolitik, rencana anggaran Perdana Menteri Kanada Mark Carney yang berpotensi mencabut batasan emisi minyak dan gas juga menambah kekhawatiran akan kelebihan pasokan global.

“Jika Kanada benar-benar menghapus strategi emisi, pasokan minyak bisa bertambah,” kata analis senior Price Futures Group, Phil Flynn.

Sementara itu, OPEC+ telah sepakat meningkatkan produksi sebesar 137.000 barel per hari pada Desember, tetapi menunda rencana kenaikan tambahan hingga kuartal pertama 2026.

Dari Rusia, pelabuhan Tuapse di Laut Hitam menghentikan ekspor bahan bakar setelah serangan drone Ukraina terhadap infrastruktur kilang pada akhir pekan lalu, yang juga berdampak pada pasokan regional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (14/11/2025). IHSG menguat 10,27 poin atau 0,13% ke 8,377,75. Tercatat sebanyak 227 saham naik, 173 saham turun dan 212 saham stagnan pada sesi pertama ini. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral […]

  • paspor dan perlengkapan travel

    Lepas dari Indonesia, Kini Paspor Timor Leste Lebih Kuat dari Indonesia

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Paspor Indonesia “kalah kuat” dari paspor Timor Leste. Daftar Global Passport Power Rank 2025 versi Passport Index menunjukkan, posisi paspor Indonesia ternyata berada di bawah Timor Leste. Berdasarkan data Passport Index 2025, paspor Indonesia berada di peringkat ke-54 dunia dengan akses bebas visa ke 92 negara. Sementara Timor Leste menempati posisi ke-45, dengan […]

  • BI Kejutkan Pasar! Suku Bunga Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Menguat

    BI Kejutkan Pasar! Suku Bunga Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Menguat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mengambil langkah mengejutkan dengan menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG), Rabu (20/5/2026). Kebijakan ini ditempuh untuk memperkuat stabilitas rupiah di tengah meningkatnya gejolak global. Selain menaikkan BI-Rate, Bank Indonesia juga menyesuaikan suku bunga fasilitas lainnya. Suku […]

  • Ekonomi China Melambat Tajam pada Oktober 2025, Investasi dan Industri Tertekan Krisis Properti

    Ekonomi China Melambat Tajam pada Oktober 2025, Investasi dan Industri Tertekan Krisis Properti

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian China kembali menunjukkan pelemahan yang cukup signifikan pada Oktober 2025. Serangkaian data terbaru yang dirilis Biro Statistik Nasional China (NBS) menegaskan bahwa pemulihan ekonomi Negeri Tirai Bambu masih rapuh, terutama akibat krisis properti berkepanjangan, lemahnya permintaan domestik, hingga tekanan eksternal dari melemahnya ekonomi global. Kondisi ini menambah kekhawatiran investor dan pelaku pasar […]

  • Prabowo Subianto Saksikan MoU Danantara–Hisense, Jajaki Kerja Sama Teknologi

    Prabowo Subianto Saksikan MoU Danantara–Hisense, Jajaki Kerja Sama Teknologi

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Pengelola Investasi Danantara dan Hisense Group di Kertanegara, Jakarta. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan MoU tersebut menjadi langkah awal dalam penjajakan kerja sama di bidang teknologi. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, CTO Danantara Sigit Puji Santosa, […]

  • Bongkar Alasan Al Haris Jatuh Hati pada PT Semen Baturaja Setelah Tinggalkan Semen Padang

    Bongkar Alasan Al Haris Jatuh Hati pada PT Semen Baturaja Setelah Tinggalkan Semen Padang

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, menerima audiensi jajaran pimpinan PT Semen Baturaja di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (24/11/2025). Pertemuan tersebut membahas perubahan wilayah pemasaran semen di Provinsi Jambi setelah dialihkan dari PT Semen Padang ke PT Semen Baturaja yang berada di bawah Semen Indonesia Group. Dalam audiensi itu, Al Haris didampingi Kepala Dinas […]

expand_less