Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menteri LH Hentikan Operasi 3 Perusahaan Terkait Banjir Sumut, Ini Daftarnya

Menteri LH Hentikan Operasi 3 Perusahaan Terkait Banjir Sumut, Ini Daftarnya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq menghentikan sementara operasional tiga perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap peningkatan risiko banjir di wilayah Sumatra Utara. Langkah tersebut diambil setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan inspeksi udara dan darat di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru dan Garoga. Pemerintah menilai aktivitas pembukaan lahan dan kegiatan industri di kawasan tersebut memberi tekanan besar terhadap ekosistem hulu dan meningkatkan potensi longsor serta banjir.

Tiga perusahaan yang terkena penghentian sementara adalah PT Agincourt Resources, PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III), dan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE).

“Mulai 6 Desember 2025, seluruh kegiatan operasional di hulu DAS Batang Toru wajib dihentikan dan menjalani audit lingkungan,” kata Hanif dalam keterangan resmi, Sabtu (6/12/2025).

Hanif menjelaskan, audit lingkungan diperlukan untuk menilai sejauh mana aktivitas usaha berdampak terhadap penurunan daya dukung lingkungan. Selain itu, pemerintah juga akan memverifikasi aspek hukum dan tidak menutup kemungkinan penindakan pidana jika ditemukan pelanggaran.

Ia menegaskan, kawasan Batang Toru dan Garoga memiliki fungsi strategis secara ekologis dan sosial, sehingga seluruh kegiatan industri harus mematuhi ketentuan tata ruang dan perlindungan lingkungan.

Sementara itu, Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLHK Rizal Irawan menyampaikan, hasil pemantauan udara memperlihatkan adanya pembukaan lahan dalam skala besar, termasuk perkebunan, pertambangan, dan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

“Tekanan terhadap DAS memicu erosi material kayu dan sedimentasi dalam jumlah besar. Kami akan memperluas pemeriksaan terhadap perusahaan lain di Sumatra Utara,” ujarnya.

KLHK menyatakan akan memperketat verifikasi persetujuan lingkungan di seluruh daerah berisiko bencana, khususnya pada kawasan hulu sungai dan lereng curam. Pemerintah juga memastikan penegakan hukum lingkungan menjadi instrumen utama untuk mencegah bencana ekologis dan melindungi masyarakat.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBN 2026 Tertekan: Windfall Komoditas Tak Cukup Tahan Dampak Harga Minyak dan Pelemahan Rupiah

    APBN 2026 Tertekan: Windfall Komoditas Tak Cukup Tahan Dampak Harga Minyak dan Pelemahan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harapan pemerintah terhadap “durian runtuh” dari lonjakan harga komoditas global mulai memudar. Meski harga minyak, batu bara, dan crude palm oil (CPO) sempat melonjak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, tambahan penerimaan negara dinilai belum cukup kuat menopang APBN 2026. Kenaikan harga komoditas sempat memicu optimisme. Minyak Brent bahkan menembus level US$110 per […]

  • Utang Pemerintah Indonesia Tembus Rp10.293 Triliun, Tertinggi dalam Sejarah

    Utang Pemerintah Indonesia Tembus Rp10.293 Triliun, Tertinggi dalam Sejarah

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Utang pemerintah Indonesia kembali mencatat rekor. Hingga akhir Juni 2026, posisi utang pemerintah mencapai Rp10.293,69 triliun, menjadi salah satu level tertinggi sepanjang sejarah. Angka tersebut meningkat Rp373,27 triliun dibandingkan posisi akhir Maret 2026 yang tercatat Rp9.920,42 triliun. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, rasio utang pemerintah terhadap Produk […]

  • Rupiah Kembali Tersungkur, Dolar AS Makin Perkasa

    Rupiah Kembali Tersungkur, Dolar AS Makin Perkasa

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tidak berdaya menghadapi dolar Amerika Serikat (AS). Setelah menutup perdagangan akhir pekan di zona merah, mata uang Indonesia kembali melemah pada pembukaan perdagangan Senin (21/9/2026). Mengutip Antara, rupiah kini bertengger di level Rp17.783 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 25 poin atau 0,14 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di […]

  • Kopdes Merah Putih Incar Bisnis Sawit, CELIOS Peringatkan Risiko Kerugian Besar

    Kopdes Merah Putih Incar Bisnis Sawit, CELIOS Peringatkan Risiko Kerugian Besar

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) untuk merambah bisnis perkebunan kelapa sawit menimbulkan kekhawatiran dari kalangan ekonom. Langkah ekspansi ke industri sawit dinilai berisiko tinggi dan berpotensi menimbulkan kerugian besar jika dilakukan tanpa kesiapan yang matang. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, menilai bahwa setiap […]

  • Negosiasi BBM SPBU Swasta Mandek, Shell dan Exxon Belum Sepakat Beli dari Pertamina

    Negosiasi BBM SPBU Swasta Mandek, Shell dan Exxon Belum Sepakat Beli dari Pertamina

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Negosiasi pengadaan bahan bakar minyak (BBM) antara badan usaha swasta dan Pertamina memasuki babak baru. Dua perusahaan besar, Shell dan Exxon, hingga kini belum mencapai kesepakatan untuk membeli BBM atau bahan dasar (base fuel) dari Pertamina. Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Domatubun, mengatakan pembahasan dengan badan usaha swasta masih berjalan. Namun, […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Kamis (2/7/2026) terpantau relatif stabil. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, hanya beberapa komoditas cabai yang mengalami penurunan harga, sementara mayoritas bahan pangan lainnya tidak mengalami perubahan. Penurunan harga terjadi pada cabai merah besar dan cabai merah […]

expand_less