Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Dari Pasar hingga Kuliner, Apa yang Membuat Konsumen Batang Hari Mau Belanja?

Dari Pasar hingga Kuliner, Apa yang Membuat Konsumen Batang Hari Mau Belanja?

  • account_circle say say
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Konsumsi masyarakat menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Kabupaten Batang Hari. Ketika masyarakat berbelanja, aktivitas perdagangan, kuliner, transportasi hingga jasa ikut bergerak. Karena itu, memahami daya beli dan kebutuhan konsumen menjadi penting bagi pelaku usaha.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang Hari mencatat ekonomi daerah tumbuh 5,21 persen pada 2025, setelah tumbuh 3,42 persen pada 2024. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menyumbang 41,89 persen terhadap PDRB dan tumbuh 4,43 persen. Komponen tersebut menjadi sumber pertumbuhan terbesar dengan kontribusi 1,95 persen. BPS mengaitkan kondisi tersebut dengan meningkatnya daya beli masyarakat.

Besarnya aktivitas konsumsi juga tercermin dari pengeluaran masyarakat. Data BPS Provinsi Jambi berdasarkan Susenas Maret 2025 menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita penduduk Batang Hari mencapai Rp1,38 juta per bulan, terdiri atas Rp726.867 untuk makanan dan Rp650.643 untuk kebutuhan bukan makanan. Data tersebut dirilis dan diperbarui BPS pada 2026.

Memasuki 2026, stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi faktor penting dalam menjaga ruang belanja masyarakat. Di Pasar Kramat Tinggi, Muara Bulian, pemerintah daerah melakukan pemantauan harga secara rutin. Pada Juli 2026, beras medium berada di sekitar Rp13.000 per kilogram, beras premium Rp15.400, sedangkan beras SPHP Rp12.200.

Sebelumnya, pada Juni 2026, Disdagkop UKM Batang Hari juga memastikan stok bahan pokok di pasar tersebut mencukupi. Harga sejumlah komoditas bahkan mengalami penurunan, seperti cabai merah yang berada di kisaran Rp40.000–Rp45.000 per kilogram.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari turut melakukan intervensi melalui operasi pasar. Pada Maret 2026, Pemkab bersama instansi terkait menyatakan harga kebutuhan pokok di Pasar Kramat Tinggi masih kondusif menjelang Idul Fitri.

Dari sisi ekonomi makro, Batang Hari masih menunjukkan pertumbuhan. BPS mencatat ekonomi daerah pada triwulan I 2026 tumbuh 4,52 persen secara tahunan, dengan PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp3,81 triliun.

Kondisi tersebut menciptakan peluang sekaligus persaingan. Pertumbuhan UMKM, terutama kuliner dan makanan-minuman, menunjukkan bahwa kebutuhan konsumsi sehari-hari masih menjadi pasar yang menarik. Namun, banyaknya pelaku usaha membuat konsumen memiliki semakin banyak pilihan.

Karena itu, harga bukan satu-satunya penentu keputusan membeli. Lokasi, kualitas, rasa, pelayanan, kenyamanan, variasi produk dan kemudahan transaksi menjadi bagian dari pengalaman konsumen.

Bagi pelaku usaha di Batang Hari, pertanyaannya bukan lagi sekadar “apa yang bisa dijual?”, tetapi “apa yang benar-benar dibutuhkan konsumen, di mana mereka berkumpul, dan berapa kemampuan mereka untuk membelinya?”

Di tengah pertumbuhan ekonomi dan aktivitas perdagangan, pengusaha yang mampu membaca pola konsumsi akan memiliki keunggulan lebih besar dibandingkan mereka yang hanya mengikuti tren.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Bangkit! Kembali Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS

    Rupiah Bangkit! Kembali Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan tuahnya. Sempat loyo pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia berhasil bangkit pada pembukaan perdagangan Rabu (9/9/2026). Rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah dibuka menguat 55 poin atau 0,31 persen ke level Rp17.577 per dolar AS. Penguatan tersebut membawa rupiah sedikit menjauh dari level […]

  • Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

    Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah kebijakan fiskal yang dijalankan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dinilai berani dan progresif, namun sebagian kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan risiko terhadap stabilitas keuangan nasional. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, langkah Kementerian Keuangan membayar dana kompensasi energi sebesar 70% setiap bulan merupakan kebijakan yang patut diapresiasi. Menurutnya, […]

  • Berikut Harga Terbaru Perak Antam Hari Ini

    Berikut Harga Terbaru Perak Antam Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produk Antam terpantau melejit pada Selasa (16/12/2025). Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam naik sebesar Rp 950 ke level Rp 39.435 per gram. Kini harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 10.258.750, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 11.387.213. Sedangkan perak […]

  • Strategi Polri Kawal 92 Ribu Buruh ke Jakarta saat May Day, Bus Diberi Stiker Warna

    Strategi Polri Kawal 92 Ribu Buruh ke Jakarta saat May Day, Bus Diberi Stiker Warna

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepolisian menyiapkan skema pengamanan pergerakan puluhan ribu buruh menuju Jakarta dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026. Salah satu langkah yang diterapkan adalah penandaan bus rombongan dengan stiker warna berdasarkan asal wilayah. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, koordinasi telah dilakukan bersama jajaran Polda Jawa […]

  • Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi setelah kalah tipis 2-3 pada laga perdana Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. Sempat unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks, skuad Garuda gagal mempertahankan momentum dan harus menyerah dari tim tuan rumah. […]

  • Target PSR Jambi 2026 Capai 7.800 Hektare, Dana Peremajaan Sawit Rp60 Juta per Hektare

    Target PSR Jambi 2026 Capai 7.800 Hektare, Dana Peremajaan Sawit Rp60 Juta per Hektare

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi menargetkan pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas 7.800 hektare sepanjang 2026. Program yang dibiayai melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat yang telah memasuki usia tidak produktif. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Hendrizal, mengatakan proses validasi calon penerima masih berlangsung. […]

expand_less