Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Sejumlah kebijakan fiskal yang dijalankan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dinilai berani dan progresif, namun sebagian kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan risiko terhadap stabilitas keuangan nasional. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, langkah Kementerian Keuangan membayar dana kompensasi energi sebesar 70% setiap bulan merupakan kebijakan yang patut diapresiasi. Menurutnya, kebijakan itu mampu menjaga arus kas perusahaan BUMN energi seperti Pertamina dan PLN.

“Kebijakan ini positif karena dengan pencairan rutin, BUMN energi tidak lagi mengalami keterlambatan pembayaran. Mereka bisa mengelola keuangan dengan lebih baik dan menjalankan strategi bisnisnya,” kata Bhima kepada Kontan, Minggu (26/10/2025).

Namun di sisi lain, Bhima menilai keputusan pemerintah menginjeksikan dana likuiditas sebesar Rp200 triliun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke lima bank BUMN berisiko tinggi. Pasalnya, kualitas kredit saat ini sedang menurun dan potensi peningkatan Non-Performing Loan (NPL) bisa menimbulkan kerugian negara.

“Injeksi likuiditas ini berisiko karena banyak koperasi desa belum siap menyalurkan dana dengan tata kelola yang baik. Kalau kualitas kredit turun, risiko gagal bayar meningkat dan berujung kerugian bagi negara,” ujarnya.

Bhima juga menyoroti kebijakan menjadikan Dana Desa sebagai jaminan bagi program Koperasi Desa Merah Putih. Ia khawatir kebijakan ini menambah beban fiskal, terutama jika terjadi kredit macet dalam skala besar.

Menurutnya, dalam waktu bersamaan masih terdapat kredit menganggur di bank-bank BUMN sekitar Rp480 triliun, sementara pinjaman yang belum dicairkan (undisbursed loan) mencapai lebih dari Rp2.400 triliun. Kondisi ini menunjukkan ruang likuiditas di perbankan sebenarnya masih cukup besar tanpa perlu tambahan dana besar dari APBN.

“Perubahan kebijakan fiskal kali ini bersifat eksperimental. Tapi eksperimen ini sedang bertaruh dengan risiko NPL tinggi dan potensi kerugian negara akibat tata kelola yang belum siap,” jelas Bhima.

Ia memperkirakan dampak risiko tersebut akan mulai terlihat pada kuartal II atau III tahun 2026, dan bisa berpengaruh terhadap pelebaran defisit APBN serta penambahan utang baru pemerintah.

Bhima menyarankan agar arah kebijakan fiskal di bawah Menteri Keuangan Purbaya dikembalikan ke jalur yang lebih ideal, yaitu tetap aktif mendorong pertumbuhan ekonomi namun dengan pengelolaan risiko yang ketat.

“Fiskal harus mendorong ekonomi, tapi pengendalian risiko harus jadi prioritas utama. Selain itu, Kemenkeu sebaiknya fokus pada urusan fiskal dan tidak terlalu jauh masuk ke wilayah kebijakan moneter,” tandasnya.

Kebijakan fiskal agresif yang dijalankan pemerintah memang bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi, namun jika tidak disertai dengan kehati-hatian, justru bisa menimbulkan tekanan baru terhadap stabilitas sistem keuangan nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertemu Raja Charles III, Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah Sumatra

    Bertemu Raja Charles III, Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah Sumatra

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Raja Charles III di London, Inggris, untuk membahas penguatan kerja sama konservasi gajah dan perlindungan habitat alaminya. Pertemuan tersebut berlangsung di sela agenda kenegaraan Prabowo saat menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan di Lancaster House, Rabu (21/1/2026). Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin menegaskan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan […]

  • Respons KAI Soal Dugaan Penyalahgunaan Data Konsumen oleh Oknum Pegawai

    Respons KAI Soal Dugaan Penyalahgunaan Data Konsumen oleh Oknum Pegawai

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan data pribadi pelanggan menyusul mencuatnya isu dugaan penyebaran dan penyalahgunaan data konsumen oleh oknum pegawai internal perusahaan. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan perlindungan data pribadi merupakan prioritas utama KAI Group dalam mendukung layanan transportasi publik yang aman, […]

  • Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menjadi salah satu peserta World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris, mulai 2026 mendatang. Program tersebut akan berlangsung selama satu tahun dan diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki masa transisi karier publik. Sri Mulyani sebelumnya menyelesaikan masa tugas sebagai […]

  • Anjlok Parah, Harga Emas Antam Kini Rp2.147.000 per Gram

    Anjlok Parah, Harga Emas Antam Kini Rp2.147.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali ambrol pada Selasa (28/10/2025). Kali ini ambrol sebesar Rp 45.000 menjadi Rp 2.282.000 per gram. Harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) juga ikut anjlok sebesar Rp 45.000 menjadi Rp 2.147.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri […]

  • Tak Perlu ke Samsat, Begini Cara Cek Pajak Motor dan Mobil Lewat Aplikasi, Mudah dan Cepat

    Tak Perlu ke Samsat, Begini Cara Cek Pajak Motor dan Mobil Lewat Aplikasi, Mudah dan Cepat

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan kewajiban tahunan setiap warga negara Indonesia yang memiliki kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Kini, masyarakat tak perlu lagi datang langsung ke kantor Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) untuk mengetahui besaran pajak kendaraan mereka. Berkat kemajuan teknologi digital, pengecekan pajak kini bisa dilakukan langsung melalui […]

  • IHSG Dibuka Melemah ke 7.425, Tertekan Sentimen Global dan Lonjakan Harga Minyak

    IHSG Dibuka Melemah ke 7.425, Tertekan Sentimen Global dan Lonjakan Harga Minyak

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan awal pekan dengan pelemahan. Pada Senin (13/4/2026), IHSG dibuka di zona merah akibat tekanan sentimen global dan kenaikan tajam harga minyak dunia. Berdasarkan data perdagangan pukul 09.13 WIB, IHSG turun 0,44% atau sekitar 33 poin ke level 7.425,496. Pergerakan pasar didominasi saham yang melemah, dengan 357 […]

expand_less