Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Kembali Ngegas, Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rupiah Kembali Ngegas, Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali berjaya. Mengawali perdagangan Senin (24/8/2026), mata uang Indonesia bergerak menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Antara, rupiah dibuka di level Rp17.690 per dolar AS, menguat 4 poin atau 0,02 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.694 per dolar AS.

Sementara itu, dolar AS terpantau menguat hanya 0,02 persen dan berdiri level 99,814.

Menanggapi penguatan rupiah tersebut, Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi harga minyak global yang menjinak.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat tipis di kisaran Rp17.650 -Rp17.700 dipengaruhi oleh global menjinaknya harga minyak dan mata uang kawasan regional yang mayoritas menguat,” ujarnya.

Hingga saat ini, harga minyak mentah Brent sudah turun lebih dari 13 persen sampai di bawah 90 dolar AS per barel. Menurut dia, hal ini dipicu pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan melambat seiring kebijakan pengetatan yang masih banyak dijalankan oleh mayoritas bank sentral dunia.

Melihat sentimen domestik, pelaku pasar disebut mencermati kinerja neraca berjalan Indonesia Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan II 2026 mencatat defisit 0,9 miliar dolar AS, jauh lebih kecil dibandingkan dengan defisit pada triwulan I 2026 sebesar 9,1 miliar dolar AS.

Walaupun defisitnya menyempit, kata dia, tetapi masih rapuh karena ditopang oleh hot money (aliran dana atau modal spekulatif jangka pendek yang berpindah secara cepat antar negara untuk memburu tingkat suku bunga tertinggi).

“Hot money sangat deras masuk ke pasar keuangan Indonesia, dipengaruhi oleh naiknya yield obligasi pemerintah AS terutama yang jangka panjang, yang berarti naiknya yield, turunnya minat pelaku pasar,” ungkap Rully.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamenaker: Industri Harus Jadi “Laboratorium Pencetak Ahli”

    Wamenaker: Industri Harus Jadi “Laboratorium Pencetak Ahli”

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan pentingnya peran industri sebagai “laboratorium pencetak ahli” guna menjembatani kesenjangan antara teori pendidikan dan kebutuhan riil dunia kerja. Menurut dia, industri tidak lagi cukup hanya menjadi pengguna tenaga kerja, tetapi harus mengambil peran aktif dalam membentuk kompetensi sumber daya manusia (SDM) sejak masa pelatihan. “Industri bukan lagi […]

  • Eri Cahyadi Tegaskan SILPA Surabaya Rp234,44 Miliar Bukan Dana Mengendap

    Eri Cahyadi Tegaskan SILPA Surabaya Rp234,44 Miliar Bukan Dana Mengendap

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) per Oktober 2025 yang mencapai Rp234,44 miliar bukan merupakan dana mengendap. Menurutnya, SILPA tersebut adalah bagian dari pola pengelolaan keuangan daerah yang menyesuaikan dengan alur pendapatan dan kebutuhan rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Eri menjelaskan, secara garis besar pendapatan daerah terdiri […]

  • Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tercatat tidak bergerak terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (3/12/2025). Rupiah dibuka stagnan sehingga tetap di angka Rp16.625, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp16.625 per dolar AS. Berbeda dengan rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand menguat […]

  • JBC Jadi “Ladang Rezeki” Driver Ojek Online, Grab dan Maxim Ramai Mangkal Disini

    JBC Jadi “Ladang Rezeki” Driver Ojek Online, Grab dan Maxim Ramai Mangkal Disini

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Keberadaan Jambi Business Center (JBC) tak hanya berdampak pada geliat bisnis dan kelancaran akses jalan yang ada dalam Kota Jambi. Sebagai kawasan yang menggabungkan pusat perbelanjaan, hotel, convention center, dan ruko, JBC telah menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai kalangan datang kesini. Baik itu berbelanja, berkuliner ria, maupun rekreasi dan berolahraga. Terlebih lagi, […]

  • Emas Antam Terpangkas Lagi, Dibanderol Rp2.406.000 per Gram

    Emas Antam Terpangkas Lagi, Dibanderol Rp2.406.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terpangkas lagi hari ini, Kamis (4/12/2025). Kali ini penurunannya sebesar Rp6.000 sehingga harga emas Antam per gramnya menjadi Rp2.406.000. Emas Antam paling murah kini dibanderol Rp1,25 juta. Sedangkan emas Antam paling mahal dihargai Rp2,34 miliar. Adanya penurunan harga membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut turun menjadi Rp2.267.000 per […]

  • PLN Mobile Jadi “Kantor Mini” Digital, 69 Juta Pengguna Urus Listrik dan SPKLU Lewat Satu Aplikasi

    PLN Mobile Jadi “Kantor Mini” Digital, 69 Juta Pengguna Urus Listrik dan SPKLU Lewat Satu Aplikasi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT PLN (Persero) terus mempercepat transformasi digital layanan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi tersebut kini berkembang menjadi super app yang disebut sebagai “kantor mini” PLN karena menghadirkan berbagai layanan dalam satu platform digital. Executive Vice President Pelayanan Pelanggan Retail PLN Joni mengatakan, perubahan ini menandai pergeseran layanan dari sistem konvensional berbasis loket […]

expand_less