Rabu, 9 Sep 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » JBC Jadi “Ladang Rezeki” Driver Ojek Online, Grab dan Maxim Ramai Mangkal Disini

JBC Jadi “Ladang Rezeki” Driver Ojek Online, Grab dan Maxim Ramai Mangkal Disini

  • account_circle Syaiful Amri
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Keberadaan Jambi Business Center (JBC) tak hanya berdampak pada geliat bisnis dan kelancaran akses jalan yang ada dalam Kota Jambi.

Sebagai kawasan yang menggabungkan pusat perbelanjaan, hotel, convention center, dan ruko, JBC telah menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai kalangan datang kesini. Baik itu berbelanja, berkuliner ria, maupun rekreasi dan berolahraga.

Terlebih lagi, dengan aktivitas yang berlangsung hampir 24 jam membuat kawasan superblok ini menjadi selalu ramai dan lokasi favorit masyarakat Kota Jambi.

Tingginya mobilitas tersebut secara otomatis menciptakan permintaan transportasi yang tinggi, termasuk layanan ojek online.

Tak heran jika di sejumlah titik strategis dalam kawasan ini, terlihat banyak driver berbasis aplikasi tersebut yang mangkal sambil menunggu pesanan masuk.

Para driver ojek online seperti Maxim dan Grab berkumpul di area pintu masuk, sekitar ruko, hingga jalur utama yang ramai dilalui pengunjung. Mereka memanfaatkan momen sibuk, seperti jam pulang kerja, malam hari, hingga akhir pekan, untuk memaksimalkan pendapatan.

Rizky, salah satu driver Grab, mengaku JBC menjadi salah satu titik paling “basah” di Kota Jambi.

“Kalau mangkal di JBC, peluang dapat order itu besar. Hampir setiap saat ada saja penumpang, apalagi malam hari. Kadang habis antar, langsung dapat order lagi di sekitar sini,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Andi, pengemudi Maxim yang sudah cukup lama beroperasi di Kota Jambi. Ia menyebut JBC sebagai lokasi strategis yang tidak pernah sepi.

“Di sini itu lengkap, ada mall, hotel, tempat makan, jadi orang pasti butuh transportasi. Kami driver jadi lebih mudah cari penumpang. Dalam sehari bisa bolak-balik dapat order dari area ini saja,” katanya.

Selain karena ramainya aktivitas, faktor lain yang membuat JBC diminati para driver adalah akses jalannya yang terbuka dan terhubung ke berbagai titik penting di kota. Jalur alternatif yang menghubungkan kawasan Mayang ke Sungai Kambang menjadi keuntungan tersendiri.

Dengan akses tersebut, driver bisa lebih cepat mengantar penumpang tanpa harus terjebak kemacetan. Waktu tempuh yang lebih singkat juga memungkinkan mereka mengambil lebih banyak order dalam sehari.

“Sekarang enak, jalannya sudah terbuka. Antar penumpang jadi lebih cepat, tidak perlu mutar jauh. Ini sangat membantu kami untuk kejar target harian,” tambah Andi.

Kemudahan akses ini juga membuat penumpang lebih memilih memesan ojek online dari kawasan JBC karena waktu tunggu yang relatif singkat.

Menariknya, JBC tidak hanya menjadi tempat mencari penumpang, tetapi juga menjadi lokasi “nongkrong produktif” bagi para driver. Sambil menunggu order masuk, mereka biasanya berkumpul, berbincang, hingga beristirahat sejenak.

Suasana kawasan yang hidup dan fasilitas yang tersedia membuat para driver merasa nyaman menunggu di area ini. Ditambah lagi, peluang mendapatkan penumpang yang tinggi membuat waktu menunggu tidak terasa sia-sia.

“Kalau di sini, nunggu juga nggak lama. Paling beberapa menit sudah dapat order lagi. Jadi walaupun ramai driver, tetap kebagian,” ujar Rizky.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kehadiran JBC tidak hanya menguntungkan pelaku usaha besar, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi sektor informal seperti pengemudi ojek online.

Perputaran ekonomi yang terjadi di kawasan ini turut membuka peluang bagi banyak orang untuk meningkatkan pendapatan. Dari pengunjung yang datang, aktivitas bisnis yang berjalan, hingga kebutuhan transportasi, semuanya saling terhubung dalam satu ekosistem.

Bagi para driver Grab dan Maxim, JBC bukan sekadar titik mangkal, melainkan salah satu sumber utama penghasilan harian mereka. Dengan kondisi kawasan yang terus berkembang dan ramai, peluang tersebut diperkirakan akan terus terbuka lebar.

Ke depan, Jambi Business Center diprediksi akan tetap menjadi salah satu pusat aktivitas utama di Kota Jambi, sekaligus menjadi “ladang rezeki” bagi banyak pihak, termasuk para pejuang jalanan yang menggantungkan hidup dari layanan transportasi online.(*)

  • Penulis: Syaiful Amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini Mandek! Murah atau Mahal? Cek Disini

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini Mandek! Murah atau Mahal? Cek Disini

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang dijual Pegadaian pada perdagangan Senin (25/5/2026) tercatat belum bergerak dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya. Setelah mengalami sejumlah perubahan dalam beberapa waktu terakhir, harga emas hari ini terpantau masih bertahan di level yang sama seperti Minggu (24/5/2026). Tiga produk emas andalan Pegadaian, yakni Galeri24, Antam, dan UBS, kompak tidak menunjukkan perubahan […]

  • Start Sempurna, Tiga Kartu Merah! Meksiko Libas Afrika Selatan

    Start Sempurna, Tiga Kartu Merah! Meksiko Libas Afrika Selatan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tuan rumah bersama Piala Dunia 2026, Meksiko, memulai turnamen dengan kemenangan meyakinkan setelah mengalahkan Afrika Selatan 2-0 pada laga Grup A di Stadion Azteca, Kamis (11/6/2026) waktu setempat. Kemenangan El Tri ditentukan oleh gol spektakuler Julian Quinones dan sundulan Raul Jimenez. Pertandingan juga diwarnai tiga kartu merah yang membuat laga berlangsung panas hingga […]

  • Emas Antam Ambruk Lagi! Kini Rp2,689 Juta per Gram

    Emas Antam Ambruk Lagi! Kini Rp2,689 Juta per Gram

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam anjlok lagi hari ini, Kamis (11/6/2026). Koreksi harga ini membuat emas Antam lebih murah dari hari sebelumnya. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun cukup dalam sebesar Rp24.000. Dengan penurunan tersebut, harga emas kini berada di level Rp2.689.000 per gram. Kondisi ini dinilai membuka […]

  • Turun Rp15.000, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.790.000 per Gram

    Turun Rp15.000, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.790.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi PT Antam mengalami koreksi pada perdagangan hari ini. Harga emas Antam kini dibanderol Rp2.790.000 per gram, turun Rp15.000 dibandingkan harga hari sebelumnya. Penurunan ini menjadi perhatian bagi para investor logam mulia yang memantau pergerakan harga harian untuk investasi jangka panjang maupun pendek. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam […]

  • Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

    Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri properti nasional kembali menunjukkan dinamika penyehatan finansial yang strategis. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melanjutkan strategi efisiensi dan penguatan fundamental dengan melakukan divestasi aset non-produktif di Bali. Pada 11 Desember 2025, APLN menyelesaikan penjualan seluruh kepemilikan saham Perseroan dan entitas anak PT Kencana Unggul Sukses (KUS) di PT Karya Pratama Propertindo […]

  • Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.707 per Dolar AS

    Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.707 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah berhasil mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan hari ini, Jumat (14/11/2025). Rupiah ditutup di level Rp 16.707 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah menguat 0,13 persen dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.728 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia. Mayoritas mata […]

expand_less