Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Properti » Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

Pangkas Utang Rp 4,5 Triliun, Agung Podomoro Jual Lahan 8 Hektar di Bali

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Industri properti nasional kembali menunjukkan dinamika penyehatan finansial yang strategis. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melanjutkan strategi efisiensi dan penguatan fundamental dengan melakukan divestasi aset non-produktif di Bali.

Pada 11 Desember 2025, APLN menyelesaikan penjualan seluruh kepemilikan saham Perseroan dan entitas anak PT Kencana Unggul Sukses (KUS) di PT Karya Pratama Propertindo kepada PT Puri Dibya Property dan PT Hartons Property Development.

Meskipun melibatkan lahan sekitar 8 hektar, langkah ini diklaim bukan merupakan transaksi material maupun afiliasi, melainkan murni bagian dari upaya manajemen menjaga kesehatan neraca keuangan. Keputusan menjual lahan kosong yang semula disiapkan untuk rencana pengembangan di Bali ini dilandasi oleh kebutuhan strategis perusahaan untuk meningkatkan likuiditas dan memangkas kewajiban.

Corporate Secretary APLN, Justini Omas, menjelaskan bahwa transaksi ini sangat strategis karena meningkatkan dana kas perusahaan. Bagi APLN, divestasi aset telah menjadi model bisnis yang teruji sejak tahun 2017.

“Aset yang kami divestasi berhasil meningkatkan nilai perusahaan, mendorong percepatan proyek properti baru dan berhasil memangkas utang perusahaan. Kami bersyukur strategi ini dapat dijalankan dengan sangat baik oleh manajemen APLN,” ungkap Justini dikutip dari Kompas.com, Senin (15/12/2025).

Utang Berbunga Turun Drastis Efektivitas strategi divestasi APLN tercermin jelas dalam konsolidasi kewajiban perusahaan. Sejak tahun 2021, APLN secara konsisten berhasil menurunkan total pinjaman berbunga (interest-bearing debt) mereka secara signifikan. Total pinjaman berbunga perusahaan telah menurun dari Rp 10 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp 5,5 triliun per September 2025.

Ini berarti APLN berhasil memangkas utang hingga sekitar Rp 4,5 triliun dalam kurun waktu empat tahun. Divestasi aset strategis bernilai tinggi menjadi salah satu sumber utama pelunasan utang, memungkinkan perusahaan memiliki fundamental yang lebih solid dan siap menangkap peluang pertumbuhan baru di sektor properti.

Dengan menyehatkan neraca keuangannya, APLN kini memfokuskan sumber daya dan modalnya pada pengembangan proyek-proyek properti bernilai tinggi (high-value projects) yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Fokus ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan rumah nasional dan menggerakkan ekonomi daerah.

Proyek-proyek unggulan yang sedang dikembangkan APLN meliputi:

. Jawa Barat: Podomoro Park Bandung dan Parkland Podomoro Karawang.

. Jabodetabek: Bukit Podomoro Jakarta dan Podomoro Golf View Cimanggis.

. Luar Jawa: Podomoro City Deli Medan dan Borneo Bay Residence Balikpapan.

“Pembangunan proyek properti ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memenuhi kebutuhan rumah nasional dan mendorong bergeraknya ekonomi daerah,” tutup Justini.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kompas

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melesat Rp 34.000, Harga Emas Antam Menjadi Rp 2.284.000 per Gram

    Melesat Rp 34.000, Harga Emas Antam Menjadi Rp 2.284.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam kembali terbang tinggi hari ini, Selasa (7/10/2025). Kini harga emas Antam tembus Rp 2.284.000 per gram usai naik Rp34.000. Ini merupakan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) baru dan reli tiga hari beruntun. Sementara harga emas Antam termurah mencapai Rp1.192.000 dengan ukuran […]

  • 306 Proyek Properti Mandek karena Perizinan, Ancaman Investasi Rp34,5 Triliun dan 30.600 Lapangan Kerja

    306 Proyek Properti Mandek karena Perizinan, Ancaman Investasi Rp34,5 Triliun dan 30.600 Lapangan Kerja

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengungkapkan bahwa sebanyak 306 proyek properti terhambat akibat kendala perizinan. Kondisi ini berpotensi menahan realisasi investasi hingga Rp34,5 triliun dan mengancam penciptaan 30.600 lapangan kerja. Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menjelaskan bahwa data tersebut dihimpun dari laporan 16 Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI. Total lahan proyek yang […]

  • Saham Emiten Terkait Haji Isam Kompak Menguat, JARR–PGUN Sentuh ARA Hari Ini

    Saham Emiten Terkait Haji Isam Kompak Menguat, JARR–PGUN Sentuh ARA Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga saham emiten yang terafiliasi dengan Haji Isam kembali melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (9/12/2025). Beberapa saham bahkan tercatat menyentuh batas auto rejection atas (ARA) setelah sebelumnya juga menguat signifikan pada awal pekan. Pada sesi pertama perdagangan, saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) tercatat naik 13,35% ke level Rp4.160 per lembar. Meski […]

  • Harga Emas Pegadaian Stagnan,  Antam Tembus Rp2,908 Juta per Gram

    Harga Emas Pegadaian Stagnan, Antam Tembus Rp2,908 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian terpantau tidak mengalami perubahan pada perdagangan Senin (4/5/2026). Tiga produk logam mulia utama, yakni dari Antam, UBS, dan Galeri24 kompak bertahan di level harga sebelumnya. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman resmi Sahabat Pegadaian, emas cetakan Antam dipatok sebesar Rp2.908.000 per gram. Sementara itu, emas UBS berada di […]

  • Under-Invoicing Sawit Dibongkar Menkeu Purbaya, Negara Diduga Rugi Bertahun-tahun

    Under-Invoicing Sawit Dibongkar Menkeu Purbaya, Negara Diduga Rugi Bertahun-tahun

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dugaan praktik manipulasi nilai ekspor minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang dilakukan sejumlah oknum pengusaha melalui skema under-invoicing. Praktik ilegal ini diduga menyebabkan kebocoran penerimaan negara dalam jangka waktu bertahun-tahun. Purbaya menyebut modus yang digunakan yakni melaporkan ekspor CPO seolah-olah hanya sampai negara […]

  • SpaceX Percepat IPO di Nasdaq, Target Valuasi Tembus US$ 1,75 Triliun

    SpaceX Percepat IPO di Nasdaq, Target Valuasi Tembus US$ 1,75 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, mempercepat rencana penawaran umum perdana (IPO) dan menargetkan pencatatan saham di Nasdaq paling cepat pada 12 Juni 2026. Langkah ini menjadikan IPO SpaceX sebagai salah satu debut pasar saham yang paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir, seiring mulai pulihnya pasar global dari tekanan volatilitas dan ketidakpastian geopolitik. […]

expand_less