Tol Betung–Jambi Dipercepat, Waktu Tempuh dari 4 Jam Dipangkas Jadi 30 Menit
- account_circle say say
- calendar_month 51 menit yang lalu
- print Cetak

Tol Betung–Jambi Dipercepat, Waktu Tempuh dari 4 Jam Dipangkas Jadi 30 Menit.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Pembangunan Jalan Tol Betung–Jambi Seksi 1B terus dikebut sebagai bagian dari proyek strategis nasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Ruas sepanjang 31,58 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Babat Supat, Sumatera Selatan, hingga Kecamatan Tungkal Jaya, Jambi, ditargetkan memangkas waktu tempuh perjalanan dari semula 1,5 hingga 4 jam menjadi sekitar 30 menit.
PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) mencatat hingga akhir Juni 2026, progres fisik pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1B telah mencapai 31 persen. Proyek ini menjadi salah satu penghubung utama yang akan memperkuat konektivitas antara Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Jambi sekaligus memperlancar jaringan Jalan Tol Trans Sumatera.
Direktur Operasi III PT Hutama Karya Infrastruktur, Defi Adrian, mengatakan ruas Tol Betung–Jambi Seksi 1B memiliki peran strategis dalam meningkatkan mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik antarwilayah.
“HKI berkomitmen menyelesaikan pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1B dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta prinsip konstruksi berkelanjutan. Kehadiran ruas ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar,” ujar Defi Adrian dalam keterangan resminya.
Untuk mempercepat pembangunan sekaligus menjaga kualitas konstruksi, HKI menerapkan berbagai teknologi modern, seperti Building Information Modeling (BIM), fotogrametri, dan load scanner. Teknologi tersebut digunakan untuk memantau progres pekerjaan, memetakan kondisi lapangan, hingga mengukur volume material secara lebih akurat dan efisien.
Selain mengedepankan inovasi teknologi, HKI juga melibatkan masyarakat sekitar dalam proses pembangunan. Hal itu dilakukan melalui penyerapan tenaga kerja lokal, pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.
Keberadaan ruas Tol Betung–Jambi Seksi 1B diharapkan tidak hanya mempercepat perjalanan masyarakat, tetapi juga memangkas biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan distribusi barang di koridor Sumatera Selatan–Jambi. Efisiensi tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan daya saing ekonomi daerah, memperlancar arus investasi, dan membuka akses kawasan-kawasan ekonomi baru di sepanjang jalur tol.
HKI menargetkan pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1B dapat rampung pada 2027. Setelah beroperasi, ruas ini akan menjadi bagian penting dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera yang menghubungkan berbagai pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.
- Penulis: say say

