Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pemerintah Pastikan Akan Menanggung Upah Peserta Magang Nasional Selama 6 Bulan

Pemerintah Pastikan Akan Menanggung Upah Peserta Magang Nasional Selama 6 Bulan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor memastikan bahwa pemerintah akan menanggung penuh biaya upah peserta magang nasional selama enam bulan. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat transisi tenaga kerja muda ke dunia industri, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi lulusan baru.

Afriansyah menjelaskan, peserta program Magang Nasional akan menerima insentif setara upah minimum (UMK) sesuai dengan lokasi penempatan. Dengan demikian, perusahaan peserta tidak perlu menanggung biaya tambahan selama masa pelatihan berlangsung.

“Negara akan memberikan insentif selama enam bulan sebesar UMK. Jadi maksimal sekitar Rp3,3 juta, sesuai dengan besaran UMK di masing-masing daerah,” ujar Afriansyah dikutip dari Antara, Selasa (7/10/2025).

Ia menambahkan, hingga saat ini lebih dari 500 perusahaan swasta telah menyatakan kesediaannya bergabung dalam program tersebut secara sukarela tanpa paksaan dari pemerintah. Pemerintah juga berharap agar perusahaan yang mengikuti program ini dapat merekrut peserta magang terbaik setelah enam bulan masa pelatihan berakhir.

Wakil Ketua Umum Kadin Sarman Simanjorang menilai bahwa program ini akan membuka peluang kerja baru bagi lulusan muda dan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.

“Pemberian upah setara UMK akan membantu meningkatkan daya beli, karena peserta magang memperoleh penghasilan bulanan,” jelas Sarman.

Menurutnya, pengusaha siap menampung peserta magang, namun pemerintah perlu memperjelas petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) agar pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai harapan. Kadin juga menilai bahwa program ini berpotensi mengurangi tingkat pengangguran, sekaligus memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Program ini sangat layak diperluas ke depan, dengan penyebaran yang lebih merata di berbagai daerah di Indonesia,” tutupnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah Jadi Cuan, Bank Sampah Dayung Habibah Bikin Nasabah Mekaar Berdaya

    Sampah Jadi Cuan, Bank Sampah Dayung Habibah Bikin Nasabah Mekaar Berdaya

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sampah yang selama ini identik dengan barang tak bernilai, kini justru menjadi sumber tabungan dan membantu pembayaran angsuran. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jambi mendorong nasabah Mekaar Kelompok Bank Sampah Dayung Habibah di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, untuk mengubah sampah menjadi sumber ekonomi. Tak hanya membina pengelolaan bank sampah, PNM Jambi […]

  • Pola Konsumsi Masyarakat Jambi Berubah, Bisnis Tak Bisa Lagi Hanya Mengandalkan Harga

    Pola Konsumsi Masyarakat Jambi Berubah, Bisnis Tak Bisa Lagi Hanya Mengandalkan Harga

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pola konsumsi masyarakat Jambi semakin penting diperhatikan pelaku usaha dalam membaca peluang pasar. Data terbaru menunjukkan aktivitas ekonomi daerah tetap tumbuh, sementara struktur pengeluaran rumah tangga dapat menjadi salah satu indikator untuk memahami kebutuhan konsumen. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi melalui Analisis Pola Konsumsi Masyarakat Provinsi Jambi 2025 yang dirilis pada Maret […]

  • BP Tapera  Sudah Salurkan Rp27,72 Triliun untuk Rumah Subsidi

    BP Tapera Sudah Salurkan Rp27,72 Triliun untuk Rumah Subsidi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memprediksi total penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada November ini akan mencetak sejarah tertinggi. Bahkan, diprediksi melampaui capaian tertinggi KPR FLPP, tepatnya pada 2023 sejumlah 229 ribu unit rumah. Hingga 21 November, sudah tercatat 223.279 rumah KPR FLPP telah disalurkan BP […]

  • Rupiah Dibuka Loyo! Sentuh Rp17.386 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Loyo! Sentuh Rp17.386 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali bergerak di zona merah pada perdagangan awal pekan, Senin (11/5/2026). Mata uang Garuda tercatat melemah tipis di tengah tekanan eksternal yang masih membayangi pasar keuangan global. Pada pembukaan perdagangan pagi, rupiah turun 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.386 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan […]

  • KUR BSI 2025: Pinjaman Cepat, Bebas Riba, dan Margin Rendah untuk UMKM

    KUR BSI 2025: Pinjaman Cepat, Bebas Riba, dan Margin Rendah untuk UMKM

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2025 bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Program ini menawarkan pembiayaan tanpa riba, margin rendah, dan proses cepat, sesuai prinsip syariah. KUR BSI 2025 menjadi solusi bagi pelaku usaha yang ingin menambah modal atau mengembangkan bisnis. Menggunakan akad […]

  • Harga Emas di Pegadaian Naik, Beli atau Jual?

    Harga Emas di Pegadaian Naik, Beli atau Jual?

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual Pegadaian mengalami kenaikan hari ini. Baik itu emas UBS maupun Galeri24, dengan nilai kenaikan yang sama. Berdasarkan data dari laman Sahabat Pegadaian, Selasa (31/3/2026), harga emas UBS naik sebesar Rp27.000 dari Rp2.819.000 menjadi Rp2.846.000 per gram. Sedangkan Galeri24 naik Rp27.000 menjadi Rp2.833.000 dari sebelumnya Rp2.806.000 per gram. Pegadaian sendiri […]

expand_less