Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kopdes Merah Putih Incar Bisnis Sawit, CELIOS Peringatkan Risiko Kerugian Besar

Kopdes Merah Putih Incar Bisnis Sawit, CELIOS Peringatkan Risiko Kerugian Besar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) untuk merambah bisnis perkebunan kelapa sawit menimbulkan kekhawatiran dari kalangan ekonom. Langkah ekspansi ke industri sawit dinilai berisiko tinggi dan berpotensi menimbulkan kerugian besar jika dilakukan tanpa kesiapan yang matang.

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, menilai bahwa setiap entitas bisnis, termasuk koperasi, harus menyesuaikan diri dengan kapasitas manajerial dan kompetensi inti yang dimilikinya. Menurutnya, memaksakan Kopdes untuk masuk ke sektor sawit tanpa pengalaman dan sumber daya memadai akan berakhir tidak efisien.

“Ketika entitas bisnis dipaksakan masuk ke industri tertentu tanpa ada persiapan yang matang, hasilnya justru akan menimbulkan kerugian,” ujar Nailul Huda kepada Kontan.co.id, Minggu (26/10/2025).

Huda menyoroti bahwa bisnis perkebunan sawit memiliki biaya operasional tinggi yang perlu dikelola secara profesional. Jika Kopdes tidak memiliki kemampuan teknis, tata kelola, serta akses pasar yang kuat, maka pengeluaran tersebut justru akan menjadi beban keuangan yang signifikan.

Selain itu, keberlanjutan usaha sawit Kopdes juga sangat bergantung pada ketersediaan off-taker, yaitu pembeli hasil panen yang mampu menyerap produksi secara rutin. Tanpa kepastian pasar, koperasi bisa menghadapi kesulitan arus kas bahkan gagal bayar kredit yang digunakan untuk modal usaha.

“Kesiapan pasar harus dipastikan terlebih dahulu. Jangan sampai setelah panen, hasilnya tidak terserap karena belum ada pembeli yang jelas,” kata Huda.

CELIOS juga menyoroti potensi praktik rent-seeking atau perburuan rente dalam proyek ini. Huda menduga, ada risiko bahwa Kopdes Merah Putih hanya dijadikan stempel legalitas bagi korporasi besar untuk tetap menguasai lahan sawit secara tidak langsung.

“Saya khawatir, Koperasi Merah Putih hanya menjadi kedok. Secara formal mereka mengelola lahan, tapi praktiknya tetap dikendalikan oleh perusahaan besar,” tegasnya.

Menurutnya, hal itu justru mengaburkan tujuan utama pembentukan koperasi, yaitu memberdayakan masyarakat desa dan mengembalikan fungsi lahan sesuai peruntukannya. Huda menegaskan, lahan yang sebelumnya diambil dari kawasan hutan seharusnya dikembalikan dulu ke fungsi aslinya sebelum digunakan kembali untuk kegiatan ekonomi baru.

“Kalau tujuannya untuk pemberdayaan desa, seharusnya ada tahapan persiapan, pendampingan, dan pemetaan kompetensi. Jangan langsung lompat ke industri yang padat modal dan risiko tinggi seperti sawit,” ujarnya.

Peringatan dari CELIOS ini muncul seiring dengan kebijakan pemerintah yang mendorong Kopdes Merah Putih memperluas peran ekonomi desa, termasuk membuka akses ke pembiayaan dari bank-bank Himbara. Namun, tanpa tata kelola yang kuat dan sistem pengawasan yang jelas, program tersebut bisa berbalik menjadi beban fiskal dan meningkatkan risiko kredit macet.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Turun, Ayam Broiler Naik di Pasar Talang Banjar Jambi per 15 Januari 2026

    Harga Cabai Turun, Ayam Broiler Naik di Pasar Talang Banjar Jambi per 15 Januari 2026

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, menunjukkan pergerakan yang beragam pada Kamis (15/1/2026). Penurunan harga paling mencolok terjadi pada kelompok cabai, sementara sebagian besar komoditas lainnya terpantau stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar turun 12 persen menjadi Rp 22.000 per kilogram. […]

  • Sanae Takaichi Terpilih Jadi PM Wanita Pertama Jepang

    Sanae Takaichi Terpilih Jadi PM Wanita Pertama Jepang

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Politikus konservatif garis keras Sanae Takaichi resmi terpilih sebagai Perdana Menteri perempuan pertama Jepang, Selasa (21/10/2025). Kemenangan Takaichi menandai momen bersejarah yang memecahkan dominasi laki-laki dalam politik Jepang sekaligus membuka babak baru dengan pergeseran arah politik ke kanan. Takaichi dikenal sebagai murid ideologis mantan Perdana Menteri Shinzo Abe dan pengagum mantan Perdana Menteri […]

  • OJK Ingatkan Himbara Jika Ingin Naikkan Bunga Deposito Valas

    OJK Ingatkan Himbara Jika Ingin Naikkan Bunga Deposito Valas

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peringatan kepada bank-bank milik negara (Himbara) terkait rencana menaikkan suku bunga deposito valas atau valuta asing. Rencana tersebut kabarnya akan diterapkan pada 5 November 2025, dengan bunga deposito USD (dolar AS) naik menjadi 4%. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, keputusan penetapan bunga deposito dalam […]

  • BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 4,75% pada Oktober 2025

    BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 4,75% pada Oktober 2025

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 21-22 Oktober 2025. Bukan hanya suku bunga acuan atau BI rate, suku bunga deposit facility juga dipertahankan di level 3,75%, dan suku bunga lending facility dipertahankan dilevel 5,50%. Gubernur BI, Perry […]

  • Melonjak Tajam, Harga Emas Antam Jadi Rp2.305.000 per Gram

    Melonjak Tajam, Harga Emas Antam Jadi Rp2.305.000 per Gram

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melonjak tajam pada perdagangan hari ini, Jumat (31/10/2025). Harga emas Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 42.000 menjadi Rp 2.305.000 per gram. Sementara itu, harga emas Antam termahal kini telah mencapai Rp2,24 miliar. Harga beli kembali atau buyback emas Antam juga terkerek atas kenaikan harga tersebut. […]

  • Update Harga Sembako Pasar Kasang Jambi: Cabai Merah Kecil Turun, Beras dan Daging Stabil

    Update Harga Sembako Pasar Kasang Jambi: Cabai Merah Kecil Turun, Beras dan Daging Stabil

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan 15 Januari 2026. Dari pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya sebagian kecil komoditas yang mengalami perubahan harga, sementara mayoritas sembako masih bertahan di level sebelumnya. Penurunan harga tercatat pada cabai merah kecil yang turun sebesar 12 persen […]

expand_less