Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kopdes Merah Putih Incar Bisnis Sawit, CELIOS Peringatkan Risiko Kerugian Besar

Kopdes Merah Putih Incar Bisnis Sawit, CELIOS Peringatkan Risiko Kerugian Besar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) untuk merambah bisnis perkebunan kelapa sawit menimbulkan kekhawatiran dari kalangan ekonom. Langkah ekspansi ke industri sawit dinilai berisiko tinggi dan berpotensi menimbulkan kerugian besar jika dilakukan tanpa kesiapan yang matang.

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, menilai bahwa setiap entitas bisnis, termasuk koperasi, harus menyesuaikan diri dengan kapasitas manajerial dan kompetensi inti yang dimilikinya. Menurutnya, memaksakan Kopdes untuk masuk ke sektor sawit tanpa pengalaman dan sumber daya memadai akan berakhir tidak efisien.

“Ketika entitas bisnis dipaksakan masuk ke industri tertentu tanpa ada persiapan yang matang, hasilnya justru akan menimbulkan kerugian,” ujar Nailul Huda kepada Kontan.co.id, Minggu (26/10/2025).

Huda menyoroti bahwa bisnis perkebunan sawit memiliki biaya operasional tinggi yang perlu dikelola secara profesional. Jika Kopdes tidak memiliki kemampuan teknis, tata kelola, serta akses pasar yang kuat, maka pengeluaran tersebut justru akan menjadi beban keuangan yang signifikan.

Selain itu, keberlanjutan usaha sawit Kopdes juga sangat bergantung pada ketersediaan off-taker, yaitu pembeli hasil panen yang mampu menyerap produksi secara rutin. Tanpa kepastian pasar, koperasi bisa menghadapi kesulitan arus kas bahkan gagal bayar kredit yang digunakan untuk modal usaha.

“Kesiapan pasar harus dipastikan terlebih dahulu. Jangan sampai setelah panen, hasilnya tidak terserap karena belum ada pembeli yang jelas,” kata Huda.

CELIOS juga menyoroti potensi praktik rent-seeking atau perburuan rente dalam proyek ini. Huda menduga, ada risiko bahwa Kopdes Merah Putih hanya dijadikan stempel legalitas bagi korporasi besar untuk tetap menguasai lahan sawit secara tidak langsung.

“Saya khawatir, Koperasi Merah Putih hanya menjadi kedok. Secara formal mereka mengelola lahan, tapi praktiknya tetap dikendalikan oleh perusahaan besar,” tegasnya.

Menurutnya, hal itu justru mengaburkan tujuan utama pembentukan koperasi, yaitu memberdayakan masyarakat desa dan mengembalikan fungsi lahan sesuai peruntukannya. Huda menegaskan, lahan yang sebelumnya diambil dari kawasan hutan seharusnya dikembalikan dulu ke fungsi aslinya sebelum digunakan kembali untuk kegiatan ekonomi baru.

“Kalau tujuannya untuk pemberdayaan desa, seharusnya ada tahapan persiapan, pendampingan, dan pemetaan kompetensi. Jangan langsung lompat ke industri yang padat modal dan risiko tinggi seperti sawit,” ujarnya.

Peringatan dari CELIOS ini muncul seiring dengan kebijakan pemerintah yang mendorong Kopdes Merah Putih memperluas peran ekonomi desa, termasuk membuka akses ke pembiayaan dari bank-bank Himbara. Namun, tanpa tata kelola yang kuat dan sistem pengawasan yang jelas, program tersebut bisa berbalik menjadi beban fiskal dan meningkatkan risiko kredit macet.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai Hari Ini, Bank Indonesia Resmikan QRIS di China, Transaksi Tinggal Scan

    Mulai Hari Ini, Bank Indonesia Resmikan QRIS di China, Transaksi Tinggal Scan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia resmi memperluas penggunaan QRIS ke China. Mulai 30 April 2026, masyarakat Indonesia dan China dapat melakukan transaksi lintas negara cukup dengan memindai kode QR. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan sistem ini memungkinkan pembayaran tanpa uang tunai, baik bagi warga Indonesia di China maupun sebaliknya. “Cukup gunakan ponsel, transaksi bisa dilakukan dengan […]

  • Nasrul Pastikan 555 Rumah Warga Miskin Ekstrem di Jambi Dibedah Tahun Ini

    Nasrul Pastikan 555 Rumah Warga Miskin Ekstrem di Jambi Dibedah Tahun Ini

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Baru dilantik sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Provinsi Jambi, Nasrul langsung bergerak cepat. Salah satu program prioritas yang dipastikan tetap berjalan tahun ini adalah bantuan bedah rumah bagi masyarakat miskin ekstrem. Program tersebut menyasar warga yang menempati rumah tidak layak huni (RTLH) agar memperoleh hunian yang lebih aman, sehat, […]

  • Akhirnya Turun, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,91 Juta per Gram

    Akhirnya Turun, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,91 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Antam mengalami koreksi hari ini, Selasa (27/1/2026). Meskipun harga emas spot global (XAU/USD) sedang dalam tren positif menembus level USD 5.000 per troy ounce, penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS mampu menahan lonjakan harga emas hari ini di pasar domestik. Tercatat, harga emas Antam pecahan 1 gram turun […]

  • Ini 8 Kebijakan Pajak Purbaya di 2026, dari PPN hingga Pajak Global

    Ini 8 Kebijakan Pajak Purbaya di 2026, dari PPN hingga Pajak Global

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tahun pajak 2026 menjadi periode penuh pertama bagi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam mengendalikan kebijakan perpajakan nasional. Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan tarif pajak maupun penambahan jenis pajak baru, meski target penerimaan pajak 2026 dipatok meningkat. Target penerimaan pajak pada 2026 ditetapkan sebesar Rp 2.357,7 triliun atau naik 7,69 persen dibandingkan target […]

  • Harga Emas Antam  Tembus Rp3,168 Juta Per Gram

    Harga Emas Antam Tembus Rp3,168 Juta Per Gram

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga emas Antam hari ini, Kamis (29/1/2026), melejit. Harganya kini sudah tembus Rp3.168.000 per gram. Dikutip dari laman Logam Mulia, emas Antam meroket Rp 165.000 setelah kemarin turut melonjak sebanyak dua kali dari Rp3.003.000. Adanya kenaikan harga tersebut membuat harga jual kembali (buyback) turut melonjak, yakni menjadi Rp 2.989.000 dari awalnya Rp 2.854.000 […]

  • Inflasi Jambi Juli 2026 Capai 3,25 Persen, Harga di Muara Bungo Masih Jadi Sorotan

    Inflasi Jambi Juli 2026 Capai 3,25 Persen, Harga di Muara Bungo Masih Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Inflasi Provinsi Jambi pada Juli 2026 tercatat 3,25 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka tersebut menunjukkan harga barang dan jasa di Jambi secara umum masih mengalami kenaikan dibandingkan Juli 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, inflasi tahunan Jambi pada Juli 2026 berada di bawah angka Juni 2026 yang mencapai 3,85 persen. […]

expand_less