Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US$950 Juta, Ekspor Naik 3,39%

Surplus Neraca Dagang Indonesia Januari 2026 Turun Jadi US$950 Juta, Ekspor Naik 3,39%

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 sebesar US$950 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan Desember 2025 yang mencatat surplus US$2,51 miliar. Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus tersebut memperpanjang tren positif neraca perdagangan Indonesia yang telah berlangsung selama 69 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

“Neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus tersebut ini selama 69 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/3/2026).

Ekspor Indonesia Januari 2026 Naik 3,39%

Total ekspor Indonesia pada Januari 2026 tercatat US$22,16 miliar, naik 3,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$21,43 miliar.

Berdasarkan sektor:

  • Industri pengolahan: US$18,51 miliar (naik 8,19% yoy)
  • Pertambangan dan lainnya: US$2,32 miliar (turun 14,59% yoy)
  • Pertanian, kehutanan, dan perikanan: US$440 juta (turun 20,36% yoy)

Kenaikan ekspor terutama ditopang oleh sektor industri pengolahan, meski sektor pertambangan dan pertanian mengalami kontraksi.

Impor Indonesia Melonjak 18,21%

Di sisi lain, impor Indonesia Januari 2026 tercatat US$21,20 miliar, naik signifikan 18,21 persen dibandingkan Januari 2025 sebesar US$17,94 miliar.

Rinciannya:

  • Impor migas: US$3,17 miliar
  • Impor nonmigas: US$18,04 miliar

Berdasarkan penggunaan:

  • Barang konsumsi: US$1,84 miliar (naik 11,81% yoy)
  • Bahan baku/penolong: US$14,88 miliar (naik 14,67% yoy)
  •  Barang modal: US$4,49 miliar (naik 35,23% yoy)

Lonjakan impor barang modal menunjukkan peningkatan aktivitas investasi dan produksi domestik di awal tahun.

Surplus Tetap Terjaga Meski Melambat

Meski surplus neraca dagang Januari 2026 lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, kinerja ekspor yang tetap tumbuh membuat neraca perdagangan Indonesia tetap positif.

Kondisi ini menjadi indikator stabilitas eksternal ekonomi Indonesia, meskipun tantangan global seperti perlambatan ekonomi dunia dan ketegangan geopolitik masih membayangi perdagangan internasional.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkeu Didesak Terbitkan Blacklist Importir Barang Bekas

    Kemenkeu Didesak Terbitkan Blacklist Importir Barang Bekas

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendapat tenggat waktu satu minggu untuk menyelesaikan daftar hitam (blacklist) importir nakal yang selama ini kedapatan memasukkan barang impor bekas ke Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penindakan tegas terhadap importir yang melanggar aturan sudah tidak bisa ditunda lagi, sehingga daftar hitam tersebut wajib segera diterbitkan. Purbaya mengakui […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini, 27 Oktober 2025: Mayoritas Berawan, Beberapa Daerah Hujan Ringan

    Cuaca Jambi Hari Ini, 27 Oktober 2025: Mayoritas Berawan, Beberapa Daerah Hujan Ringan

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi pada Senin, 27 Oktober 2025 didominasi oleh kondisi berawan, dengan beberapa wilayah mengalami hujan ringan pada siang hingga malam hari. Suhu udara umumnya berada pada kisaran 16 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, […]

  • KKP Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp6,79 Triliun Selama Setahun Pemerintahan Prabowo

    KKP Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp6,79 Triliun Selama Setahun Pemerintahan Prabowo

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp6,79 triliun melalui berbagai upaya pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelautan dan perikanan. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono, menyampaikan bahwa sepanjang periode Oktober 2024 […]

  • Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen Usai Serangan Drone Ukraina Hantam Depot Minyak Rusia

    Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen Usai Serangan Drone Ukraina Hantam Depot Minyak Rusia

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali merangkak naik sekitar 2 persen pada Jumat (14/11) menyusul meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap pasokan global setelah serangan drone Ukraina menghantam fasilitas minyak di pelabuhan Novorossiysk, Rusia. Pelabuhan ini dikenal sebagai salah satu pusat ekspor minyak terbesar Negeri Beruang Merah. Mengutip data perdagangan terkini, harga minyak mentah Brent naik USD […]

  • Investor Asing Masih Wait and See Masuk ke Pasar Keuangan Indonesia Jelang Akhir 2025

    Investor Asing Masih Wait and See Masuk ke Pasar Keuangan Indonesia Jelang Akhir 2025

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Investor asing masih bersikap hati-hati atau wait and see untuk kembali masuk ke pasar keuangan Indonesia menjelang akhir tahun 2025. Ketidakpastian global dan sejumlah faktor domestik menjadi alasan utama investor menunda langkahnya, terutama di pasar obligasi. Chief Economist Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan bahwa sejak September 2025, tren aliran modal asing […]

  • Investor Norwegia Tolak Rencana Tesla Beri Gaji Fantastis ke Elon Musk

    Investor Norwegia Tolak Rencana Tesla Beri Gaji Fantastis ke Elon Musk

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Tesla memberikan gaji superbesar kepada CEO-nya, Elon Musk, menuai pro dan kontra di kalangan investor. Salah satu yang menolak secara terbuka adalah Dana Kekayaan Negara Norwegia (Norges Bank Investment Management/NBIM), salah satu pemegang saham institusional terbesar Tesla. NBIM menyatakan akan menolak proposal kompensasi baru bagi Elon Musk yang nilainya bisa mencapai USD […]

expand_less