Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Impor 100 Ribu Pikap untuk Kopdes Dikritik, Hendri Satrio Usul Produksi Esemka

Impor 100 Ribu Pikap untuk Kopdes Dikritik, Hendri Satrio Usul Produksi Esemka

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rencana pemerintah mengimpor 100.000 unit kendaraan niaga jenis pikap dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih menuai kritik. Analis komunikasi politik, Hendri Satrio, menilai kebijakan impor dalam jumlah besar tersebut perlu dikaji ulang. Ia mempertanyakan alasan pemerintah tidak memaksimalkan kapasitas industri otomotif dalam negeri.

“Kenapa harus impor dalam jumlah besar? Seharusnya rencana ini dipertimbangkan kembali karena bisa berdampak pada industri nasional,” ujar Hendri, Rabu (25/2/2026).

Menurut dia, industri otomotif dalam negeri saat ini tengah menghadapi tekanan. Karena itu, pesanan kendaraan operasional Kopdes dinilai dapat menjadi momentum untuk mendorong kebangkitan produksi lokal.

Hendri juga menyinggung potensi keterlibatan merek nasional seperti Esemka apabila pemerintah memberikan kesempatan produksi di dalam negeri.

“Kalau ada pesanan besar dari pemerintah, tentu merek seperti Esemka bisa kembali muncul dan berkembang. Jangan sampai kesempatan ini justru diberikan seluruhnya ke luar negeri,” katanya.

Ia berpendapat, pengadaan hingga 100.000 unit pikap akan memberi efek berganda (multiplier effect) terhadap sektor industri, mulai dari manufaktur, komponen, hingga penyerapan tenaga kerja.

Karena itu, ia meminta pemerintah berhati-hati dalam mengambil keputusan dan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang industri nasional.

Sebelumnya, pemerintah berencana mengimpor kendaraan pikap untuk mendukung mobilitas dan distribusi kebutuhan operasional Kopdes Merah Putih di berbagai daerah. Namun, rencana tersebut memicu perdebatan karena dinilai berpotensi menekan daya saing produsen otomotif dalam negeri.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSDE Catat Prapenjualan Rp7,1 Triliun di Kuartal III-2025, Capai 71 Persen dari Target Tahunan

    BSDE Catat Prapenjualan Rp7,1 Triliun di Kuartal III-2025, Capai 71 Persen dari Target Tahunan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan properti milik Grup Sinar Mas Land, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), mencatatkan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp7,10 triliun hingga kuartal III-2025. Angka ini setara 71 persen dari target tahunan sebesar Rp10 triliun. Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan, capaian tersebut tumbuh 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp6,84 triliun, […]

  • 10 Rekomendasi Takjil Sehat dan Praktis untuk Berbuka Puasa Ramadan 2026, Lezat dan Bergizi

    10 Rekomendasi Takjil Sehat dan Praktis untuk Berbuka Puasa Ramadan 2026, Lezat dan Bergizi

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Berbuka puasa menjadi momen yang paling dinantikan selama bulan Ramadan. Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh membutuhkan asupan makanan yang mampu mengembalikan energi secara bertahap tanpa membebani sistem pencernaan. Mengacu pada panduan gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan, pemilihan takjil yang tepat dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, menjaga hidrasi, serta memenuhi kebutuhan […]

  • Rupiah Menguat! Cek Kurs Dolar AS Hari Ini di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

    Rupiah Menguat! Cek Kurs Dolar AS Hari Ini di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angin segar akhirnya berembus ke rupiah. Setelah sempat loyo pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.911 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut menguat 6 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.917 […]

  • Menkop Dukung SPBU Nelayan Dikelola Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Maritim

    Menkop Dukung SPBU Nelayan Dikelola Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Maritim

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menegaskan dukungan penuh terhadap pengelolaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBUN) berbasis koperasi. Langkah ini dinilai sebagai upaya nyata memperkuat ekosistem ekonomi maritim rakyat. Ferry menyampaikan hal tersebut saat peletakan batu pertama pembangunan SPBU Nelayan milik KUD Bina Mina di Labuhan Maringgai, Lampung Timur, […]

  • Rupiah Dibuka Loyo! Sentuh Rp17.386 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Loyo! Sentuh Rp17.386 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali bergerak di zona merah pada perdagangan awal pekan, Senin (11/5/2026). Mata uang Garuda tercatat melemah tipis di tengah tekanan eksternal yang masih membayangi pasar keuangan global. Pada pembukaan perdagangan pagi, rupiah turun 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.386 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan […]

  • LPDP Siapkan Skema Baru agar Lulusan Luar Negeri Cepat Terserap Industri Nasional

    LPDP Siapkan Skema Baru agar Lulusan Luar Negeri Cepat Terserap Industri Nasional

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – embaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah menggodok skema agar para penerima beasiswa LPDP di luar negeri bisa kembali ke Tanah Air dan cepat terserap di industri nasional. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran sejumlah pihak bahwa lulusan LPDP berpotensi lebih banyak dimanfaatkan industri luar negeri ketimbang berkontribusi di dalam negeri. Plt Direktur Utama LPDP […]

expand_less