Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Impor 100 Ribu Pikap untuk Kopdes Dikritik, Hendri Satrio Usul Produksi Esemka

Impor 100 Ribu Pikap untuk Kopdes Dikritik, Hendri Satrio Usul Produksi Esemka

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rencana pemerintah mengimpor 100.000 unit kendaraan niaga jenis pikap dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih menuai kritik. Analis komunikasi politik, Hendri Satrio, menilai kebijakan impor dalam jumlah besar tersebut perlu dikaji ulang. Ia mempertanyakan alasan pemerintah tidak memaksimalkan kapasitas industri otomotif dalam negeri.

“Kenapa harus impor dalam jumlah besar? Seharusnya rencana ini dipertimbangkan kembali karena bisa berdampak pada industri nasional,” ujar Hendri, Rabu (25/2/2026).

Menurut dia, industri otomotif dalam negeri saat ini tengah menghadapi tekanan. Karena itu, pesanan kendaraan operasional Kopdes dinilai dapat menjadi momentum untuk mendorong kebangkitan produksi lokal.

Hendri juga menyinggung potensi keterlibatan merek nasional seperti Esemka apabila pemerintah memberikan kesempatan produksi di dalam negeri.

“Kalau ada pesanan besar dari pemerintah, tentu merek seperti Esemka bisa kembali muncul dan berkembang. Jangan sampai kesempatan ini justru diberikan seluruhnya ke luar negeri,” katanya.

Ia berpendapat, pengadaan hingga 100.000 unit pikap akan memberi efek berganda (multiplier effect) terhadap sektor industri, mulai dari manufaktur, komponen, hingga penyerapan tenaga kerja.

Karena itu, ia meminta pemerintah berhati-hati dalam mengambil keputusan dan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang industri nasional.

Sebelumnya, pemerintah berencana mengimpor kendaraan pikap untuk mendukung mobilitas dan distribusi kebutuhan operasional Kopdes Merah Putih di berbagai daerah. Namun, rencana tersebut memicu perdebatan karena dinilai berpotensi menekan daya saing produsen otomotif dalam negeri.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 50 Kantong Jenazah, 34 Korban Teridentifikasi

    Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 50 Kantong Jenazah, 34 Korban Teridentifikasi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menerima sebanyak 50 kantong jenazah korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga Selasa (27/1/2026) malam, sebanyak 34 jenazah berhasil diidentifikasi. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan jumlah korban yang teridentifikasi terus bertambah dibandingkan data sebelumnya yang mencatat 30 jenazah. “Dari […]

  • 7 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Kecil agar Tetap Berpeluang Cuan Besar

    7 Tips Memulai Bisnis dengan Modal Kecil agar Tetap Berpeluang Cuan Besar

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memulai bisnis tidak selalu harus dengan modal besar. Banyak pelaku usaha justru berhasil membangun bisnis dari skala kecil hingga berkembang pesat berkat perencanaan matang dan strategi yang tepat. Bagi calon wirausaha dengan keterbatasan modal, kunci utama bukan hanya soal uang, tetapi juga ketekunan, kreativitas, dan kemampuan membaca peluang pasar. Berikut sejumlah tips yang […]

  • Ekonom Ragukan Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Kuartal I 2026

    Ekonom Ragukan Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Kuartal I 2026

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah ekonom yang tergabung dalam Aliansi Ekonom Indonesia meragukan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 yang mencapai 5,61 persen secara tahunan. Angka tersebut dinilai terlalu tinggi dan tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil perekonomian. Bahkan, sejumlah akademisi menemukan indikasi inkonsistensi dalam data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Guru Besar Fakultas Ekonomi dan […]

  • Perjalanan KA Jarak Jauh Kembali Normal Pasca Kecelakaan di Bekasi Timur, KAI Pastikan Refund 100 Persen

    Perjalanan KA Jarak Jauh Kembali Normal Pasca Kecelakaan di Bekasi Timur, KAI Pastikan Refund 100 Persen

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh perjalanan kereta api jarak jauh kembali beroperasi normal mulai Kamis, 30 April 2026. Pemulihan ini dilakukan setelah kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang sempat mengganggu operasional secara luas. Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, mengatakan […]

  • Tragedi Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Prabowo Turun ke Lapangan

    Tragedi Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Prabowo Turun ke Lapangan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total 442 korban meninggal dunia dan 402 warga masih hilang akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga Senin (1/12/2025). Pemerintah mempercepat penanganan darurat, mulai dari pencarian korban, evakuasi warga, hingga pembukaan akses wilayah terisolasi. Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyampaikan bahwa […]

  • Tracon Industri Rampungkan Proyek Pipa Panas Bumi PGEO di Kamojang Lebih Cepat

    Tracon Industri Rampungkan Proyek Pipa Panas Bumi PGEO di Kamojang Lebih Cepat

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Tracon Industri berhasil menyelesaikan proyek pembangunan jalur pipa panas bumi milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) di kawasan Kamojang, Kabupaten Bandung, lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Proyek tersebut rampung sekitar dua bulan lebih awal dan ditujukan untuk mendukung operasional lapangan panas bumi Kamojang yang menjadi salah satu tulang punggung […]

expand_less